Google Cloud Hadirkan Inovasi Startup AI dari Asia Tenggara ke Silicon Valley

Rahmat Jiwandono
Selasa 09 Juni 2026, 16:07 WIB
AI Showcase Day yang digagas oleh Google. (Sumber: null)

AI Showcase Day yang digagas oleh Google. (Sumber: null)

Techverse.asia - Google Cloud memperluas kolaborasinya bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi), Enterprise Singapore (EnterpriseSG), Vietnam National Innovation Center, dan Startup and Innovation Hub Ho Chi Minh City (SIHUB) guna membuat koridor inovasi startup AI di kawasan Asia Tenggara yang terhubung ke Silicon Valley, Amerika Serikat.

Google for Startups Accelerator: Southeast Asia adalah gagasan lintas negara terbaru yang didesain guna membantu para pendiri startup mengoptimalkan dan mengembangkan produk AI agentik yang mereka kembangkan. Lewat dukungan insinyur terintegrasi serta kemitraan go-to-market (GTM) bersama Google Cloud, program ini membuka jalur bagi startup AI dari Asia Tenggara untuk berkembang dan berekspansi ke pasar global.

Langkah tersebut direalisasikan dalam ajang Google for Startups Sprint, acara satu hari di kantor pusat Google Asia Pasifik yang mempertemukan para startup dengan investor dan pemimpin pemerintahan. Acara ini pun menampilkan startup AI dari jaringan alumni Google for Startups - komunitas yang terdiri dari ribuan pendiri di 85 negara yang telah mengikuti pelbagai program Google for Startups Accelerator.

Baca Juga: JumpStart Tambah Pendanaan Seri C, Akselerasi Ekspansi Mesin Penjual di Indonesia

Sejak 2018, program akselerator ini diklaim telah membantu lebih dari 200 usaha rintisan tahap awal di Asia Tenggara dalam membangun produk anyar, mendapat pendanaan sebesar US$6,6 miliar, dan menciptakan lebih dari 11.300 lapangan kerja. Selain itu, juga mendukung percepatan akuisisi serta ekspansi pasar bagi sejumlah startup.

"Meneruskan keberhasilan itu, Google for Startups Accelerator: Southeast Asia akan mendukung startup AI tahap seed sampai seri B dari sejumlah industri di enam negara, bersama Komdigi, EnterpriseSG, serta NIC dan SIHUB yang akan memberikan dukungan tambahan yang disesuaikan bagi startup dari Indonesia, Singapura, serta Vietnam," ungkap Head of Developer Ecosystem Asia Pacific Google Cloud Sami Kizilbash.

Menurut Sami, melalui kemitraan antara publik-swasta dan sejumlah inisiatif mereka - termasuk Startup School: Agentic AI dan Gen AI Academy - pihaknya mendukung para pelaku usaha dan pengembangan di setiap tahap perjalanan mereka.

"Bersama-sama kami membangun komunitas inovasi yang memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai pusat terpercaya bagi solusi Artificial Intelligence (AI) yang telah terbukti memberikan dampak yang riil bagi ekonomi serta masyarakat," kata dia.

Baca Juga: Google Cloud x Komdigi Memperkuat Ekosistem Startup Indonesia Berhadiah Rp6,2 Miliar

Country Director Google Indonesia Veronica Utami menyampaikan, program Google for Startups telah menunjukkan dampak nyata dalam membantu startup Indonesia meningkatkan kapabilitas insinyur kecerdasan buatan mereka guna mengembangkan solusi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.

"Hal ini tercermin melalui tutor AI adaptif milik Analitica yang telah membantu lebih dari 200 ribu pelajar, agen AI agronomi DayaTani yang memberikan panduan secara waktu nyata kepada petani guna memaksimalkan hasil panen, dan solusi rekomendasi diagnosis serta transkripsi konsultasi berbasis AI dari Nexmedis yang membantu dokter memberikan layanan kesehatan yang lebih cepat dan mendalam bagi pasien di daerah terpencil," paparnya.

Kolaborasi Google x Komdigi, sambungnya, dalam koridor inovasi kecerdasan buatan akan menghubungkan lebih banyak pendiri lokal dengan sumber daya kelas dunia serta pusat teknologi global, sehingga mereka pun bisa mempunyai, membangun, dan mengembangkan solusi yang mendukung prioritas nasional serta menjawab keperluan masyarakat Tanah Air yang beragam.

Baca Juga: 5 Startup dari Program Indosat SheHacks yang Berangkat ke Vietnam

Sekarang pendaftaran sudah dibuka bagi 25 startup pertama yang akan mengikuti program Google for Startups Accelerator: Southeast Asia selama tiga bulan tanpa pengembalian ekuitas atau equity-free, yang akan dimulai pada Agustus tahun ini.

Mempercepat dampak program bisnis tersebut menghadirkan residensi intensif secara langsung di California, di mana para pendiri akan mengikuti pendalaman teknis di sejumlah pusat teknologi ternama, seperti kampus Google di Mountain View dan San Fransisco, juga berinteraksi langsung dengan jaringan modal ventura di Palo Alto serta Sand Hill Road.

Pengalaman tersebut memungkinkan startup menguji dan menyemperunakan produk mereka berdasarkan standar global sekaligus membangun kolaborasi dan koneksi strategis guna mendukung ekspansi internasional.

Baca Juga: Komdigi x Google Cloud Hadirkan Program Akselerator bagi Perusahaan Rintisan Indonesia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno09 Juni 2026, 17:07 WIB

Acer Predator Helios 18 AI, Laptop Gaming yang Dirancang untuk Respons Kilat

Gawai ini ditanamkan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan ditunjang GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5090.
Acer Predator Helios 18 AI.
Startup09 Juni 2026, 16:07 WIB

Google Cloud Hadirkan Inovasi Startup AI dari Asia Tenggara ke Silicon Valley

Mendorong Startup Lokal ke Panggung Dunia.
AI Showcase Day yang digagas oleh Google. (Sumber: null)
Techno09 Juni 2026, 14:56 WIB

Infinix Xbook 15 Rilis di Indonesia, Begini Spek dan Harganya

Laptop untuk mendukung work from anywhere membutuhkan kombinasi performa, portabilitas, dan kenyamanan.
Infinix Xbook 15. (Sumber: Infinix)
Lifestyle09 Juni 2026, 14:22 WIB

Daftar Roster Mobile Legends untuk Esports Nation Cup 2026 Resmi Diumumkan

Sebanyak 107 roster siap bertanding di turnamen MLBB.
Pengumuman roster tim nasional Indonesia divisi Mobile Legends: Bang Bang di ajang ENC 26. (Sumber: istimewa)
Techno09 Juni 2026, 14:04 WIB

Apple Memperkenalkan Siri AI: Asisten yang Jauh Lebih Mumpuni dan Personal

Siri versi desain ulang dari Apple akhirnya muncul kembali.
Siri AI. (Sumber: Apple)
Techno08 Juni 2026, 18:16 WIB

Motorola Menghadirkan Moto Buds 2, Punya Fitur Peredam Kebisingan Lingkungan

Produk ini menawarkan audio berkualitas tinggi.
Motorola Moto Buds 2. (Sumber: Motorola)
Startup08 Juni 2026, 17:58 WIB

JumpStart Tambah Pendanaan Seri C, Akselerasi Ekspansi Mesin Penjual di Indonesia

Meski demikian, nominal pendanaan tersebut tak diungkap ke publik.
Vending machine milik JumpStart. (Sumber: dok. jumpstart)
Startup08 Juni 2026, 17:24 WIB

Floq Kantongi Pendanaan Senilai Rp203 Miliar, Menambah Daftar Pelantar Penukaran Kripto

Pendanaan ini akan dialokasikan untuk beberapa hal yang berkaitan dengan ekspansi perusahaan.
Floq. (Sumber: ist)
Techno08 Juni 2026, 15:41 WIB

Harga dan Spek Lengkap Shokz OpenDots Air, Bobotnya Hanya 6,3 Gram

Model unggulan OpenDots Air ini dipasarkan di segmen earbud kelas menengah.
Shokz OpenDots Air. (Sumber: Shokz)
Techno08 Juni 2026, 15:20 WIB

ASUS Luncurkan TUF Gaming 16 2026, Cek Spesifikasinya

Laptop gaming dengan gaya TUF Gaming klasik dan performa bertenaga tinggi.
ASUS TUF Gaming 16.