Agriaku Dapat Pendanaan hingga Rp97 Miliar, Beralih Fokus Bisnis

Rahmat Jiwandono
Selasa 02 Juni 2026, 17:24 WIB
Agriaku. (Sumber: ist)

Agriaku. (Sumber: ist)

Techverse.asia - Agriaku, startup agritech asal Indonesia, dikabarkan sukses memperoleh pendanaan di kisaran US$4-6 juta atau sekitar Rp65 miliar hingga Rp97 miliar lewat surat utang wajib konversi (convertible note) yang dipimpin oleh Redbadge Pacific.

Itu adalah lengan investasi Asia-Pasifik dari family office asal Amerika Serikat yaitu Redbadge. Pendanaan yang telah rampung beberapa bulan kemarin juga dilaporkan menarik atensi dari gabungan antara investor lawas dan anyar.

Baca Juga: DayaTani Umumkan Raih Pendanaan Putaran Awal, Jadi Sinyal Positif Industri Agritech

Pendiri startup Agriaku, Irvan Kolonas juga dikabarkan terlibat dalam putaran pendanaan convertible note ini. Orang yang mengetahui soal pendanaan ini mengaku modal tersebut akan digunakan untuk sebagai landasan runway (pacu tambahan) di tengah langkah mereka yang mengalihkan fokus bisnisnya.

Mereka sebelumnya menggeluti model bisnis-ke-bisnis (B2B) marketplace untuk berkonsentrasi penuh pada distribusi sarana produksi pertanian, utamanya sektor pupuk. Hal ini karena input pertanian menawarkan visibilitas permintaan yang lebih kuat dan ekonomi yang lebih dapat diprediksi daripada beberapa inisiatif perusahaan sebelumnya.

Padahal sebelumnya, startup ini membantu menghubungkan baik para petani, pengecer, dan pemasok di sektor pertanian. Platform digital Agriaku membantu usaha pertanian kecil dan menengah, serta pengecer, mengakses produk pertanian, termasuk benih, pestisida, pupuk, dan input pertanian lainnya.

Baca Juga: Koltiva dan Sugata Dukung Transformasi Rantai Pasok Kakao

Sebagai bagian dari transisi tersebut, Agriaku juga telah melakukan restrukturisasi organisasi internal yang berdampak terhadap pengurangan jumlah tenaga kerjanya sekitar 20-30 persen pada 2025.

Penggalangan dana ini terjadi di tengah tanda-tanda awal peningkatan aktivitas investor di sektor agritech Asia Tenggara setelah periode kehati-hatian yang berkepanjangan.

Transaksi terbaru di sektor ini termasuk putaran pendanaan tambahan yang diperoleh oleh startup agritech Indonesia seperti Beleaf dan Dayatani awal tahun ini. Sementara itu, tahun lalu, Acronasia, Elevarm, Eratani, Delos, Hifeed, dan Semaai termasuk di antara perusahaan yang berhasil mendapatkan pendanaan.

Meskipun demikian, investor mengatakan bahwa pasar tetap jauh lebih selektif dengan penekanan yang lebih besar pada efisiensi modal, tata kelola, dan profitabilitas. Instrumen konversi, perlindungan terhadap penurunan nilai, dan mekanisme pembiayaan terstruktur lainnya semakin umum digunakan karena investor berupaya mengelola risiko.

Baca Juga: Mau Turun Badan dengan Sehat dan Aman? Pakai Halofit Saja

Sekadar informasi, Agriaku didirikan pada Mei 2021 oleh Danny Handoko dan Kolonas. Tujuh bulan usai didirikan, mereka telah mendapat seed funding yang dipimpin oleh Arise, dana kelolaan antara MDI Ventures serta Finch Capital.

Satu tahun kemudian, startup ini mengamankan pendanaan seri A sebesar Rp520 miliar yang dipimpin oleh Alpha JWC Ventures, disusul dengan pendanaan tambahan senilai US$5 juta. Putaran pendanaan ini sukses memperkuat posisi perusahaan lantaran sukses menarik investor besar seperti Mandiri Capital dan BRI Ventures.

Dengan demikian, membuat Agriaku satu-satunya perusahaan agritech yang didanai oleh tiga perusahaan BUMN terbesar di Indonesia. Selain itu, Agriaku juga menggandeng investor anyar seperti K3 Ventures, Gentree Fund, dan perusahaan publik Thai Wah yang ikut membantu ekspansi internasionalnya.

Baca Juga: Eratani Raih Pendanaan Rp90 Miliar: Tambahan Modal untuk Wujudkan Efisiensi Pertanian dan Jauhkan Petani dari Tengkulak

Sejak diluncurkan, startup tersebut mengklaim telah hadir di lebih dari 500 kota/kabupaten di Pulau Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi. "Di Agriaku, kami berfokus untuk memecahkan masalah pelanggan kami dan menambah nilai pasar agri secara menyeluruh di dalam negeri," ungkap CEO sekaligus pendiri Agriaku Danny.

Sebagai operator platform dan pengiriman saprotan, Agriaku didesain guna mengurangi hambatan akses bagi para petani dan toko tani (mitra agen). Lewat aplikasi selulernya, terdapat fitur pemesanan on-demand, pencarian inventaris, pengecekan stok secara waktu nyata, perluasan jaringan berbasis geolokasi dan pencatatan produk oleh peritel mitra.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung Membawa Ekosistem Galaxy ke Kacamata Sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe sejati dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET untuk keseimbangan terbaik antara ketelitian dan kecepatan.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)
Techno23 Juli 2026, 14:17 WIB

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Dirancang untuk Aktivitas Outdoor Ekstrem

Cek lebih lanjut tentang spesifikasi jam tangan pintar baru ini.
Samsung Galaxy Watch Ultra 2. (Sumber: Samsung)
Techno23 Juli 2026, 14:13 WIB

Lintasarta Dorong Digital Sovereignty bagi Bank Pembangunan Daerah

Melalui Lintasarta Intelligent Core, perusahaan membangun fondasi digital bersama yang berdaulat.
Lintasarta.
Techno23 Juli 2026, 12:04 WIB

Samsung Galaxy Z Flip 8 Dibanderol Sekitar Rp21 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Ponsel lipat ini ditenagai oleh cip Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Samsung Galaxy Z Flip 8. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 11:36 WIB

OnePlus Enggak akan Rilis Ponsel di Eropa dan Amerika Utara

Oppo mengambil alih pasar, meskipun mereka tidak berencana meluncurkan ponselnya di Amerika Serikat.
OnePlus Nord 5. (Sumber: OnePlus)
Techno23 Juli 2026, 09:58 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadir dalam Bentuk Baru, Ini Spek Lengkapnya

Handset ini menjanjikan pengalaman Galaxy Fold baru untuk pengalaman sehari-hari yang lebih mendalam.
Samsung Galaxy Z Fold 8. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 09:19 WIB

Garmin Cirqa Smart Band Resmi Meluncur Global, Enggak Perlu Langganan

Gelang pintar ini tersedia dalam tujuh pilihan warna.
Garmin Cirqa. (Sumber: Garmin)
Automotive22 Juli 2026, 19:36 WIB

IMX Hub Bandung Dipadati Para Penghobi Kolektor Hot Wheels-Pokemon

Hari Pertama ‘Collector Garage’ telah Sukses Digelar.
Diorama IMX Hub. (Sumber: ist)
Techno22 Juli 2026, 16:29 WIB

Signal Ring Meluncurkan Pelacak Tekanan Darah Tanpa Manset Pertama di Dunia

Perangkat pengukur tekanan darah portabel inovatif yang bekerja dengan lancar dalam aktivitas harian Anda.
Signal Ring. (Sumber: ist)