Techverse.asia - Amartha Financial resmi menghadirkan Amartha Empower, portal untuk penggalangan zakat serta donasi yang dinaungi oleh Amartha.org, yayasan yang dibangun oleh startup tekfin ini guna memperluas dampak sosial dari ekosistem layanan keuangan digitalnya.
Baca Juga: Ekspansi ke Taiwan, Grab akan Beli Foodpanda Senilai Rp10 Triliun Lebih
Alasan utama peluncuran portal tersebut yakni menurut laporan World Giving Index menempatkan Indonesia sebagai negara yang paling dermawan di dunia selama beberapa tahun terakhir. Di tengah tingginya partisipasi masyarakat dalam membantu sesama, pemanfaatan donasi masyarakat pun kian berkembang dari bantuan darurat menjadi dukungan bagi pelbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Chairman Amartha.org Aria Widyanto menyampaikan, Amartha Empower menjadi langkah terbaru perusahaan dalam memperkuat ketahanan ekonomi warga pedesaan. Inisiatif ini dibangun di atas 16 tahun pengalamannya dalam melayani lebih dari 3,7 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lebih dari 50 ribu desa.
"Itu sekaligus memperluas dampak pemberdayaan lewat partisipasi publik dalam bentuk zakat, donasi, dan sedekah," ungkapnya.
Pihaknya mengembangkan model gotong royong dengan menghubungkan investor dan jutaan UMKM perempuan di pedesaan lewat akses permodalan. Dia percaya bahwa kemajuan sejati lahir saat masyarakat desa punya akses ke modal dan dukungan komunitas yang lebih kuat.
Baca Juga: Amartha Mengantongi Pinjaman Dana Ratusan Miliar Rupiah
"Melalui Amartha Empower, kami mau membawa semangat yang sama ke ranah donasi publik," imbuhnya.
Dengan dukungan jaringan yang dimiliki oleh Amartha yang menjangkau lebih dari 50 ribu desa, kontribusi publik bakal dikaitkan dengan beragam program pemberdayaan yang membantu masyarakat desa dalam memperkuat usaha mereka, memulihkan penghidupan, hingga menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Pengalaman pendampingan masyarakat pascabencana di Aceh dan Sumatra, lanjutnya, menunjukkan bahwa ketangguhan lahir dari kekuatan kolektif. Warga tak cuma berebut bantuan saja, tapi juga bersama-sama mencari solusi untuk memulihkan sumber penghidupan mereka.
Lewat diskusi dengan warga sampai gotong royong di lapangan, saluran irigasi yang rusak sekarang sudah bisa mengairi kembali 53 hektare sawah dan 30 hektare ladang milik 753 warga di Kabupaten Agam. "Dalam beberapa bulan ke depan, pemulihan ini diperkirakan dapat menghidupkan lagi aktivitas pertanian dengan potensi nilai panen mencapai Rp3,8 miliar.
Baca Juga: Boleh Didonasi Tapi Tak Boleh Dijual-Beli, Hati-hati Pilih Olahraga Kalau Ginjal Kita Tinggal Satu
Sebagai bagian dari upaya guna memperkuat pengelolaan dan penyaluran dana sosial secara kredibel, Amartha Empower telah memperoleh izin dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sejak tahun kemarin dari Badan Amil Zakat Nasioanal (BAZNAS).
Penetapan itu memungkinkan Amartha Empower guna menghimpun serta menyalurkan zakat, donasi, dan sedekah secara lebih terstruktur, dan juga memperluas akses masyarakat dalam berkontribusi terhadap beragam program pemberdayaan ekonomi dan sosial di pedesaan.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan menambahkan, penetapan yayasan Amartha sebagai UPZ olehnya menjadi langkah untuk memudahkan mitra, karyawan, dan seluruh ekosistem perusahaan dalam menyalurkan zakat secara amanah dan profesional.
Baca Juga: Dorong Percepatan Inklusi Keuangan Digital, Amartha Kolaborasi dengan Mastercard dan Accion
"Dengan UPZ tersebut, kami berharap penghimpunan dana zakat, donasi, maupun sedekah bisa dilaksanakan seoptimal mungkin, termasuk lewat kanal digital, jadi penyalurannya dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Adapun salah satu bentuk nyata kolaborasi dan pemberdayaan via Amartha Empower bisa dilihat dari program pemulihan pascabanjir di Aceh dan Sumatra.
Dana yang terhimpun kurang lebih Rp2,5 miliar, Amartha Empower telah menyalurkan bantuan logistik kepada lebih dari 32 ribu mitra pelaku UMKM terdampak, renovasi sekolah, layanan dapur umum, pendampingan psikososial untuk anak-anak dan perempuan, penyediaan air bersih, hingga perlengkapan tidur serta kebersihan.
Baca Juga: Bahana Artha Vetura Beri Pinjaman Debt untuk GandengTangan, Dorong Transformasi Digital UMKM














