Xendit Ekspansi ke Wilayah Amerika Latin, Dimulai di 2 Negara

Rahmat Jiwandono
Senin 17 November 2025, 14:21 WIB
Xendit. (Sumber: xendit)

Xendit. (Sumber: xendit)

Techverse.asia - Xendit, salah satu perusahaan infrastruktur pembayaran digital terkemuka di Asia Tenggara, berekspansi ke Amerika Latin sebagai bagian dari strateginya untuk mereplikasi kesuksesan regionalnya di pasar negara berkembang lainnya.

Baca Juga: Koltiva dan Sugata Dukung Transformasi Rantai Pasok Kakao

Langkah ini menandai tonggak penting dalam perjalanan pertumbuhan global Xendit dan menggarisbawahi ambisi perusahaan rintisan (startup) ini untuk membangun solusi pembayaran yang lancar dan terukur bagi bisnis yang beroperasi lintas batas.

Unicorn kelahiran Indonesia ini berencana untuk meluncurkan operasi di Meksiko dan Kolombia pada akhir tahun ini, lalu diikuti oleh Chili, Argentina, dan Brasil pada 2026 yang akan datang, menurut Chief Executive Officer (CEO) Xendit untuk Amerika Latin Raymundo Guerrero.

“Ekosistem pembayaran (di) Amerika Latin saat ini sangat mirip dengan Asia Tenggara satu dekade lalu. Ini menghadirkan peluang yang luar biasa untuk mendorong inklusi dan inovasi dengan menerapkan pelajaran yang telah kami pelajari dalam penskalaan di Asia,” kata Guerrero kami kutip, Senin (17/11/2025).

Baca Juga: Hangry Kumpulkan Pendanaan Seri A dari Alpha JWC Ventures, Ekspansi ke Malaysia?

Didirikan pada 2015 siliam, Xendit telah berkembang menjadi salah satu pemain pembayaran digital paling tepercaya di Asia Tenggara, didukung oleh investor awal termasuk AC Ventures (ACV) Capital.

Saat ini, Xendit memproses lebih dari US$70 miliar transaksi setiap tahunnya dan melayani lebih dari sepuluh ribu klien, termasuk Meta dan Samsung, serta pemimpin regional seperti TikTok dan Shopee di seluruh Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Melalui ekspansinya, Xendit bertujuan untuk menyederhanakan cara perusahaan mengelola pembayaran masuk dan keluar, mulai dari kartu dan dompet elektronik hingga transfer bank dan uang tunai, di berbagai negara melalui satu antarmuka pemrograman aplikasi (API).

Infrastruktur terpadu itu akan memungkinkan perusahaan multinasional maupun regional untuk melakukan ekspansi lebih mudah ke pasar baru, sehingga dapat mengurangi kompleksitas sistem keuangan yang terfragmentasi.

Baca Juga: Torch Dapat Tambahan Modal dari Init-6 Ventures, Ekspansi ke Asia Tenggara?

Masuknya Xendit menambah persaingan baru dalam lanskap pembayaran Amerika Latin yang berkembang pesat, yang saat ini didominasi oleh pemain seperti DLocal dan Ebanx.

Melalui pendekatan terintegrasi perusahaan ini memposisikannya untuk menjembatani kesenjangan antara perusahaan global dan konsumen lokal sekaligus mendukung inklusi keuangan yang lebih luas.

Guerrero menyebutkan bahwa tantangan Amerika Latin saat ini, seperti lanskap regulasi yang terfragmentasi dan kepatuhan anti pencucian uang yang lebih ketat, menciptakan peluang bagi penyedia pembayaran tepercaya yang berbasis teknologi.

"Meskipun bank-bank tradisional semakin berhati-hati dalam bertransaksi antara (Benua) Asia dan Amerika Latin, hal ini (bisa) membuka peluang bagi pelaku non-bank yang inovatif untuk memimpin gelombang pembayaran lintas batas yang patuh," tambahnya.

Baca Juga: 7 Tips Jadi Perusahaan Fintech yang Tangguh

Setelah mengumpulkan lebih dari US$500 juta hingga saat ini, termasuk pendanaan sebesar US$150 juta yang dipimpin oleh Tiger Global Management, Xendit kini dinilai sebagai salah satu unicorn fintech (teknologi finansial) yang terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

Startup unicorn tersebut juga berencana untuk meluncurkan operasi di Amerika Serikat (AS) dan Australia pada tahun depan, yang akan semakin memperluas jangkauan globalnya.

Sebagai investor awal, AC Ventrues pun terus mendukung misi Xendit untuk membangun infrastruktur digital yang mendukung inklusi keuangan dan perdagangan lintas batas di pasar negara berkembang.

Baca Juga: AC Ventures Hadirkan Komunitas Penasihat Ahli untuk Bantu Startup Capai Keunggulan Operasional

Dengan memanfaatkan pengalamannya dalam meningkatkan skala keuangan digital di seluruh Asia Tenggara, Xendit berada di posisi yang tepat untuk mempercepat digitalisasi keuangan dan perdagangan lintas batas di Amerika Latin, di mana kedua kawasan tersebut memiliki peluang dan kompleksitas yang serupa dalam pertumbuhan pasar negara berkembang.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Startup09 Maret 2026, 20:16 WIB

Bagaimana Para Perempuan Pendiri Startup Mendorong Pertumbuhan yang Menguntungkan

Usaha rintisan di Asia Tenggara yang didirikan oleh perempuan yaitu Astro, Durianpay, Xendit, hingga Supermom.
Ilustrasi pemimpin startup perempuan. (Sumber: istimewa)
Techno09 Maret 2026, 19:53 WIB

Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Desain unibody logam baru menempatkan transparansi Nothing klasik hanya pada modul kamera.
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)
Automotive09 Maret 2026, 16:19 WIB

Polytron Sukses Jual Ratusan Unit Mobil Listrik Sepanjang 2025

Penjualan Mobil Listrik disebut Polytron sukses melampui Merek Jepang dan Korea Selatan.
Polytron G3 Plus. (Sumber: Polytron)
Techno09 Maret 2026, 15:45 WIB

Tecno Hadirkan Camon 50 Series, Debut dengan Teknologi TGuard

Seri ini Mendefinisikan Ulang Pencitraan Profesional Melalui Kekuatan AI Praktis.
Tecno Camon 50 Series. (Sumber: dok. tecno)
Hobby09 Maret 2026, 15:22 WIB

Praregistrasi Ragnarok Zero: Global Resmi Dibuka, Dapat Lisensi dari Gravity

Ragnarok model ini akan sangat mendekati versi asli dari Ragnarok Online yang rilis di era 2000an awal.
Ragnarok Zero Global. (Sumber: Gravity Game United)
Techno09 Maret 2026, 14:11 WIB

Spek dan Harga Xiaomi Watch 5, Tahan Selama 18 Hari dalam Mode Hemat Daya

Xiaomi Watch 5: Pengalaman Unggulan yang Didukung oleh Wear OS by Google.
Xiaomi Watch 5. (Sumber: Xiaomi)
Lifestyle09 Maret 2026, 13:44 WIB

Blibli Kini Resmi Hadir di Youtube Shopping

Belanja Makin Praktis untuk Pelanggan, Konten Makin Cuan bagi Kreator.
logo blibli (Sumber: blibli.com)
Techno09 Maret 2026, 13:32 WIB

Komdigi Batasi Akses ke Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Aturan ini akan mulai berlaku pada 28 Maret 2026 dan ini daftar media sosial yang dibatasi aksesnya buat anak-anak.
Ilustrasi sosial media. (Sumber: freepik)
Techno06 Maret 2026, 17:48 WIB

Vivo Unjuk Gigi Kecanggihan Kamera X300 Ultra di MWC 2026

Mengubah kreasi profesional dengan kemampuan video mutakhir.
Vivo X300 Ultra memamerkan kemampuan pembuatan video sinematik. (Sumber: Vivo)
Automotive06 Maret 2026, 17:37 WIB

Harley Davidson Hadirkan 4 Moge Tipe Sport-Touring Baru di Asia Tenggara

Pengumuman balap Bagger World Cup bersama Niti Racing Indonesia, dan pengalaman penggemar yang mendalam.
Managing Director, Asia Emerging Markets and India di Harley Davidson Mark O'Flaherty. (Sumber: istimewa)