Kenali Penyebab Bau Badan dan Cara Mengatasinya

Editor Techverse
Jumat 26 Agustus 2022, 10:34 WIB
Ilustrasi ketiak orang dewasa/pixabay.

Ilustrasi ketiak orang dewasa/pixabay.

Techverse.asia – Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang yang rajin mandi bahkan memakai deodoran juga tapi aroma badannya tidak sedap? Itu dikarenakan pertumbuhan bakteri anaerobik di permukaan kulit dan ketiak.

Bakteri ini akan mengolah keringat menjadi zat asam, sehingga muncul bau yang kurang sedap. Dalam dunia medis disebut dengan istilah bromhidrosis.

Ketahui penyebab bau badan

Keringat yang muncul berasal dari kelenjar keringat yang terdapat pada kulit manusia. Sebetulnya ada dua kelenjar keringat utama yakni apkorin dan ekrin.

Letak kelenjar apokrin berada di daerah yang berambut dan lembab, seperti di selangkangan dan ketiak, cairan yang dihasilkan berlemak. Saat seseorang sedang stres, tubuhnya akan lebih banyak mengeluarkan cairan dari kelenjar apkorin.

Sedangkan kelenjar ekrin letaknya hampir ada di seluruh tubuh dan berada di daerah terbuka. Dan akan mengeluarkan keringat dengan komposisi air dan garam saat suhu tubuh meningkat. 

Baca Juga: Dampak Terlalu Sering Keramas: Bisa Hilangkan Sebum

Jika sudah bercampur dengan bakteri cairan dari kelenjar keringat pun kemudian akan memicu terbentuknya bau badan. Selain karena faktor bakteri, ada juga faktor pemicu mengapa seseorang memiliki bau badan berlebih.

Penyebab lainnya

Diabetes juga bisa menjadi penyebab seseorang berisiko memiliki bau badan tak sedap. Pasalnya, kadar gula darah yang terlalu tinggi, dapat memicu terjadinya bau badan.

Selain diabetes, penyakit lainnya yang juga bisa menyebabkan bau badan adalah gagal ginjal, kadar gula darah rendah, liver, dan disfungsi metabolisme.

Obesitas atau orang dengan berat badan yang berlebih juga biasanya punya masalah tentang bau badan. Ini lantaran orang gemuk memiliki banyak pori-pori yang tersembunyi dalam lipatan tubuhnya. Area tersebut biasanya hangat, beruap, dan gelap, sehingga bakteri penyebab bau badan bisa berkembang dengan pesat di sana.

Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat antidepresan punya efek samping, yaitu membuat tubuh menghasilkan keringat berlebih bila dikonsumsi. Selain itu, mengonsumsi aspirin dan acetaminophen melebihi dosis yang sudah ditentukan juga bisa mengakibatkan produksi keringat berlebih. 

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa di Bandung Terjangkit HIV, Gejalanya Mirip Flu

Zat yang terkandung dalam sebuah makanan pun berpotensi menyebabkan bau badan, misal bawang merah, bawang putih, dan kari karena rempah-rempah tersebut mengandung zat alisin, jadi sebaiknya hindari. Untuk sayuran yakni brokoli, kubis, brussels dan sayuran lainnya yang termasuk dalam keluarga cruciferous, ternyata juga bisa membuat keringat yang dihasilkan tubuh berbau tidak sedap. Hal itu akibat kandungan sulfur dan sulfida yang terdapat di dalamnya.

Bakteri yang ada di kulit lalu terinfeksi bisa menghasilkan keringat berurea. Keringat inilah yang akhirnya menyebabkan bau tidak sedap muncul. Karena itu, jika ada bagian kulitmu yang mengalami infeksi sebaiknya segera diatasi agar bakteri mikroorganisme tidak semakin berkembang.

Penyebab lainnya ialah trimethylaminuria yang mana terjadi gangguan metabolisme, tubuh kehilangan kemampuan untuk memecah hormon trimetilamina yang ditemukan dalam makanan tertentu. Hormon yang tidak terpecah ini kemudian akan dikeluarkan melalui keringat, urin, dan napas, sehingga pengidapnya akan memiliki bau amis yang kuat.

Bau badan akibat trimethylaminuria tidak bisa diatasi hanya dengan mandi dan memakai deodoran. Pengidapnya perlu menghindari makanan yang mengandung trimetilamina, mengonsumsi antibiotik dan menggunakan sabun asam untuk menghilangkan bau tidak sedap.

Cara hilangkan bau badan

Pastikan kamu termasuk orang yang tidak malas untuk mandi. Mandi akan membuat kulitmu berinteraksi dengan air sehingga bisa membersihkan kuman, bakteri, hingga debu yang menempel di badan. Saat mandi, gosok pada bagian-bagian yang awan berkeringat, seperti ketiak, selangkangan, leher, dan wajah.

Sebaiknya gunakan sabun anti bakteri guna membunuh bakteri penyebab bau badan. Namun demikian, jika setelah memakai sabun antibakteri justru muncul iritasi, kamu bisa beralih ke sabun yang mengandung pelembap dan tidak mengandung pewangi, misalnya sabun bayi.

Keringkan badan dengan benar, utamanya di daerah yang lembab dan berkeringat seperti ketiak dan selangkangan. Kalau di bagian tersebut kering dan bersih, bakteri penyebab bau badan akan lebih susah berkembang biak.

Pakaian yang dikenakan sehari-hari sebaiknya yang bisa menyerap keringat dan berbahan katun.

Gunakan deodoran atau antiperspiran, memang dengan memakai deodoran akan wangi tetapi menghalangi bau badan yang muncul. Sedangkan antiperspiran bisa mengurangi keringat yang keluar dari tubuh. Produk ini biasanya disarankan untuk orang yang sering memproduksi keringat berlebihan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)
Techno29 Januari 2026, 18:21 WIB

Lenovo Perkenalkan ThinkPad Rollable XD Concept dan AI Glasses Concept

Itu adalah laptop yang layarnya bisa diperlebar dari 13 inci menjadi 16 inci serta smart glasses berbasis AI.
Lenovo ThinkPad Rollable XD Concept. (Sumber: Lenovo)
Automotive29 Januari 2026, 18:00 WIB

Vespa 946 Horse dan Koleksi Aksesori In Sella Resmi Rilis Global

Motor edisi terbatas dan pakaian dari koleki Al Vento ini hadir guna menyambut Tahun Kuda 2026.
Vespa 946 Horse. (Sumber: Vespa)
Techno29 Januari 2026, 17:13 WIB

Anker Luncurkan 2 Earbud dan Speaker Bluetooth Baru, Apa Saja?

Kedua earbud sudah bisa dibeli mulai saat ini, sedangkan speaker nirkabel baru tersedia mulai awal bulan depan.
Anker Aero Fit 2 Pro. (Sumber: Anker)
Lifestyle29 Januari 2026, 15:42 WIB

Crunchyroll Anime Awards 2026 Digelar di Jepang pada 23 Mei

Daftar Nominasi Diumumkan 2 April 2026, Bersamaan Dengan Dimulainya Pemungutan Suara Penggemar Secara Global.
Crunchyroll Anime Awards 2026. (Sumber: dok. crunchyroll)
Techno29 Januari 2026, 15:26 WIB

Realme P4 Power 5G: Ponsel dengan Titan Battery 10.001mAh Pertama di Dunia

Menghadirkan daya tahan ultra-panjang dan membuka era baru 10.000mAh di industri smartphone.
Realme P4 Power 5G. (Sumber: Realme)
Hobby29 Januari 2026, 15:14 WIB

Review Sinners: Film Vampir Berbalut Sejarah Kelam, Musik, dan Budaya

Sinners baru saja resmi mengantongi 16 dalam ajang penghargaan film Oscar tahun ini.
Poster film Sinners. (Sumber: Warner Bros)
Startup28 Januari 2026, 19:41 WIB

Startup Milik Elon Musk Dapat Pendanaan Seri E Sebesar Rp335 Triliun

Startup dibalik chatbot Grok ini tampaknya masih menarik minat para investor.
xAI. (Sumber: istimewa)
Techno28 Januari 2026, 18:55 WIB

Motorola Signature Pakai Cip Snapdragon 8 Gen 5, Warnanya Terkurasi oleh Pantone

Motorola menetapkan standar baru untuk penyempurnaan kelas dunia dengan peluncuran Motorola Signature.
Motorola Signature. (Sumber: Motorola)