27 Januari 2023 Jadi Harinya Pure People dan Penerka, Ini Alasannya

Uli Febriarni
Rabu 25 Jan 2023, 19:26 WIB
27 Januari 2023 Jadi Harinya Pure People dan Penerka, Ini Alasannya

album Pure Saturday (Sumber : @PureSaturdayBdg)

Pure Saturday menjadi band yang sudah mengudara sejak 1994. Kali pertama merangkak dari Bandung, selanjutnya mereka menjadi 'mahaguru' banyak band di Kota Kembang dan Indonesia umumnya. 

Dalam laman Twitter Pure Saturday dengan koordinat @PureSaturdayBdg, band yang sempat berjalan dengan tiga personel usai 'si kembar' Adhi dan Udhi hengkang ini, berterimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan album itu. 

Mengambil judul A Tribute to Pure Saturday: P. S Our Sincere Desire, Jangan Kolektif dan Mirror Rekords menjadikannya sebagai sebuah persembahan bagi Pure People. 

Di dalamnya, ada sebanyak 16 nama lintas genre yang terlibat dalam penggarapan album tersebut. 

Mereka adalah Bleach, Cal, Erratic Moody, Lamebrain, Loner Lunar, Nearcrush, Olegun Gobs, Rasukma, Ray Viera Laxmana, Rub of Rub, Sheeka, Saturday Night Karaoke, Suarloca, The Couch Club, The Panturas, dan The Sugar Spun.

"Selain semangat gotong royong musisi Bandung saat itu, musik Pure Saturday cukup mempengaruhi musisi-musisi baru di Bandung, atas kekaguman, kecintaan, dan keinginan mempertemukan pendengar-pendengar baru dalam lama terhadap musik Pure Saturday," tulis mereka dalam rilisan pers, kami kutip dari Pop Hari Ini, Rabu (25/1/2023).

Masing-masing dari nama itu, merekam suara mereka yang sedang menyanyikan ulang -kekinian ramai disebut mengcover- lagu-lagu milik Pure Saturday. 

Fun fact, The Panturas yang ikut andil dalam album ini sebelumnya pernah mencuit dalam akun profil mereka yang kemudian di-tweet ulang oleh Pure Saturday, 8 Januari 2023. 

Begini bunyi cuitannya: "Aku boleh cover lagu @PureSaturdayBdg ngga?".

cuitan The Panturascuitan The Panturas (@PureSaturdayBdg)

Editor :
Berita Terkini