Perluas Segmen Syariah, Astra Life Luncurkan ASLI Asya Proteksi Syariah

Editor Techverse
Kamis 25 Agustus 2022, 16:09 WIB
Ilustrasi keluarga muslim/Astra Life

Ilustrasi keluarga muslim/Astra Life

Techverse.asia - Pertumbuhan asuransi syariah di Indonesia mengindikasikan kemajuan yang sangat positif. Menurut laporan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) capaian kontribusi bruto asuransi syariah yang menembus angka Rp16,8 triliun per September 2021 atau mengalami pertumbuhan sekitar 48% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini tentu tidak terlepas dari faktor demografi, dimana terdapat lebih dari 237 juta penduduk muslim di Indonesia. Sehingga kebutuhan akan produk-produk berbasis Syariah juga turut disambut secara antusias oleh masyarakat luas.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) terus mengembangkan lini produk Syariah dengan meluncurkan ASLI Asya Proteksi Syariah yang didistribusikan secara langsung dari Astra Life.

Presiden Direktur Astra Life, Windawati Tjahjadi menuturkan, setelah meluncurkan produk asuransi kredit syariah dan asuransi jiwa murni syariah pada kuartal pertama tahun ini. Kali ini produk yang dihadirkan ialah ASLI Asya Proteksi Syariah yang merupakan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link) sesuai prinsip syariah untuk memberikan pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan produk unit link berbasis Syariah.

"Perluasan produk asuransi berbasis Syariah ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dalam menyediakan kebutuhan perlindungan jiwa yang menyeluruh bagi semua segmen masyarakat. Hal ini selaras dengan fokus Astra Life untuk mengembangkan Unit Syariah yang telah menjadi salah satu fokus kami sejak awal tahun 2022 agar keluarga Indonesia menjadi #TenteramPenuhBerkah," ujarnya, Kamis (25/8/2022).

ASLI Asya Proteksi Syariah merupakan Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) berdasarkan prinsip syariah dan memberikan perlindungan menyeluruh untuk mendukung perencanaan keuangan.

ASLI Asya Proteksi Syariah menghadirkan beragam manfaat perlindungan yaitu manfaat asuransi tutup usia, terminal illness, cacat total dan tetap serta tambahan manfaat tutup usia karena kecelakaan dalam periode mudik lebaran. Sebagai produk PAYDI, tentunya terdapat porsi kontribusi yang akan dialokasikan untuk investasi penempatan pada subdana-subdana Syariah yang dapat dipilih oleh nasabah sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasinya.

Alokasi investasi pada ASLI Asya Proteksi Syariah ini adalah 50% pada tahun pertama dan akan meningkat hingga 100% pada tahun polis ke-4. Sehingga diproyeksikan manfaat investasi akan lebih optimal serta membawa keberkahan karena dikelola sesuai dengan prinsip Syariah.

Fitur menarik lainnya pada ASLI Asya Proteksi Syariah adalah manfaat bonus loyalitas dan investment booster yang akan diberikan pada tahun polis ke-11 dan tahun polis ke-16 serta distribusi surplus underwriting dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.

Tidak ketinggalan, untuk memberikan perlindungan secara optimum, tersedia berbagai pilihan asuransi tambahan (rider) seperti Asuransi Tambahan Kecelakaan Diri+ Syariah, Asuransi Tambahan Penyakit Kritis+ Syariah, hingga Death Contribution Waiver Syariah serta Total Permanent Disability Contribution Waiver Syariah berupa pembebasan pembayaran kontribusi dasar berkala dan kontribusi investasi berkala jika pemegang polis mengalami tutup usia, cacat total dan tetap.

ASLI Asya Proteksi Syariah tersedia dengan nilai kontribusi dasar berkala mulai dari Rp6 juta per tahun dengan pilihan frekuensi pembayaran mulai dari bulanan, kuartalan, semesteran hingga tahunan. Sedangkan nilai dari kontribusi investasi berkala atau tunggal mulai dari Rp1 juta per tahun, dan syarat usia pemegang polis mulai dari 18 hingga 99 tahun.

Untuk memastikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah, ASLI Asya Proteksi Syariah juga telah tercatat dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)