Tes Darah Bisa Deteksi Penyakit Alzheimer? Ini Kata Riset

Uli Febriarni
Kamis 29 Desember 2022, 13:34 WIB
old man / freepik

old man / freepik

Pernah mendengar penyakit 'alzheimer'? penyakit Alzheimer adalah bentuk dari demensia yang paling umum. Walaupun demikian penyakit ini tidak dapat disepelekan, terutama pada saat awal penyakit ini menyerang.

Sejauh ini ada tiga pendeteksi penyakit alzheimer yang telah ada dalam pedoman penanganan. Ketiga pendeteksi itu merupakan tanda yang terkandung dalam darah atau yang dapat disebut brain-derived tau.

Pertama, sebuah akumulasi protein amiloid dan tau protein. Kedua, degenerasi saraf atau hilangnya sel saraf secara lambat. Ketiga, ada sebuah pergerakan darah yang cukup progresif di bagian otak tertentu.

Baca Juga: Sudah Ada Aplikasi Marketplace Di Ponsel, Pelanggan Masih Butuh Website? Ini Kata Riset iPrice

Baca Juga: Mini Survei: Ini Alasan Milenial dan Gen Z Beli Ponsel

Tiga hal tersebut dapat dilihat dengan adanya foto MRI otak atau analisis CSF. Namun, untuk keduanya ini memiliki kekurangan yang cukup signifikan. Analisis CFS terasa menyakitkan dan foto MRI membutuhkan waktu cukup lama.

Seorang asisten profesor di jurusan Psikiatri University of Pittsburgh, Prof.Thomas Karikari mengatakan, banyak pasien, bahkan di Amerika Serikat tidak memiliki akses untuk pemindai MRI dan PET.

"Aksesibilitas adalah masalah utama," ungkapnya kepada The Guardian, dilansir pada Kamis (29/12/2022).

Sebuah kabar baik muncul, para ilmuwan telah mengembangkan sebuah teknologi tes darah untuk mendeteksi atau mendiagnosa penyakit alzheimer. Artinya, hal itu memungkinkan para pasien dapat mendeteksi dini penyakit ini, tanpa harus memerlukan MRI otak yang cukup mahal. Atau mengikuti tes lumbal yang cukup menyakitkan, sebuah tes yang bertujuan mengambil sampel cairan serebrospinal (CSF) dari tulang punggung bagian bawah.

Kemudian, jika tes darah tersebut pada akhirnya memungkinkan akan lebih cepat untuk mendiagnosis penyakit Alzheimer lebih cepat, maka pasien dapat memulai terapi lebih awal.

Karikari mengatakan, tes darah ini akan menjadi langkah maju yang penting dalam dunia kedokteran. Karena adanya fasilitas yang terjangkau juga aman akan dapat dinikmati oleh setiap pasien yang membutuhkan.

Perlu digarisbawahi bahwa, meskipun tes darah saat ini dapat secara akurat mendeteksi kelainan pada protein amiloid dan tau, namun mendeteksi adanya kerusakan sel saraf pada otak tentunya akan lebih sulit.

Karikari dengan rekan-rekan ilmuwannya di seluruh dunia, sedang berfokus untuk mengembangkan tes darah yang berbasis sebuah antibodi. Untuk dapat mendeteksi sebuah bentuk spesifik dari protein tau pada otak, yang disebut brain-derived tau yang khusus untuk dapat mengetahui penyakit Alzheimer.

Penelitian ini diterbitkan oleh jurnal Oxford Academic Brain dan dipublikasikan pula oleh WebMD. Riset tersebut mengungkap, para ilmuwan mengevaluasi sampel darah dari 600 orang, -termasuk di dalamnya adalah penyintas Alzheimer-, yang telah dikonfirmasikan dengan cara otopsi, sebuah cara yang paling aktual untuk mendiagnosis penyakit tersebut.

Sementara laman Washington Edu, yang kami cek, menampilkan sebuah laporan penelitian kelompok peneliti yang dikenal dengan sebutan SOBA.

Mereka dapat mengukur kadar oligomer beta amiloid dalam sampel darah, yang menjadi penyebab penyakit Alzheimer. Penelitian ini dipimpin oleh peneliti yang berasal dari University of Washington.

Pada tulisan ilmiah yang dipublikasikan awal Desember 2022 itu, peneliti melakukan riset terhadap sebelas orang kelompok kontrol. Sepuluh dari sebelas orang ini, beberapa tahun kemudian terdiagnosis mendapat gangguan kognitif ringan atau patologi otak, yang konsisten dengan penyakit alzheimer. Pada dasarnya penelitian ini telah mendeteksi oligomer beracun sebelum gejala-gejala itu muncul.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)