Seagull Watch Meluncurkan Kronograf Rattrapante Baru, Berapa Harganya?

Rahmat Jiwandono
Selasa 23 Desember 2025, 19:41 WIB
Seagull Rattrapante Limited Edition - Blue Dial. (Sumber: Seagull Watch)

Seagull Rattrapante Limited Edition - Blue Dial. (Sumber: Seagull Watch)

Techverse.asia - Seagull Watch pada Desember ini telah resmi mengumumkan debut global dari Seagull Rattrapante Chronograph Blue Dial Limited Edition yang sangat dinantikan, sebuah jam tangan yang menggabungkan warisan sejarah dengan inovasi mekanik mutakhir.

Seagull Rattrapante Limited Edition yang baru ini, atau kronograf split-seconds, pertama kali dipamerkan di acara Hong Kong Watch & Clock Fair 2025 - guna menjawab permintaan yang semakin meningkat dari para penggemar jam tangan global untuk komplikasi canggih tanpa biaya yang terlalu tinggi.

Baca Juga: Bioceramic Moon Swatch Mission to The Phase Sudah Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Jam tangan tersebut diklaim menetapkan tolok ukur nilai baru dalam kategorinya, memperkuat reputasi Seagull sebagai "haute horology yang terjangkau". Seagull Rattrapante Chronograph Blue Dial Limited Edition menghadirkan interpretasi yang menarik dari kronograf split-seconds pertama merek ini.

Casing titanium Grade 5-nya dilengkapi dengan tata letak multi-lapisan yang menampilkan subdial tersembunyi dan skala tachymeter, menciptakan kedalaman dan kejelasan visual yang kuat. Casing titanium kelas kedirgantaraan memberikan ketahanan korosi yang luar biasa, kenyamanan ringan, dan sifat hipoalergenik.

Tombol tekan independen di posisi jam 10 mengontrol jarum rattrapante, memungkinkan pengukuran waktu putaran menengah dan pengukuran multi-event - komplikasi yang secara tradisional hanya terdapat pada jam tangan mewah dengan harga jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Seiko Rilis Jam Tangan Bertemakan Initial D, Toyota AE86 Serasa di Pergelangan Tangan

Meskipun memiliki kompleksitas teknik yang tinggi, jam tangan ini tetap mempertahankan tampilan yang ramping dan kontemporer, dengan berat hanya 70 gram, diameter casing 42,5 milimeter (mm), dan ketebalan 16 mm.

Di dalamnya, Rattrapante Chronograph Blue Dial Limited Edition ditenagai oleh kaliber ST1961-2 buatan Seagull yang baru, sebuah mesin penggerak manual yang menyoroti kemampuan merek ini dalam pembuatan kronograf kelas atas.

ST1961-2 ini merupakan evolusi langsung dari seri ST19 legendaris yang menggerakkan Seagull 1963 asli, kronograf penerbangan pertama di Tiongkok modern. "Mesin penggerak ST19 asli meletakkan dasar bagi warisan kronograf kami," papar Li Jiaqi sebagai Kepala Tim Inovasi Seagull.

Baca Juga: Sejarah Jam Tangan Audemars Piguet: To Break the Rules, You Must First Master Them

Dengan ST1961, Seagull Watch mengintegrasikan mekanisme split-seconds yang sepenuhnya terealisasi – salah satu komplikasi yang paling dihormati dalam pembuatan jam tangan – menjadikannya kronograf rattrapante pertama yang dikembangkan di Negeri Tirai Bambu

Seagull Rattrapante Chronograph Blue Dial Limited Edition itu kini sudah tersedia dalam jumlah 500 buah, dengan harga US$4.300 atau setara dengan Rp72,22 juta, eksklusif melalui situs web utama global milik perusahaan.

Sejak tahun 1955 silam, Seagull Watch telah menjadi pemimpin dalam pembuatan jam tangan mekanik di Asia, memproduksi mesin jamnya sendiri dan mengembangkan mekanisme kompleks seperti tourbillon dan kalender abadi, serta mempelopori "tri-komplikasi" (tourbillon, minute repeater, dan kalender abadi) dalam pembuatan jam tangan di Tiongkok.

Baca Juga: Leica Umumkan 2 Jam Tangan Barunya: ZM 1 dan ZM 2 Urban Green

Merek ini juga telah menjadi simbol kemajuan bangsa dalam horologi modern. Kepemimpinan Seagull Watch dalam inovasi tercermin dalam portofolio kekayaan intelektualnya yang luas, yang mencakup lebih dari 1.170 paten resmi - di antaranya 25 paten internasional.

Selain itu, perusahaan ini juga merupakan salah satu dari sedikit pembuat jam di dunia yang memiliki sistem manufaktur terintegrasi vertikal sepenuhnya, memproduksi 11 seri mesin jam dan lebih dari 200 varian mesin jam yang memasok sebagian besar industri jam tangan mekanik global. Di antara seri-seri tersebut, seri ST19 sangat dihargai oleh para kolektor di seluruh dunia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)