Pengembang Gim Indie 'Lentera Nusantara' Siap Ekspansi Bisnis ke Tingkat Global

Uli Febriarni
Rabu 17 Juli 2024, 22:55 WIB
Tim Lentera Nusantara (Sumber: IGA)

Tim Lentera Nusantara (Sumber: IGA)

Empat studio gim Indonesia merayakan kelulusan program Indie Games Accelerator (IGA) 2024.

Keempat studio itu adalah Algorocks, Dreams Studio, Lentera Nusantara, dan Own Games. Mereka merayakannya bersama 21 studio gim lain dari delapan negara di Asia-Pasifik yang diselenggarakan di Bangalore, India.

Angkatan IGA 2024 ini merupakan angkatan dengan partisipan terbanyak di antara regional lain, sejak program ini dimulai pada 2018. Antusiasme ini membuktikan tingginya potensi kawasan Asia-Pasifik sebagai pusat pengembangan gim indie. Pengembangan tersebut tidak hanya sebatas pada kualitas teknis, namun juga target jangkauan pengguna yang semakin luas.

Baca Juga: OnePlus Pad 2, Tablet Flagship yang Punya Banyak Kelebihan dari Pendahulunya

Umumnya, studio gim indie lebih memilih mengembangkan gim kasual, yang biasanya membutuhkan sedikit sumber daya, dan waktu peluncuran yang relatif singkat, dengan potensi monetisasi yang lebih cepat. Tetapi kini, semakin banyak studio gim indie yang mempersiapkan diri untuk ekspansi ke platform mobile.

Pengembangan ini juga tengah dilakukan oleh Lentera Nusantara untuk dua gim mereka yaitu Ghost Parade, yang merupakan IP pertama mereka yang diluncurkan pada 2016. Berikutnya, Tuyul Mantul Pinball Adventure, produk gim yang mereka daftarkan saat bergabung dengan pelatihan IGA.

Baca Juga: Chatbot Claude dari Anthropic Bisa Diunduh di Android, Ini Bedanya dengan ChatGPT

Baca Juga: Hyundai Palisade 2026 Bakal Punya Body Kotak?

CEO Lentera Nusantara, Azizah Assattari, mengatakan bahwa sebelumnya, kedua gim tersebut sedang dalam tahap mobile game journey, dengan knowledge dari self-learning.

"Ketika mengikuti IGA, kami mendapatkan banyak insights baru dari para mentor, sehingga kedua gim ini, khususnya Tuyul Mantul, perlu kami rombak kembali dengan ilmu baru yang kami terima," ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (17/7/2024).

Azizah mengaku, selama mengikuti pelatihan, Lentera Nusantara merasakan langsung manfaat program bagi studio gim indie.

Mereka selanjutnya mengapresiasi keseriusan Google saat melakukan review, memperhatikan setiap detail, bottleneck yang dirasakan setiap pengembang gim indie dan membantu studio game indie fokus dalam menciptakan solusi yang implementatif.

Baca Juga: Collinson Menawarkan Priority Pass Bagi Nasabah UOB Privilege Banking

Industri game memiliki perkembangan yang cukup pesat dengan persaingan yang tinggi. Mengikuti tren pasar, memerhatikan kebijakan dan regulasi yang berkembang, mengasah kemampuan teknis dan bisnis, serta aktif dalam berbagai komunitas pengembang adalah hal yang penting bagi studio gim indie untuk memastikan kelangsungan ekosistem studio gim.

Kemudian dalam praktiknya, proses pengembangan bisnis seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi studio gim indie, baik dari segi pendanaan, maupun sumber daya yang terbatas.

Namun demikian, menurut Global Head Indie Games Accelerator, Marcus Foon, hal itu justru bisa menjadi peluang bagi IGA untuk membuka jalan bagi publisher (penerbit), investor, dan organisasi industri untuk terlibat dan membina kumpulan talenta yang sedang berkembang ini.

"Dengan memberikan dukungan dalam pemasaran, distribusi, monetisasi, dan strategi bisnis secara keseluruhan, para mitra ini dapat membuka potensi penuh pengembang gim indie di Asia-Pasifik," kata dia.

Baca Juga: Resmi, Apple Merilis Beta Publik untuk 4 Sistem Operasi Terbarunya

Sebelumnya, IGA 2024 telah menyeleksi 24 pengembang gim indie di Asia-Pasifik. Genre gim dalam program global ini begitu bervariasi, dari teka-teki, RPG, hingga edukasi.

Sepanjang sepuluh pekan, program Google Play ini menghubungkan 60 studio gim indie dari seluruh dunia, dengan berbagai produk terbaik Google — termasuk sejumlah alat AI dan Cloud — dan jaringan mentor global yang memiliki pengetahuan mendalam tentang cara sukses di industri gim.

IGA menyatakan mereka telah ikut membangun talenta hebat dari Asia-Pasifik. Misalnya, Gambir Studio dari Sleman, Yogyakarta, berhasil meningkatkan pendapatan mereka sebesar 20% setelah mendapatkan panduan dari para mentor IGA 2022.

Niji Games, kreator gim teka-teki 3D yang memukau berjudul Umbra, juga merupakan alumni program dari kawasan ini.

Melalui IGA, Niji Games berhasil mendapatkan kesepakatan publishing dengan game publisher yang juga menjadi mentor di program — memungkinkan Umbra melakukan ekspansi global dan diunduh jutaan kali secara internasional. Setelah menyelesaikan IGA, Umbra juga menjadi nominasi kategori 'Game Terbaik' dalam International Mobile Gaming Awards (Asia Tenggara).

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.