Odyssey Cup 2025: Ajang E-sports Counter Strike 2 di Asia Tenggara Resmi Dimulai

Rahmat Jiwandono
Kamis 23 Oktober 2025, 16:15 WIB
Samsung Odyssey Cup 2025.

Samsung Odyssey Cup 2025.

Techverse.asia - Samsung kembali menyelenggarakan Odyssey Cup 2025 Counter Strike 2 Championship, ajang yang mempertemukan para gamer dari kawasan Asia Tenggara dan Oseania guna mengikuti pengalaman yang seru, baik bagi pemain maupun penontonnya.

Baca Juga: Pembaruan Counter Strike Global Offensive Dilaporkan Pakai Source 2, Hasilkan Grafik yang Lebih Baik

Odyssey Cup sendiri pertama kali diluncurkan dua tahun lalu yang telah menjadi sorotan utama dalam kalender e-sports regional. Mulai dari Odyssey Cup Influencer Invitational 2023 hingga Odyssey Cup Dota 2 Championship 2024, Samsung terus konsisten untuk menghadirkan wadah bagi para penggemar gim dan calon juara untuk bersinar.

Dirancang sebagai kompetisi bertahap, Samsung Odyssey Cup 2025 bakal mempertemukan delapan negara peserta - Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Australia, dan Selandia Baru - yang bakal menobatkan juara nasionalnya masing-masing lewat babak kualifikasi mulai 31 Oktober sampai 23 November 2025, sebelum tim pemenang bersaing melaju ke tahap regional.

Tim-tim terbaik tersebut nantinya akan mengikuti undian grup guna menentukan lawan tanding di babak final yang bakal digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12-14 Desember 2025. Di sana mereka akan berkompetisi dalam memperebutkan gelar juara regional dan total hadiah sebesar US$50 ribu atau setara dengan Rp831 jutaan.

Baca Juga: Gegara Hal Ini Pemain Counter Strike 2 Dianggap Curang, Akun Langsung Kena Banned

Head of Regional Display Solutions Samsung Southeast Asia and Oceania Leslie Goh mengatakan bahwa Odyssey Cup 2025 Counter Strike 2 Championship bukan sekadar ajang e-sports - namun juga perayaan komunitas dan wujud komitmen perusahaan dalam memberdayakan gamer.

"Selain itu juga untuk membentuk lanskap dan budaya digital," kata Leslie.

TCP Red Bull Malaysia kembali menjadi mitra utama untuk tahun keduanya berturut-turut, mendorong pertumbuhan Odyssey Cup sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu kompetisi e-sports yang paling diminati di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, Head of Marketing TCP Red Bull Malaysia Adelene Tay mengaku sangat antusias dalam memperkuat kolaborasi antara Samsung dan Red Bull, kemitraan yang dibangun di atas semangat dan energi yang sama.

Baca Juga: Acer Indonesia Bakal Kirim Tim ke India untuk Gim Valorant dan Dota 2

"Sejalan dengan karakter dinamis merek Red Bull, kolaborasi tersebut terus memberi energi bagi para pemain dan penonton untuk merasakan pengalaman tak terlupakan, baik di dalam maupun di luar komunitas gaming," ujar Tay.

Bersiaplah untuk tiga bulan penuh aksi Counter Strike 2 saat Odyssey Cup 2025 mempertemukan tim-tim dan komunitas terbaik dari kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Seluruh pertandingan akan disiarkan langsung di kanal resmi Samsung, dan puncaknya akan menghadirkan grand finale spektakuler di Kuala Lumpur, di mana seluruh tim finalis akan bertandang memperebutkan gelar juara dengan perjalanan dan akomodasi sepenuhnya ditanggung penyelenggara.

Ajang Odyssey Cup 2025 Counter Strike 2 Championship ini tidak akan lengkap tanpa kehadiran Samsung Odyssey OLED G60SF, sebuah monitor gaming yang dirancang untuk menghadirkan performa dan responsivitas tinggi.

Baca Juga: Samsung Odyssey OLED G6: Monitor Gaming OLED 500Hz Pertama di Dunia

Dengan kecepatan refresh rate super cepat, waktu respons 0,03 milidetik, serta layar QD-OLED yang kaya warna, monitor ini dirancang dengan presisi untuk menghadirkan visual yang tak tertandingi, kecepatan optimal, dan pengalaman bermain yang imersif - memungkinkan pemain untuk menunjukkan potensi terbaik mereka dalam pertarungan sengit Counter Strike 2.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)