Review Conan: One-eyed Flashback, Kogoro Mouri Tampil Lebih Dominan dalam Ungkap Kasus

Rahmat Jiwandono
Rabu 17 September 2025, 17:05 WIB
Detective Conan: One-eyed Flashback. (Sumber: null)

Detective Conan: One-eyed Flashback. (Sumber: null)

Techverse.asia - Setelah film Detective Conan: The Million Pentagram yang telah rilis tahun lalu, yang ditutup dengan perkenalan singkat tentang siapa sosok ayah Kaito Kid. Lalu, tahun ini penonton berharap dapat menyaksikan lanjutan tentang keluarga Kid, namun penonton harus gigit jari lantaran film serial detektif ke-28 yang berjudul One-eyed Flashback bukanlah sekuelnya.

Film berdurasi 1 jam 58 menit ini akhirnya tayang di Indonesia, Rabu (17/9/2025). Di sini Conan Edogawa dan Kogoro Mouri terlibat dalam kasus misteri baru yang mana mereka terseret dalam masa lalu Inspektur Kansuke Yamato dari Kepolisian Perfektur Nagano di Gunung Yatsugatake. Yamato tengah mengejar pelaku perampokan toko senjata yang sangat licin untuk ditangkap.

Namun, tiba-tiba muncul sesosok bayangan mengalihkan perhatiannya. Bayangan tersebut melepaskan tembakan ke arah Yamato dan mengenai mata kirinya yang menyebabkan buta permanen. Di saat yang sama terjadi longsoran salju yang turut mengubur Yamato.

Baca Juga: Review Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinite Castle, Banyak Flashback Bisa Membosankan

Sepuluh bulan usai insiden itu, seorang peneliti di Observatorium Astronomi Nasional Nobeyama diserang orang tak dikenal. Yamaton pun bersama rekan polisinya Yui Uehara langsung menuju ke tempat kejadian perkara guna menyelidiki kejadian tersebut.

Sementara itu, Kogoro Mouri menerima telepon dari mantan rekannya yang dijuluki "Wani", yang sedang menyelidiki insiden longsoran salju itu. Wani tak lain juga seorang anggota polisi di Kepolisian Metropolitan. Wani bilang kepada Kogoro bahwa dia sedang menyelidiki kejadian longsoran salju di Gunung Yatsugatake.

Wani juga menyebutkan bahwa berkas-berkas yang terkait dengan kasus tersebut secara misterius mencantumkan nama Kogoro. Untuk itu, dia menghubunginya dan mengajak untuk bertemu, saat Detektif Tidur (Kogoro) itu dalam perjalanan menemuinya di sebuah taman, tiba-tiba terdengar letupan suara senjata api.

Dari sinilah misteri mulai menyelimuti Kogoro dan berupaya memecahkan kasus tersebut. Kogoro tak sendiri dalam mengungkap kejadian ini karena dibantu oleh Detektif Sato dan Takagi guna melakukan penyelidikan mengenai peristiwa tersebut. Mereka pun pergi ke Nagano.

Baca Juga: Tokyo Skytree x Detective Conan Digelar Mulai 15 April hingga 14 Juli 2025

Penulis yang menonton film ini merasa pace yang dibangun sangat lambat, berbeda dengan film-film Conan pendahulunya yang enggak terlalu bertele-tele. Jadi, pada pertengahan film terasa mengantuk dan sedikit membosankan. Tapi kalau terlewatkan beberapa menit saja dimungkinkan penonton kurang paham penyebab terjadinya kasus itu.

Pasalnya, peristiwa perampokan tersebut akan bermuara pada motif penembakan yang dialami oleh Yamato. Persoalan tambah rumit kala Conan sadar kalau ada keterlibatan dari agen keamanan publik (PSB) Jepang. Di sini Conan pun meminta bantuan Rei Furuya (alias Bourbon) yang bekerja di PSB sekaligus anggota rahasia untuk Organisasi Hitam.

Itu ditambah dengan ayah Funakubo yang kehilangan putri semata wayangnya. Semuanya berkaitan satu sama lain. Yang menarik adalah Kogoro Mouri tampil bersinar di film kali ini dalam mencari siapa pelakunya. Sebab, biasanya Conan yang lebih sering mendapat spotlight dalam membongkar kasus misteri.

Ya, walau tentu juga ada peran Conan dalam pengungkapannya. Namun, Gosho Aoyama tampaknya lebih menekankan porsi Kogoro, mengingat teman akrabnya (Wani) tewas ditembak di hadapannya. Juga penonton disuguhkan sisi lain dari Detektif Kogoro Mouri.

Baca Juga: Penayangan Film Detective Conan: The Bride of Halloween di Tiongkok Jadi Pemuncak Box Office, Begini Sinopsisnya

Menurut penulis, pemilihan tema kasus untuk film Detective Conan yang ke-28 landasan ceritanya kurang epik meskipun jelang akhir film baru menarik untuk ditonton dan rasa jenuh mulai hilang akibat pace yang lambat. Padahal pada awal tahun ini, One-Eyed Flashback telah tayang di Jepang dan meraup pendapatan yang terbilang fantastis.

Namun, hal ini bertolak belakang dengan kondisi pemutarannya di Indonesia. Bangku penonton tak terlalu ramai, berbeda dari The Million Dollar Program yang saat itu jumlah kursi bioskop yang kosong hanya sedikit.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)