Review Detective Conan: Black Iron Submarine, Teknologi Pengenal Wajah yang Mengancam Ai Haibara

Rahmat Jiwandono
Minggu 30 Juli 2023, 13:34 WIB
Detective Conan: Black Iron Submarine. (Sumber : CBI Pictures)

Detective Conan: Black Iron Submarine. (Sumber : CBI Pictures)

Techverse.asia - Film animasi Detective Conan: Black Iron Submarine dengan judul aslinya Meitantei Conan: Kurogane no Submarine sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 26 Juli 2023 kemarin. Ini adalah movie ke-26 dari Detective Conan yang memang tayang setiap musim panas untuk mengajak audiens memecahkan sebuah misteri atau kasus. 

Film yang digarap oleh Yuzuru Tachikawa ini mengisahkan tentang tewasnya seorang anggota Europol di Franfurt, Jerman. Ia ternyata dibunuh oleh anggota Organisasi Hitam atau Black Organization yang dari awal memang menjadi musuh Edogawa Conan.

Kejadian tersebut berdampak pada interpol karena kepolisian Jepang meluncurkan teknologi pengenal wajah (face recognition) bertenaga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Pacific Buoy, tepatnya di di pulau dekat Hachijo-jima, Tokyo. 

Sedangkan Conan bersama Detektif Boys, Profesor Agasa, Kogoro Mouri, dan Ran sedang berada di sebuah penginapan tak jauh dari Hachijo-jima. Mereka diundang ke sana oleh Sonoko dan ternyata dia pemilik penginapan tempat Conan dan lain-lain bermalam. 

Saat itu dia juga melihat Inspector Shiratori, lantas Conan pun mengikutinya sampai ke Pacific Buoy. Di sana ia malah menghadapi kasus penculikan yang menimpa seorang perempuan bernama Naomi Argento. Naomi merupakan insinyur yang membuat teknologi face recognition itu, sehingga Organisasi Hitam menculiknya untuk bisa menguasai teknologi tersebut. 

Baca Juga: Trailer Bagian Terakhir Attack on Titan Season 4 Akan Rilis di Anime Expo 2023

Dari tangan Naomi, Organisasi Hitam memperoleh sebuah USB drive yang menyimpan informasi rahasia. Setelah mereka mengetahui isi USB drive itu, rupanya membuat Organisasi Hitam memiliki rencana untuk menculik Shiho Miyano alias Sherry alias Ai Haibara

Untuk penonton awam yang sama sekali tidak mengikuti kisah Conan dan kawan-kawan rasanya tidak akan terlalu bingung untuk memahami alur cerita ini lantaran di awal film menampilkan prolog tentang profil Organisasi Hitam dan rangkaian cerita mengapa Shinichi Kudo bisa mengecil menjadi Conan hingga kasus kaburnya Sherry dari Organisasi Hitam. 

Selain berfokus untuk mengungkap pelaku penculikan kepada Naomi Argento, Detective Conan: Black Iron Submarine plot utamanya adalah upaya Conan untuk menyelamatkan Ai yang diculik oleh anggota Organisasi Hitam karena mereka mengetahui bahwa Sherry masih hidup dan tubuhnya menjadi kecil seperti Conan berkat teknologi AI itu. Menariknya dari penculikan itu mengisahkan mengenai masa lalu Naomi yang berteman dengan Sherry saat tinggal di Amerika Serikat.

Pinga 

Penonton akan dikenalkan dengan tokoh baru dari Organisasi Hitam dengan kode Pinga, minuman keras tradisional khas Brazil. Semua anggota Organisasi Hitam punya kode rahasia sesuai nama minuman-minuman beralkohol di dunia. 

Di sini Pinga mendapat perintah dari Gin - eksekutif Organisasi Hitam - untuk menculik Ai Haibara. Karakter Pinga di sini sanggup menjalankan perintah dari Organisasi Hitam, tetapi sang sutradara Yuzuru tidak mengeksplorasi terlalu banyak dan tak diketahui nasibnya sudah meninggal atau hilang begitu saja. 

Namun, Pinga justru mengetahui sebuah rahasia bahwa Shinichi Kudo masih hidup dan menjadi anak kecil. Ia ingin menyampaikan rahasia besar itu kepada Rum, orang nomor dua di Organisasi Hitam atau bos dari si Gin. Namun sebelum bisa memberitahu rahasia itu kepada Rum, keberadaan Pinga menjadi tanda tanya besar atas kejadian yang menimpanya. 

Baca Juga: Review Film The First Slam Dunk: Sudut Pandang yang Berbeda dengan Manga

Organisasi Hitam 

Jika Gosho Aoyama belum terlalu banyak membeberkan tentang profil Organisasi hitam, tapi dalam film ini muncul seorang Pemimpin Organisasi Hitam yang bernama Ano Kata atau Orang Itu atau Renya Karasuma yang merupakan bos dari Rum, Gin, Vodka, Kir, Chianti, Korn, Vermouth, Bourbon, hingga Rye. 

Dengan durasi 1 jam 47 menit, penggambaran mengenai profil Organisasi Hitam cukup baik. Namun, yang menjadi catatan kami adalah adanya tiga orang penyusup di Organisasi Hitam yaitu Bourbon, Kir, dan Rye, di mana mereka punya tujuan masing-masing masih belum jelas apa yang mereka cari. 

Ini akan membuat orang yang mengikuti cerita manga Detektif Conan merasa bosan lantaran alurnya lambat dan tampaknya Gosho Aoyama tidak ingin segera mengakhiri perjalanan kisah detektif yang terinspirasi dari komik serial detektif asal Inggris, Sir Arthur Conan Doyle. Di dalam versi komiknya pun ketiga orang yang menyusup ke Organisasi Hitam itu juga belum diungkap apa tujuan mereka sebenarnya. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)
Techno18 Maret 2026, 16:18 WIB

Pelanggan Apple Music Mendapatkan Alat Penemuan Musik Baru di TikTok

TikTok sekarang memungkinkan pelanggan Apple Music untuk memutar lagu secara penuh tanpa meninggalkan aplikasi.
Integrasi TikTok x Apple Music. (Sumber: tiktok)
Automotive18 Maret 2026, 15:54 WIB

Ducati Monster Tampil dengan Corak Sport Baru, Lebih Gahar

Tersedia di dealer mulai April 2026, corak Sport ini melengkapi pilihan warna Monster dan Monster Plus.
Ducati Monster dengan corak Sport. (Sumber: Ducati)
Techno18 Maret 2026, 15:26 WIB

Acer Predator Helios Neo Hadir dengan Prosesor dan Kartu Grafis Anyar

Dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus series dan GPU laptop Nvidia GeForce RTX 5080.
Acer Predator Helios Neo 18 AI. (Sumber: Acer)
Startup18 Maret 2026, 14:51 WIB

LLV InnoLab: Akses bagi Perusahaan Global Uji dan Komersialisasikan Teknologi

Living Lab Ventures (LLV) adalah corporate venture capital Sinar Mas Land untuk sektor agnostik di Asia Tenggara.
Program Innolab dari LLV. (Sumber: Living Lab Ventures)
Techno18 Maret 2026, 14:11 WIB

Oppo Find N6 Membawa AI Pen Eksklusif dan Free-flow Window

Ponsel lipat baru Oppo ini ditenagai cip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan punya dua varian warna.
Oppo Find N6. (Sumber: Oppo)
Lifestyle18 Maret 2026, 13:36 WIB

Trailer Dune: Part Three: Kemunculan Anya Taylor-Joy dan Robert Pattinson

Bersiaplah untuk kunjungan terakhir Anda ke Arrakis.
Poster Dune 3. (Sumber: Warner Bros)
Techno17 Maret 2026, 19:22 WIB

ASUS Rilis NUC 16 Pro Mini PC Generasi Baru, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menampilkan performa Intel Core Ultra Series 3, grafis 1,5 kali lebih cepat, dan keamanan tingkat perusahaan.
ASUS NUC 16 Pro Mini PC. (Sumber: ASUS)
Lifestyle17 Maret 2026, 19:10 WIB

Adidas Hyperboost Edge: Memulai Era Baru Lari di Jalan Raya

Hyperboost Edge memperkenalkan era baru lari di jalan raya dengan menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, dan performa ringan dalam satu sepatu.
Adidas Hyperboost Edge. (Sumber: Adidas)