Nuanu Kolaborasi dengan Kolektif Seni Independen, Perluas Program Seni Kekinian

Rahmat Jiwandono
Selasa 21 Juli 2026, 20:00 WIB
Nuanu Creative City. (Sumber: dok. nuanu)

Nuanu Creative City. (Sumber: dok. nuanu)

Techverse.asia - Nuanu Creative City menghadirkan Lucid Dreams dan Repetisi Memori, dua pameran yang berlangsung secara bersamaan di Labyrinth Art Gallery pada 18 Juli hingga 18 Agustus 2026. Pameran dapat diakses tanpa biaya tambahan oleh pengunjung Nuanu.

Dikembangkan melalui kolaborasi bersama Ruang Fungsi yang berbasis di Bali dan Pando Art Collective yang berakar di Yogyakarta, kedua pameran ini mempertemukan 17 seniman kontemporer dengan praktik yang mencakup seni lukis, instalasi, dan media campuran.

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Nuanu dalam bekerja bersama komunitas seni independen dari berbagai wilayah di Indonesia. Inisiatif ini sekaligus memperluas program seni visual Nuanu yang berlangsung sepanjang tahun serta membuka ruang bagi seniman dan audiens dari berbagai daerah untuk terhubung melalui seni kontemporer.

Baca Juga: Konservasi Candi Prambanan Resmi Dimulai, Prabowo: Jembatan Indonesia-India

"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menyambut berbagai kolektif independen di Nuanu dan melihat bagaimana para seniman, institusi, serta publik saling bertemu dan membangun koneksi di sini," kata Lev Kroll selaku CEO Nuanu Creative City, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, sebagai sebuah platform yang mendorong kreativitas dan pertukaran budaya, dia sangat antusias menyaksikan berbagai percakapan, kolaborasi, serta pengalaman baru yang akan tumbuh dari pertemuan ini - baik bagi para tamu maupun komunitas yang menjadi bagian dari Nuanu.

Didirikan di Yogyakarta, Pando Art Collective mendukung perkembangan seniman kontemporer emerging melalui pameran dan berbagai inisiatif kolaboratif. Di Nuanu, kolektif ini mempersembahkan Lucid Dreams, sebuah pameran yang mengeksplorasi hubungan yang terus bergerak antara imajinasi, ingatan, dan alam bawah sadar yang dikurasi oleh Samuel David.

Baca Juga: Traveloka Bantu Promosi Singapura Supaya Dikunjungi Wisatawan dari Indonesia

Melalui seni lukis, instalasi, dan media campuran, para seniman mengajak pengunjung memasuki dunia visual sureal yang dibentuk oleh simbolisme, intuisi, dan pengalaman personal. Lucid Dreams menampilkan karya dari Faisal Siddiq, Afiq Andico, Arif Fiyanto, Rifqi Soenandar, Aly Waffa, Ari Wuryanto, dan Ijal Mariachi.

Sementara itu, Ruang Fungsi, kolektif seni independen yang berbasis di Bali, mempersembahkan Repetisi Memori. Pameran ini melihat ingatan sebagai sesuatu yang terus disusun kembali melalui pengalaman hidup, tempat, dan waktu.

Melalui pameran yang digerakkan oleh seniman dan berbagai program kolaboratif, Ruang Fungsi dikenal sebagai ruang yang mendukung eksperimentasi dalam perkembangan seni kontemporer di Bali. Repetisi Memori menampilkan karya dari Denny Novikar, Sirin Farid Stevy, Surya Subratha, Ade Habibie, Andre Yoga, Ichi Dilaga, Aharimu, Sastia Naresvari, Naomi Samara, dan Natasha Lubis.

"Ada banyak kolektif independen di Indonesia yang menghasilkan karya dan program menarik, tetapi sering kali belum memperoleh visibilitas di luar kota asal mereka," kata Kelsang Dolma, Director of Special Art Projects, Nuanu Creative City.

Baca Juga: ARSSI Cabang Bali Ajak Privy Sebagai Penyedia Tanda Tangan Elektronik dan Identitas Digital

Salah satu hal yang ingin mereka lakukan melalui Labyrinth adalah membuka kesempatan bagi komunitas-komunitas tersebut untuk menghadirkan para senimannya di Bali dan memperkenalkan mereka kepada audiens baru. "Kami berharap ini menjadi awal dari lebih banyak kolaborasi di masa mendatang," ujarnya.

"Pando Art Collective dibangun dari keyakinan sederhana bahwa tidak ada seniman yang seharusnya berkembang sendirian," ujar Avi Tejo Bhaskoro, Co-Founder Pando Art Collective.

Membawa para seniman tersebut ke Nuanu, katanya, merupakan cara kami memperluas akar Pando melampaui kepulauan Indonesia, menjangkau ruang dan audiens baru. "Kami memandang kolaborasi ini bukan sekadar sebuah pameran, melainkan awal dari pertukaran yang berkelanjutan antara komunitas kreatif yang siap untuk tumbuh bersama," paparnya.

"Ruang Fungsi percaya bahwa ruang seni independen berkembang melalui kolaborasi. Bekerja bersama Nuanu memungkinkan kami memperkenalkan para seniman yang kami dukung kepada audiens baru, sekaligus memperkuat hubungan di dalam komunitas seni kontemporer Indonesia," tambah Denny Novikar dari Ruang Fungsi.

Baca Juga: Perkembangan Teknologi Bisa Bantu Memperkenalkan Seni Karawitan


Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)