Wayang Jogja Night Carnival 2026 akan Dilaksanakan Selama 7 Hari

Rahmat Jiwandono
Rabu 08 April 2026, 15:34 WIB
Workshop Wayang Jogja Night Carnival 2026. (Sumber: Pemkot Jogja)

Workshop Wayang Jogja Night Carnival 2026. (Sumber: Pemkot Jogja)

Techverse.asia - Gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 bakal hadir dengan format anyar, apabila tahun-tahun sebelumnya acara ini cuma berlangsung satu malam saja, namun kini akan dilaksanakan selama satu minggu penuh.

"WJNC 2026 pelaksanaannya tidak lagi satu malam, melainkan rangkaian kegiatan selama sepekan lewat konsep WJNC Fest," terang Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Pakar Bilang Lebaran Kekinian Menjadi Momen untuk Pamer

Konsep tersebut, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus memperluas pergerakan ekonomi di Kota Yogyakarta. Dengan begitu, wisatawan tak cuma datang saat acara puncak saja, tapi juga bisa tinggal lebih lama.

"Dampaknya yakni ke UMKM dan pelaku usaha lokal, bukan hanya di sektor pariwisata saja," ujarnya.

Rangkaian WJNC Fest itu juga ikut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari sektor perdagangan, perindustrian, hingga koperasi dan UMKM, untuk mendorong perputaran ekonomi di masyarakat.

"Kolaborasi ini kami harapkan dapat menggerakkan ekonomi secara menyeluruh, sekaligus memperkuat posisi WJNC sebagai event yang tak cuma memiliki unsur budaya, namun juga punya dampak ekonomi," katanya.

Baca Juga: Gejala-gejala Kanker Ginjal, Begini Upaya Pencegahannya

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan bahwa WJNC tahun ini harus melampaui sekadar tontonan dan mampu menjadi tuntunan, utamanya dalam menyampaikan pesan tentang lingkungan dan pengelolaan sampah.

Kekuatan utama WJNC ada di wayang sebagai medium budaya yang sarat akan nilai. Oleh karenanya, politisi PDI Perjuangan ini mendorong supaya pesan-pesan yang diangkat tak berhenti pada visual karnaval saja, namun juga membentuk kesadaran dan perilaku warga.

"Wayang itu bukan cuma sekadar tontonan, namun juga tuntunan dan tatanan. Jika cuma menghadirkan penonton tapi tak ada hikmah yang bisa diambil, maka kami baru berhasil pada aspek tontonan saja," katanya.

Baca Juga: Ulang Tahun Kota Jogja ke-266: Wayang Jogja Night Carnival Digelar Secara Luring

Dia menekankan bahwa isu lingkungan harus diterjemahkan secara konkret dalam narasi pertunjukkan. Nilai-nilai yang diangkat pun perlu menyentuh aspek kehidupan sehari-hari, termasuk pentingnya untuk menjaga kebersihan dan keteraturan kota.

Ia berharap, setelah menyaksikan WJNC 2026, masyarakat tak cuma terhibur, tetapi juga sadar akan pentingnya pengelolaan sampah, kebersihan, dan keteraturan. Selain itu, ada tantangan dalam mengemas wayang supaya tetap relevan dengan generasi masa kini.

"Saya meminta kepada para kreator mampu mentransformasikan bahasa pewayangan menjadi lebih kontekstual tanpa kehilangan nilai dasarnya. PR besarnya ialah bagaimana budaya itu dapat diterjemahkan dan diadopsi oleh generasi sekarang. Jangan sampai terputus," ujarnya.

Baca Juga: Gerai Pop Mart Hadir di Pulau Bali, Tampilkan Unsur Budaya Lokal

Hasto juga mengaitkan pesan lingkungan dalam gelaran WJNC tahun ini dengan cita-cita Kota Yogyakarta yang tertib, bersih, dan berkelanjutan. Karnaval tersebut harus menjadi media dukasi publik yang efektif dalam membangun budaya anyar, tak terkecuali kesadaran kolektif akan pengelolaan sampah.

"Jika orang selesai menonton kemudian punya kesadaran untuk hidup lebih tertib dan menjaga lingkungan setelah menonton WJNC, maka di situlah acara ini berhasil menjadi tuntunan," katanya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Sumbawa, Wisata Alam hingga Wisata Budaya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno15 April 2026, 13:54 WIB

GoPro Hadirkan Seri Kamera Mission 1 Terbaru, Punya 3 Model

Dilengkapi dengan sensor 1 inci yang menjanjikan kualitas video lebih baik dalam kondisi cahaya rendah.
GoPro Mission 1 Series. (Sumber: GoPro)
Travel14 April 2026, 17:43 WIB

Kenali Proses Pembuatan Camilan Tradisional Tape Singkong Khas Watugedug Bantul

Cara memasaknya sangat jauh dari peralatan modern dan menggunakan alat sederhana dan tradisional.
Proses pembuatan dan pengolahan tape singkong di Watugedug, Pajangan, Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 17:23 WIB

ChatGPT Menawarkan Paket Pro Baru Seharga Rp1,7 Juta per Bulan

Tingkat paket baru ini menawarkan penggunaan fitur Codex yang lebih banyak dibandingkan paket ChatGPT Plus.
ChatGPT Pro. (Sumber: OpenAI)
Automotive14 April 2026, 16:56 WIB

Suzuki Burgman Street Meluncur di India, Ini Ubahan Barunya

Motor ini dijual mulai dari Rp18 jutaan di India.
Suzuki Burgman Street. (Sumber: Suzuki)
Techno14 April 2026, 16:33 WIB

Huawei Pura X Max Bakal Debut di China pada 20 April 2026, Desain dan Warnanya Terungkap

Pura X Max akan diluncurkan dengan rasio aspek 'paspor' yang mirip dengan iPhone lipat yang dikabarkan.
Bocoran tampilan Huawei Pura X Max.
Startup14 April 2026, 15:19 WIB

BSA Logistics Indonesia: Emiten Waresix yang Sukses Melantai di Bursa Saham

Langkah ini tergolong langka bagi startup di sektor logistik yang mampu mencatatkan saham di BEI.
Waresix. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 14:34 WIB

Alibaba Wan2.7 Bantu Tingkatkan Kapabilitas AI dari Gambar hingga Produksi Video

Dari pembuatan gambar yang presisi hingga produksi video setara sutradara, Wan2.7 menghadirkan alur kerja kreatif end-to-end.
Wan2.7 Video. (Sumber: alibaba)
Lifestyle14 April 2026, 14:25 WIB

Fifty Fifty Mengkaver Lagu Wish You Were Here Karya Pink Floyd

Untuk pertama kalinya ada grup K-pop perempuan yang membawakan lagu barat.
Fifty Fifty.
Techno14 April 2026, 14:04 WIB

Vivo Y31d Pro Hadir dengan Baterai Jumbo dan Daya Tahan Ekstrem

Simak lebih mendalam mengenai spesifikasi dan harga ponsel kelas menengah ini.
Vivo Y31d Pro. (Sumber: Vivo)
Travel13 April 2026, 18:17 WIB

Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Untuk satu porsi minuman kembang tahu dijual cuma Rp7.000 saja.
Ilustrasi wedang kembang tahu. (Sumber: istimewa)