Techverse.asia - Ducati Indonesia secara resmi menghadirkan DesertX V2 di Indonesia pada Kamis (18/6/2026) kemarin di Jakarta. Model terbaru ini sebelumnya diperkenalkan secara global melalui ajang Ducati World Première 2026 yang berlangsung di Bologna pada Februari lalu. Bicara mengenainya harganya mulai dari Rp700 jutaan.
Baca Juga: Ducati DesertX Discovery: Perpaduan Warna Baru Thrilling Black dan Ducati Red
Dari segi eksterior, rangka monokok Ducati DesertX dikembangkan khusus untuk motor ini, menggunakan mesin sebagai elemen struktural sekaligus berfungsi sebagai kotak udara mesin atau airbox, meningkatkan kekakuan rangka untuk memperbaiki pengendalian dan kenyamanan berkendara secara intuitif.
Posisi baru airbox itu juga memberikan akses lebih baik ke filter udara, yang bisa dilepas dan dibersihkan dengan mudah setelah setiap perjalanan off-road. Pun rangka teralis belakangnya tergolong kokoh, dirancang guna memberikan akses yang lebih mudah ke komponen mesin, mempermudah perawatan dan menekan biaya pemeliharaan.

Lengan ayun aluminium pada motor ini dikembangkan khusus dan menjamin kekuatan yang dibutuhkan untuk menaklukkan beragam rintangan. Sistem pengereman tentunya menggunakan Brembo, dengan kaliper monobloc M4.32, cakram baru 305 milimeter (mm), kampas khusus, dan pompa aksial dengan tuas yang telah didesain ulang.
Baca Juga: All New Audi Q5 Sportback Hadir dalam Warna District Green
Ducati DesertX V2 ini didukung dengan suspensi belakang dengan sistem penghubung progresif. Garpu depan dari Kayaba baru lebih halus dan mampu meredam medan yang kasar dengan lebih baik. Tak ketinggalan, dilengkapi pula penyesuaian hidrolik independen di kedua sisinya.
Roda depan tanpa ban dengan jari-jari 21 inci dan roda belakang 18 inci dipasangi ban Pirelli Scorpion Rally Street berukuran 90/90 dan 150/70. Sedangkan, bagi kamu yang ingin meningkatkan performa on-road atau off-road, bisa menjajal ban Pirelli Scorpion berkat homologasi tiga lapis DesertX.
Sementara itu, dasbor horizontal, dengan utility bar standar, membebaskan ruang di bagian atas penutup bodi untuk memasang instrumen navigasi dan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap area tepat di depan motor, sehingga memungkinkan identifikasi rintangan yang lebih akurat saat berdiri di medan off-road.

Baca Juga: Ducati Collezione 100 Pamerkan 10 Motor Ikon Kontemporer
Tangki bahan bakar polimer baru berkapasitas 18 liter lebih ramping dan ringan, memudahkan pergerakan di atas jok, serta dilengkapi dengan pelindung tangki, yang membuatnya sangat aman jika jatuh pada kecepatan rendah yang biasa terjadi saat penggunaan off-road.
Mesin Ducati V2 890 cm3 terbaru merupakan mesin dua silinder yang diklaim teringan dengan empat katup per silinder yang pernah mereka produksi, dan sistem IVT (Variable Intake Valve Timing) yang unik di kelasnya, mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga besar di seluruh rentang pemakaian dengan respons yang cepat setiap kali gas dibuka.
Tenaganya sebesar 110 daya kuda dan torsi maksimumnya mencapai 92 Nm, dengan kurva yang lebih stabil dibandingkan pendahulunya: 70 persen dari nilai maksimum sudah tersedia pada 3.000 rpm, memastikan respons cepat serta akselerasi yang baik kala keluar dari tikungan.
Baca Juga: Husqvarna Meluncurkan Norden 901 Expedition 2025, Cek Spesifikasi Lengkapnya
Rasio gigi yang dibuat khusus untuk DesertX menawarkan empat gigi awal yang lebih pendek guna melewati rintangan, dan gigi keenam yang lebih panjang untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar serta kenyamanan saat perjalanan cepat. Dengan begitu, menghasilkan interval servis terdepan di kelasnya.
Setiap sistem kontrol elektronik dikonfigurasi secara khusus dalam enam mode berkendara yang telah ditentukan (Sport, Touring, Urban, Wet, dan dua mode yang dirancang untuk penggunaan off-road: Enduro dan Rally) untuk mengubah manuver DesertX sesuai dengan situasi, dan tentunya dapat diubah oleh pengendara untuk menyesuaikan setiap mode dengan gaya berkendaranya.