Techverse.asia - Selama empat tahun terakhir, PT. Legenda Motor Indonesia (LMI) selaku pemegang merek resmi Ducati di Indonesia terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung showroom.
Namun, nuansa premium kini semakin terasa dengan hadirnya lokasi baru di Janto Building, Pondok Indah, Kelurahan Kebayoran Lama, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, yang menawarkan kenyamanan serta atmosfer eksklusif khas Ducati.
Memasuki Juni 2026, LMI semakin memperkuat fasilitas dan layanan premiumnya melalui program after sales berupa Layanan Ducati Maintenance & Annual Service (Home Service) serta General Repair & Medium Repair (Pick-Up Service).
Baca Juga: IMX Hub Usung Tema Furious Days, Hadirkan Mobil-Mobil Ikonik Hollywood
Penempatan lokasi baru dan kehadiran kedua program ini menjadi wujud komitmen LMI dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan memberikan pengalaman kepemilikan Ducati yang semakin nyaman, praktis, dan berkelasbaik sebelum maupun setelah proses pembelian.

Seiring dengan relokasi flagship store ke kawasan Pondok Indah ini, maka operasional showroom sebelumnya yang berlokasi di Bintaro kini telah resmi dihentikan. Untuk memastikan motor Ducati milik pelanggan tetap berada dalam kondisi prima, layanan Ducati Maintenance dan Annual Service kini tersedia dalam format Home Service.
Teknisi bersertifikat Ducati akan hadir langsung ke kediaman pelanggan untuk melakukan perawatan berkala sesuai standar pabrik. Layanan ini tersedia dengan sistem appointment dan dapat dijadwalkan melalui tim Aftersales Ducati Indonesia.
Baca Juga: Ducati Memperkenalkan Hypermotard Mono 698 Nera, Livery Serba Hitam
Untuk kebutuhan perbaikan umum maupun medium repair, Ducati Indonesia menyediakan layanan penjemputan kendaraan dari kediaman pelanggan menuju workshop di Janto Building, Pondok Indah. Seluruh proses perbaikan akan ditangani oleh teknisi bersertifikat dengan menggunakan suku cadang asli Ducati.
Layanan ini juga tersedia dengan sistem appointment yang dapat dikonfirmasi sebelumnya bersama tim aftersales. Pelanggan dapat menghubungi tim Ducati Indonesia melalui telepon atau pesan aplikasi WhatsApp Ducati Service Advisor di nomor +6285188188210.

Informasi, Ducati adalah perusahaan manufaktur sepeda motor Italia yang berkantor pusat di Bologna, Italia. Ducati dimiliki oleh produsen mobil Lamborghini sejak 2012, yang merupakan anak perusahaan dari Audi yang berbasis di Jerman, dan bagian dari Grup Volkswagen.
Sejarah tentang perusahaan ini dimulai sebulan setelah pembebasan resmi Italia pada 1944 silam, ketika Siata mengumumkan niatnya untuk menjual mesin ini, yang disebut "Cucciolo" (bahasa Italia untuk "anak anjing," merujuk pada suara knalpot yang khas) kepada publik.
Baca Juga: Polytron Buka Showroom Mobil Listrik Pertamanya, Ini Lokasinya
Cucciolo pertama tersedia secara terpisah, untuk dipasang pada sepeda standar oleh pembeli, namun para pengusaha segera membeli mesin kecil ini dalam jumlah besar, dan menawarkan unit sepeda motor lengkap untuk dijual.
Pada 1950, setelah lebih dari 200 ribu Cucciolo terjual, bekerja sama dengan Siata, perusahaan Ducati menawarkan sepeda motor berbasis Cucciolo miliknya sendiri.

Sepeda motor Ducati pertama ini adalah sepeda motor 48CC dengan berat 44 kg, kecepatan tertinggi 64 km/jam, dan memiliki karburator 15 mm yang menghasilkan konsumsi bahan bakar sedikit di bawah 200 mpg-US (1,2 L/100 km; 240 mpg-imp). Ducati lantas segera mengganti nama Cucciolo dengan "55M" dan "65TL".
Baca Juga: Ducati Rilis Apparel Lini Touring dan Lini Urban 2026
Ketika pasar beralih ke sepeda motor yang lebih besar, manajemen Ducati memutuskan untuk merespons, membuat kesan di pameran Milan awal tahun 1952, dengan memperkenalkan sepeda motor 65TS dan Cruiser (skuter motor empat tak).
Meskipun digambarkan sebagai mesin baru yang paling menarik di pameran tahun 1952, Cruiser tidak begitu sukses, dan hanya beberapa ribu unit yang diproduksi selama periode dua tahun sebelum model tersebut dihentikan produksinya.
Pada tahun 1960-an, Ducati mengukir namanya dalam sejarah sepeda motor dengan memproduksi sepeda motor jalan raya 250CC tercepat yang tersedia saat itu, yaitu Mach 1. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, Ducati memproduksi berbagai macam sepeda motor dua tak kecil, terutama dengan kapasitas di bawah 100CC.












