Dukung Elektrifikasi Pasar, Geely Auto Bermitra dengan Diler Indonesia

Rahmat Jiwandono
Jumat 06 Desember 2024, 18:27 WIB
Geely Auto resmi menjalin kerja sama dengan beberapa diler di Indonesia. (Sumber: dok. geely)

Geely Auto resmi menjalin kerja sama dengan beberapa diler di Indonesia. (Sumber: dok. geely)

Techverse.asia - Geely Auto pada hari ini resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan lima diler terkemuka di Indonesia. Kolaborasi ini menandai tonggak penting dalam ekspansi Geely ke salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menunjukkan tekad kuat perusahaan untuk terus memperluas jangkauannya secara global.

Baca Juga: New Honda PCX160 Mengaspal di Indonesia, Punya 3 Model

"Indonesia bukan hanya pasar yang dinamis dan menjanjikan, tetapi juga langkah penting bagi Geely untuk memperluas kehadirannya di segmen kendaraan setir kanan," kata Evin Ye selaku Deputy Manager Geely Auto International Corporation (GAIC) lewat keterangan resmi yang kami terima pada Jumat (6/12/2024).

Dikatakannya, mitra diler yang telah diajak bekerja sama ternama dan diakui secara luas, tetapi yang lebih penting, mereka memiliki pemahaman mendalam tentang merek otomotif dari Negeri Tirai Bambu dan memiliki visi yang sama dengan Geely untuk bersama-sama mengembangkan pasar Indonesia.

Untuk memperkuat kemitraan ini, Geely turut mengundang para diler Indonesia untuk mengunjungi kantor pusatnya di Hangzhou, China.

Baca Juga: Harga dan Spek Neta X, Menawarkan Tipe 500 Elite dan 500 Supreme

Selama kunjungan tersebut, para diler diajak untuk menyaksikan secara langsung pusat tempat penelitian dan pengembangan (R&D) Geely yang elusif dan pabrik manufaktur Qiantang, sekaligus mendapatkan wawasan tentang komitmen Geely terhadap kemajuan teknologi dan kualitas.

Sorotan utama dalam kunjungan ini adalah kesempatan untuk mencoba Geely EX5, SUV listrik andalan Geely. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang performa dan kualitas luar biasa kendaraan tersebut, sekaligus memperkuat keyakinan para diller akan kemitraan ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar otomotif Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat, dengan kendaraan listrik menyumbang 5,8 persen dari total penjualan kendaraan pada bulan September lalu.

Baca Juga: KIA EV6 Diperkenalkan Secara Global, Siap Diproduksi Mulai 2025

Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan target ambisius penjualan kendaraan listrik mencapai 350 ribu unit dan pangsa pasar sebesar 32 persen pada 2030, didukung pembangunan 25 ribu stasiun pengisian daya.

"Geely akan memasuki pasar Indonesia dengan model-model mobil listrik murni dan memanfaatkan matriks produk multi-merek kami yang luas, yang mencakup berbagai kategori dan harga," imbuh Victor Gao selaku Direktur Pelaksana Geely Auto Indonesia.

Selama tiga tahun ke depan, sambungnya, pihaknya berencana untuk memperkenalkan 5-7 model, termasuk mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV), Multi Purpose Vehicle (MPV), serta kendaraan BEV, PHEV, dan ICE, untuk memenuhi beragam kebutuhan di berbagai segmen pasar.

Baca Juga: Wuling Raih Penghargaan Green Car of The Year Berkat ABC Stories

Masuknya Geely ke pasar Indonesia menjadi bukti kuat aspirasi global merek ini dan dedikasinya untuk menghadirkan produk dan layanan yang luar biasa kepada pelanggan di seluruh dunia.

Sekadar diketahui, Geely Auto adalah bagian dari Geely Holding Group, salah satu produsen otomotif terbesar di dunia yang berbasis di Hangzhou, China. Sejak didirikan pada 1997 silam, Geely Auto telah menjadi pelopor dalam inovasi teknologi, menghadirkan berbagai kendaraan dengan standar kualitas internasional.

Dengan fokus pada keberlanjutan, Geely mengembangkan portofolio kendaraan listrik, hibrida, dan mesin pembakaran internal yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan global. Saat ini, Geely beroperasi di lebih dari 100 negara, berkomitmen untuk menciptakan mobilitas cerdas dan ramah lingkungan bagi masa depan.

Baca Juga: Hyundai All New Tucson Resmi Mengaspal di Indonesia, Cek Harga dan Speknya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)