Volkswagen Memulai Investasi Besar Mereka Untuk Kendaraan Listrik, Capai $193 Miliar

Uli Febriarni
Rabu 15 Maret 2023, 14:19 WIB
Volkswagen memantapkan komitmen untuk masa depan mobilitas listrik pada 2019, dengan mengumumkan Chattanooga sebagai pusat manufaktur dan R&D EV (Sumber : Volkswagen)

Volkswagen memantapkan komitmen untuk masa depan mobilitas listrik pada 2019, dengan mengumumkan Chattanooga sebagai pusat manufaktur dan R&D EV (Sumber : Volkswagen)

Volkswagen semakin bersemangat memacu masa depan merek mereka pada kendaraan listrik. Perusahaan juga mengumumkan rencananya untuk menempatkan 30 kendaraan listrik (electric vehicle (EV)) baru di jalan.

Baca Juga: Perusahaan Besutan Eks Karyawan OpenAI Luncurkan Chatbot Bernama Claude, Diklaim Lebih Mudah Diajak 'Bicara'

Baca Juga: Litter-Robot 4: Litter Box yang Bisa Self Cleaning Dan Dipantau Lewat Smartphone

Sekarang, pembuat mobil asal Jerman ini telah mengungkapkan bahwa mereka berencana untuk menghabiskan $193 miliar di berbagai bidang, untuk mendukung upaya elektrifikasi selama lima tahun ke depan.

Melansir The New York Times, Kepala eksekutif Volkswagen, Oliver Blume, mengatakan pada acara pers bahwa dua pertiga dari anggaran itu akan digunakan untuk pembuatan baterai, pengembangan perangkat lunak, dan menopang rantai pasokan bahan baku penting.

"Bagi saya, penting bagi kami untuk memiliki orientasi yang jelas ke mana akan pergi," kata Blume kepada wartawan, dilansir dari media tersebut, Rabu (15/3/2023).

 

Volkswagen Electrical Engineering Specialist, Charles Abend dan HV Battery Test Analyst, Jeff Drumm bersama Volkswagen ID.4 di ruang uji

Volkswagen Electrical Engineering Specialist, Charles Abend dan HV Battery Test Analyst, Jeff Drumm bersama Volkswagen ID.4 di ruang uji
(Sumber: Volkswagen)


Pada beberapa hari lalu, media Engadget telah melaporkan minat Volkswagen meningkatkan bisnis baterainya dan melokalkan produksi sel untuk kendaraan listrik mereka.

Langkah pertama ditunjukkan dengan mengenalkan pabrik sel baterai Amerika Utara pertama anak perusahaan PowerCo, yang dibangun di Kanada.

Gigafactory manufaktur sel pertama pembuat mobil di luar Eropa akan membangun sel terpadu yang berkelanjutan dan akan berlokasi di St. Thomas, Ontario. Menurut Volkswagen (VW), Kanada merupakan lokasi yang ideal karena pasokan bahan mentah dari sumber lokal dan akses luas ke listrik bersih.

Kembali ke investasi $193 miliar, VW juga akan fokus untuk memperluas kehadirannya di Amerika Utara. Ini adalah pasar yang menjadi tempat di mana VW telah berjuang selama bertahun-tahun, dan menjadi lebih kompetitif di China, salah satu pasar terpentingnya.

Baca Juga: Mau Mudik Pakai Hyundai Stargazer? Begini Caranya, Gratis!

Baca Juga: Bluetooth Tracker 'Tile' Hadir Di Indonesia, Daya Jangkau Deteksi Sampai 120 Meter

Blume menyusun rencana 10 poin untuk membantu VW beralih ke kendaraan listrik; sebuah jalan yang dimulai dengan sungguh-sungguh. Dan menurutnya, 2023 akan menjadi 'tahun yang menentukan' bagi perusahaan. 

Menyinggung bagaimana kondisi keuangan VW saat ini, Volkswagen melaporkan laba bersih pada 2022 sebesar €15,8 miliar, atau $16,7 miliar. Capaian itu meningkat 2,6% dibanding tahun sebelumnya, karena rantai pasokan yang terganggu oleh pandemi virus corona mulai normal.

kepala keuangan dan operasi Volkswagen, Arno Antlitz, mengungkap bahwa mereka harus mengubah diri menjadi grup layanan teknologi dan mobilitas.

"Kami perlu fokus pada platform kami, seperti perangkat keras untuk kendaraan listrik bertenaga baterai, kumpulan perangkat lunak terpadu, baterai, mobilitas, pengemudian otonom," sambung dia. 

Dalam jangka pendek, Volkswagen akan terus memproduksi mobil bermesin pembakaran, yang menghasilkan keuntungan dan akan digunakan perusahaan untuk peralihan ke kendaraan bertenaga baterai. 

Terlepas dari seruan pemerintah Jerman kepada perusahaan untuk mendiversifikasi operasi mereka di Asia, menjauh dari China, Volkswagen terus berinvestasi di negara tersebut dalam kemitraan dengan perusahaan lokal.

Volkswagen adalah produsen utama kendaraan bermesin pembakaran di China, tetapi telah kalah dari pembuat mobil domestik di pasar mobil listrik yang berkembang pesat.

Volkswagen memperlengkapi kembali pabriknya di Chattanooga, Tenn., Tahun lalu untuk mulai memproduksi kendaraan listrik. Mereka memproduksi kendaraan sport ID.4 di sana.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive05 Mei 2026, 18:32 WIB

Honda Insight Mulai Dipasarkan di Jepang, Berapa Harganya?

Insight generasi keempat memulai debutnya sebagai kendaraan listrik penumpang tipe crossover.
Honda Insight. (Sumber: Honda)
Techno05 Mei 2026, 18:17 WIB

JBL Tour One M3 dan Tour Pro 3 Punya Warna Baru dan Peningkatan Performa Audio

Kurva suara JBL terbaru menjadi fitur utama dalam peningkatan besar pada headphone dan earbud Tour andalan perusahaan.
JBL Tour One M3 (kiri) dan Tour Pro 3 mendapat pembaruan software dan warna baru. (Sumber: JBL)
Tips05 Mei 2026, 17:43 WIB

6 Cara Kelola Uang bagi Anak Muda

Penting untuk melek tentang pemahaman mengelola uang saat masih muda.
Ilustrasi uang. (Sumber: freepik)
Techno05 Mei 2026, 16:39 WIB

Realme C100 Dibekali Perlindungan IP69 Pro, Tahan Air dan Tahan Banting

Kesadaran akan ketahanan fisik smartphone jadi hal yang semakin penting, terutama bagi mereka yang aktif di luar ruangan.
Realme C100.
Lifestyle05 Mei 2026, 15:14 WIB

ASICS Gel Kayano 33 Bisa Dibeli Mulai 1 Juli 2026, Didukung Teknologi Fluidsupport

Model terbaru ini dirancang untuk memberikan pengalaman meluncur yang lebih lembut dan mulus dengan teknologi stabilitas generasi terbaru.
ASICS Gel Kayano 33. (Sumber: ASICS)
Techno05 Mei 2026, 15:00 WIB

Huawei Watch Fit 5 Series Dilansir Global, Lihat Spesifikasi Lengkapnya

Hadirkan sentuhan elegan dalam teknologi wearable.
Huawei Watch Fit 5 Series. (Sumber: Huawei)
Startup05 Mei 2026, 14:17 WIB

TransTRACK Umumkan Smart Fleet System Berbasis IoT Guna Menjawab Tantangan ESG

TransTRACK juga mengadakan Academy Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains.
TransTRACK.
Techno05 Mei 2026, 14:02 WIB

Gambar dan Detail Samsung Galaxy Glasses yang Dikabarkan Telah Bocor

Kacamata pesaing Ray-Ban Meta ini dilaporkan akan diluncurkan akhir 2026, dengan pasangan kedua yang dilengkapi layar akan hadir pada 2027.
Samsung Galaxy Glasses. (Sumber: null)
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.