Honda Investasi ke Helm.ai, Kembangkan 2 Teknologi Ini

Rahmat Jiwandono
Jumat 17 Oktober 2025, 18:34 WIB
Helm.ai. (Sumber: istimewa)

Helm.ai. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Honda Motor pada minggu ini resmi mengumumkan bahwa mereka bakal melakukan investasi pada perusahaan rintisan Helm.ai yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS), yang punya keunggulan dalam mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan berlandaskan unsupervised learning.

Baca Juga: Volvo The Refreshed XC60 dan XC90 Mengaspal di Indonesia

Lewat investasi tersebut, Honda pun akan memperkuat kerja sama pengembangan teknologi sistem berkendara otonom atau autonomous drive (AD) serta sistem bantuan pengemudi canggih atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) generasi berikutnya dengan pendekatan end-to-end (E2E).

Helm.ai adalah startup pengembang perangkat lunak atau software AI yang didirikan pada November 2016. Honda dan Helm.ai telah mengawali kerja samanya sejak 2019 lalu lewat Honda Xcelerator, sebuah program inovasi terbuka global milik jenama otomotif asal Negeri Matahari Terbit.

Lewat investasi awal yang dilakukan oleh Honda tiga tahun lalu, kedua korporasi tersebut memperkuat kolaborasinya dan mengakselerasi penelitian serta pengembangan (R&D) solusi inovatif yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan yang canggih milik Helm.ai dengan teknologi Honda.

Baca Juga: Honda Stylo 160 Antar Modifikator Indonesia ke Ajang Modifikasi Dunia Mooneyes

Pada Juli tahun ini, kedua perusahaan juga telah menandatangani kerja sama pengembangan teknologi AD dan ADAS berbasis arsitektur E2E AI, yakni sistem yang mengintegrasikan seluruh proses mulai dari persepsi lingkungan, pengambilan keputusan, sampai pengendalian kendaraan.

Investasi tambahan tersebut kian menguatkan hubungan antara Honda dengan Helm.ai terkait dengan pengembangan AD dan ADAS generasi selanjutnya.

Berkat pemanfaatan teknologi orisinal Deep Teaching serta kemampuan AI generatif dari Helm.ai, Honda bakal mempercepat pengembangan sistem ADAS yang bisa memberikan bantuan berkendara tingkat tinggi, termasuk kemudi serta kendali percepatan, di pelbagai kondisi jalan - baik itu jalan tol maupun perkotaan.

Teknologi tersebut ditargetkan guna mulai diaplikasikan secara luas pada model kendaraan elektrik alias Electric Vehicle (EV) serta hibrida utama Honda khususnya di pasar Amerika Utara dan Jepang mulai sekitar tahun 2027 yang akan datang.

Baca Juga: VinFast Investasi di Indonesia, Siap Merambah ke Negara Lain di Asia Tenggara

Untuk ke depannya, Honda pun akan terus mempercepat pengembangan teknologi berkendara otonom serta sistem bantuan pengemudi canggih orisinal generasi anyar berbasis kecerdasan buatan mutakhir seperti E2E AI, dan berkomitmen guna menghadirkan teknologi berkendara otonom yang andal dan aman bagi konsumen di seluruh dunia.

"Upaya itu juga menjadi bagian dari visi jangka panjang kami dalam mewujudkan nol korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda secara global pada 2050 mendatang," kata Operating Executive Honda Motor sekaligus Kepala Unit Pengembangan Bisnis Software-Devined Vehicle (SDV) Mahito Shikama.

Menurut Mahito, investasi tambahan itu adalah upaya krusial bagi Honda menuju sistem AD dan ADAS generasi berikutnya yang aman, orisinal, dan andal dengan lebih cepat serta efisien. Melalui kolaborasi Honda x Helm.ai, pihaknya bakal terus mempercepat pengembangan teknologi kecerdasan buatan yang akan meningkatkan kepraktisan sistem berkendara otonom perusahaan.

"Langkah ini juga sekaligus memberikan pengalaman mobilitas yang penuh dengan kejutan serta inspirasi bagi pelanggan kami di seluruh dunia," papar dia.

Baca Juga: Suzuki Fronx Resmi Diniagakan di Indonesia, Tersedia 3 Model

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Helm.ai Vladislav Voroninski mengaku sangat senang dapat memperdalam kerja sama dengan Honda. Dengan menggabungkan keahlian teknik Honda dengan software AI modular end-to-end serta teknologi Deep Teaching miliknya.

"Kami akan mempercepat pengembangan perangkat lunak AD/ADAS generasi baru. Bersama-sama, kami bertujuan menghadirkan solusi andal yang siap diproduksi massal, yang akan mempercepat penerapan sistem AD/ADAS generasi baru Honda di seluruh dunia," katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)