Perusahaan JV Indika Energy Dan Taiwan Foxconn Serahkan 5 Unit eBus Untuk Dukung G20

Uli Febriarni
Selasa 15 November 2022, 22:17 WIB
simbolis penyerahan e-bus / @arsjadrasjid

simbolis penyerahan e-bus / @arsjadrasjid

Perusahaan JV Indika Energy dan Foxconn, yaitu Foxconn Indika Motor (FIM), menyerahkan bantuan lima unit bus elektrik (eBus) kepada pemerintah, untuk mendukung perhelatan G20 dan B20 di Bali.

FIM merupakan usaha patungan antara PT Mitra Motor Group (MMG), anak perusahaan Indika Energy dan Foxteq Singapore Pte. Ltd, anak perusahaan Foxconn. Dua perusahaan ini bekerja sama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik.

Dikutip dari laman instagram Arsjad Rasjid, sang Presiden Direktur dari Indika Energy, pada hari ini tadi, Selasa (15/11/2022), perusahaan patungan mereka telah menyerahkan 5 bus listrik atau eBus kepada Kementerian Investasi/BKPM. Langkah itu sebagai bentuk dukungan perusahaan dalam penyelenggaraan KTT G20 & B20 yang diselenggarakan di Bali.

Rasjid juga mengatakan bahwa, Joint Venture atau perusahaan patungan ini adalah sebuah milestone penting bagi perusahaan yang ia pimpin, untuk menjadi salah satu pemain terkemuka dalam ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

Dari laporan LKBN Antaranews, Chairman Foxconn Young Liu menyampaikan bahwa perusahaan mereka antusias untuk berkomitmen mendukung rencana pemerintah Indonesia dalam hal pengurangan emisi, peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Termasuk juga mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang lebih bersih, hijau dan lebih cerdas.

Menurut Liu, Indonesia memiliki potensi besar dalam hal green mobility. Apalagi dengan adanya Ibu Kota Nusantara yang direncanakan akan memanfaatkan energi hijau dengan transportasi massa yang terhubung dengan Internet of Things.

Bus listrik yang diserahkan masing-masing berkapasitas 45 orang dan digunakan selama pertemuan B20 dan G20, untuk mengantarkan tamu-tamu penting turun dari pesawat menuju ke ruang kedatangan di Bandar Udara Ngurah Rai. Bus listrik itu juga berfungsi sebagai bus ulang-alik untuk tamu penting selama kegiatan pertemuan B20 dan G20.

Kolaborasi Untuk Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Yang Komprehensif

Perusahaan patungan, Foxconn Indika Motor (FIM), akan melakukan bisnis manufaktur untuk kendaraan listrik komersial dan baterai listrik, serta menyediakan layanan konsultasi manajemen.

Director and Group Chief Investment Officer Indika Energy, Purbaja Pantja mengatakan, pihaknya sangat senang dapat bermitra dengan Foxconn sebagai perusahaan global yang mengembangkan kendaraan listrik.

FIM akan melakukan bisnis manufaktur untuk kendaraan listrik komersial dan baterai listrik, serta menyediakan jasa konsultasi manajemen. Indika lewat MMG menggenggam sebanyak 60% saham FIM dan Foxconn 40%. Sedangkan Foxconn merupakan perusahaan manufaktur elektronik terbesar di dunia yang berpusat di Taiwan.

Menurutnya, kolaborasi ini akan memberikan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk mendukung Indonesia menjadi salah satu pengembang ekosistem kendaraan listrik dan baterai terkemuka.

Kolaborasi Indika Energy dan Foxconn ini fokus pada kendaraan listrik komersial roda empat. Usaha patungan ini menggarisbawahi komitmen Foxconn, untuk mendukung mitra di Indonesia dalam tujuan bersama dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan.

Pendirian FIM merupakan langkah ikutan dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Januari 2022 oleh Indika Energy, Foxconn, dan mitra lainnya. Kerjasama ini dilakukan melalui skema Build – Operate – Localize (BOL) di Indonesia. Skema BOL dilakukan dalam tiga tahap, yaitu building, operating dan localizing.

Skema ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Indonesia dalam industri kendaraan listrik dan industri pendukungnya, termasuk baterai listrik. Indika Energy, Foxconn, dan lainnya akan menjajaki kerja sama investasi yang luas untuk ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia.

Dilansir dari Nikkei, Foxconn menyuntikkan dana 1,75 dolar AS atau setara Rp26 miliar dan mengambil 40% saham, sebagai modal awal kepemilikan FIM. Artinya, dapat diketahui bahwa MMG memegang saham sekitar 60% sisanya, atau setara Rp41 miliar. Usaha patungan itu pertama-tama akan fokus pada pengembangan baterai lithium besi fosfat untuk EV, dan bekerja pada pembuatan kendaraan komersial seperti bus listrik.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Travel14 Mei 2026, 20:51 WIB

Program Bule Mengajar Perlu Standar Operasional Prosedur yang Jelas

Program ini sekarang lagi digodok oleh Pemkot Yogyakarta.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (ketiga dari kiri) jadi pembicara di FGD Program Bule Mengajar. (Sumber: dok. pemkot jogja)
Travel14 Mei 2026, 19:41 WIB

Klook x Garuda Indonesia x InJourney Hadirkan Pengalaman Pariwisata Terintegrasi

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya kaya atraksi.
Klook x Garuda Indonesia x InJourney. (Sumber: istimewa)
Travel14 Mei 2026, 18:05 WIB

7 Destinasi Relaksasi Mewah di Western Australia

Western Australia menawarkan berbagai pengalaman relaksasi mewah bagi wisatawan yang ingin sejenak melambat.
Destinasi pantai di Australia Barat. (Sumber: ist)
Travel14 Mei 2026, 17:44 WIB

Kamar Solek x Juara Suguhi Kemewahan Ritual Nusantara

Sinergi strategis bagi masa depan wellness Nusantara.
Mandi air es di Kamar Solek House of Tugu Jakarta. (Sumber: istimewa)
Techno14 Mei 2026, 15:58 WIB

Apple Menghadirkan Obrolan RCS Terenkripsi ke iPhone Lewat Pembaruan iOS 26.5

Akhirnya pesan teks antara pengguna Android dan iPhone dapat dienkripsi ujung-ke-ujung.
Ilustrasi sistem RCS pada perpesanan di iPhone. (Sumber: Apple)
Techno14 Mei 2026, 15:44 WIB

Harga dan Spek Sony A7R VI, Pakai Prosesor Bionz XR2 Terbaru

Sony mempercepat fotografi resolusi tinggi dengan Alpha 7R VI.
Sony A7R VI. (Sumber: Sony)
Techno14 Mei 2026, 15:20 WIB

ASUS Republic of Gamers Rilis Strix OLED XG34WCDMS dan Strix XG129C

Monitor ultrawide QD-OLED Tandem RGB 34 inci dan layar sentuh sekunder 12,3 inci yang serbaguna.
ASUS ROG Strix OLED XG34WCDMS (atas) and Strix XG129C.
Techno14 Mei 2026, 15:08 WIB

ASEAN Foundation x Google Meluncurkan Scam Ready ASEAN

Komitmen multi-tahun ini memperkuat pergeseran kawasan menuju pencegahan proaktif, membantu warga negara menavigasi ruang digital dengan aman dan percaya diri.
Peluncuran Scam Ready ASEAN. (Sumber: ist)
Lifestyle14 Mei 2026, 14:50 WIB

Swatch x Audemars Piguet Hadirkan 8 Jam Saku dalam Royal Pop Collection

Ditenagai movement hand-wound Sistem51, dial bergaya “Tapisserie,” dan lanyard kulit sulit yang serbaguna.
Seluruh koleksi jam saku Audemars Piguet x Swatch Royal Pop dalam sebuah kotak. (Sumber: Swatch)
Lifestyle14 Mei 2026, 13:50 WIB

Mengenal Hantavirus, Pakar Sebut Bisa Menyebabkan Sindrom Paru-paru

Virus ini berasal dari pegunungan Andes, Amerika Selatan.
Ilustrasi hantavirus.