Yamaha akan Jajal Sistem Baterai Tukar untuk Sepeda Motor Listriknya

Rahmat Jiwandono
Kamis 11 September 2025, 18:57 WIB
Illustrasi motor listrik Yamaha E01. (Sumber: yamaha)

Illustrasi motor listrik Yamaha E01. (Sumber: yamaha)

Techverse.asia - Yamaha berkomitmen untuk bisa menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang berkelindan dengan visi jangka panjang perusahaan terkait dengan program karbon netral, terus ditunjukan lewat pelbagai aksi korporasi.

Perusahaan pada 2023 lalu telah menyelesaikan uji kendara dengan motor listriknya yaitu model E01, yang dilaksanakan di empat kota, yakni DKI Jakarta, Bandung, Bali, dan Medan, kini Yamaha kembali meneruskan proyek studi pasar mengenai kendaraan elektrik dengan model sistem baterai tukar alias swap battery.

Baca Juga: Hyundai Perkenalkan Concept Three di Eropa: Mobil Listrik Berukuran Kompak

Lain dari proyek sebelumnya, di fase ini jenama otomotif Jepang tersebut bakal menggandeng penyedia jasa layanan berbagi tumpangan atau ride sharing untuk melakukan evaluasi mengenai performa motor listrik swap battery yang bakal dioperasikan oleh para mitra driver dalam mendukung mobilitas masyarakat urban, sambil melihat potensi bisnis yang dapat dihasilkan.

Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Satoshi Takagi menyampaikan, sebagai merek global yang sudah lebih dari 50 tahun hadir di Tanah Air, perusahaan terus senantiasa berkomitmen guna bisa memberi solusi mobilitas yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Pun terus melakukan harmonisasi terhadap isu-isu lingkungan atau pun sosial.

"Oleh karena itu, setelah kami sukses dengan uji kendara motor listrik Yamaha E01 yang punya mekanisme fix battery beberapa waktu yang lalu, saat ini kami memasuki fase kedua yakni pengujian kendaraan elektrik dengan memakai model baterai tukar," kata Satoshi dalam keterangan tertulisnya kami lansir, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga: Yamaha X Ride 125 Hadir dengan 3 Warna Anyar, Harganya Rp20 Jutaan

Dengan menggandeng salah satu penyedia jasa layanan ride sharing, lewat proyek tersebut pihaknya bakal melihat bagaimana efektivitas kendaraan elektrik Yamaha dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan serta menakar potensi bisnisnya.

"Ke depannya kami berharap melalui sejumlah studi komprehensif yang telah kami lakukan, Yamaha akan benar-benar bisa menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan terbaik guna menjawab kebutuhan mobilitas serta gaya hidup konsumen di dalam negeri," terangnya.

Lewat skema kerja sama dengan penyedia ride sharing itu, Yamaha pun turut mendorong terciptanya suatu jaringan ekosistem yang dapat memberikan nilai tambah. Pasalnya, mempermudah pengguna kepada akses mobilitas guna menjawab beragam macam kebutuhan serta juga mengatasi permasalahan isu sosial, seperti menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Honda CUV e: Resmi Hadir di Indonesia, Ada Tipe Road Sync Duo

Mengingat model yang digunakan dalam studi kali ini ialah kendaraan elektrik baterai tukar, maka untuk mendukung kelancaran operasional, Yamaha telah bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk menyediakan stasiun tukar baterai mandiri yang telah tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Dengan menyediakan stasiun baterai tukar mandiri ini, kami juga bakal mempelajari ekosistem penanganan baterai motor listrik secara menyeluruh, baik dari hulu maupun hilir," kata dia.

Sebagai tambahan informasi, konsistensi Yamaha dalam menjalankan visi jangka panjang terkait program netral karbon atau carbon neutral telah sukses membuat perusahaan mendapatkan penghargaan dari pemerintah.

Yamaha juga menjadi satu-satunya produsen sepeda motor di Indonesia yang meraih Green Proper Award 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), untuk seluruh fasilitas produksi di Head Office Jakarta dan Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga: MAKA Cavalry: Motor Listrik Debutan dari Startup MAKA Motors

Penghargaan itu menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan (Sustainable Development Goals), yang tidak hanya sekadar mematuhi regulasi, namun juga berhasil melampaui standar pengelolaan lingkungan hidup di industri otomotif.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)