Kemenhub Sebut Arus Mudik Mulai Landai, Kini Mulai Memasuki Arus Balik Lebaran

Rahmat Jiwandono
Jumat 12 April 2024, 20:04 WIB
Ilustrasi pantauan arus mudik Lebaran 2024. (Sumber: kemenhub)

Ilustrasi pantauan arus mudik Lebaran 2024. (Sumber: kemenhub)

Techverse.asia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pengguna angkutan umum pada lebaran tahun ini menurut data yang dihimpun sampai dengan H1 lebaran sebanyak 508.877 orang. Data ini terpantau dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Kemenhub di Jakarta, pada 10 April 2024.

"Pada H1 lebaran lalu arus mudik lebaran mulai melandai, diperkirakan pada Kamis (11/4/2024) kemarin kita sudah mulai memasuki arus balik," ungkap Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati lewat keterangan tertulisnya disadur pada Jumat (12/4/2024).

Adapun jumlah penumpang angkutan umum per moda transportasi pada H1 lebaran sebagai berikut: angkutan jalan sebanyak 109.818 penumpang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 18,75 persen dibanding tahun lalu 92.477 penumpang, dan naik 1,47 persen dibanding pergerakan normal harian.

Baca Juga: Lisa dan Perusahaannya LLOUD Co. Resmi Bermitra dengan RCA Records untuk Rekaman Solo

Lalu angkutan penyeberangan sebanyak 25.666 penumpang. Jumlah ini malah turun 85,07 persen dibandingkan 2023 lalu sebanyak 171.876 penumpang, tapi mengalami kenaikan 3,57 persen dibanding pergerakan normal harian.

Angkutan udara sebanyak 175.906 penumpang yang mana angka ini naik sebesar 3,23 persen kalau dibanding 2023 lalu yakni sebanyak 170.042 penumpang, dan naik 6,42 persen dibanding pergerakan normal harian.

Angkutan laut sebanyak 46.117 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 20,76 persen dibandingkan tahun lalu 38.188 penumpang, dan turun 32,81 persen dibanding pergerakan normal harian.

Baca Juga: Pergerakan Mudik Lebaran 2024 Hampir Tembus 200 Juta Orang, Jateng Destinasi Terbanyak Dituju

Angkutan kereta api sebanyak 151.370 penumpang. Jumlah ini meningkat 11,76 persen dibandingkan 2023 lalu di mana tercatat sebanyak 135.437 orang yang mudik dengan KAI, serta naik 36,54 persen dibanding pergerakan normal harian.

Untuk angkutan pribadi berdasarkan data per H1 lebaran, jumlah mobil yang keluar dan masuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) lewat jalan tol dan arteri tercatat sebanyak 414.547 kendaraan dan 2.072.735 orang.

Jumlah ini naik 18,87 persen dibandingkan periode normal harian pada tahun ini, sedangkan dibandingkan dengan tahun 2023 ada penurunan sebesar 37,79 persen yaitu sebanyak 666.399 kendaraan dan 3.331.955 orang.

Baca Juga: Westlife Akan Kembali ke Yogyakarta Pada 7 Juni 2024

Mobil yang keluar Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga dan arteri sebanyak 264.373 kendaraan dan 1.321.865 orang. Jumlah ini menurun 35,88 persen dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 412.307 kendaraan dan 2.061.535 orang, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 59,26 persen.

Mobil yang masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga dan arteri sebanyak 150.174 kendaraan dan 750.870 orang. Jumlah ini menurun 40,90 persen dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 254.092 kendaraan dan 1.270.460 orang, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 17,82 persen.

Sedangkan pada pergerakan orang yang menggunakan sepeda motor keluar dan masuk Jabodetabek, pada H1 lebaran tercatat sebanyak 588.150 kendaraan dan 1.176.300 orang.

Baca Juga: Tonton Lady Gaga dan Joaquin Phoenix di Trailer Joker: Folie à Deux Pertama

Angka tersebut menurun 29,34 persen dibandingkan dengan jumlah komulatif pergerakan orang dan sepeda motor di tahun 2023 dan turun 3,49 persen dibandingkan dengan periode normal harian. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Motor yang keluar Jabodetabek sebanyak 301.369 kendaraan dan 602.738 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 31,22 persen dibandingkan dengan tahun lalu, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 9,95 persen.

Sementara itu kendaraan sepeda motor yang masuk Jabodetabek sebanyak 286.781 kendaraan dan 573.562 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 27,24 persen dibandingkan dengan tahun lalu, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 14,48 persen.

Baca Juga: Ribuan Konsumen Honda Mengikuti Mudik Bareng ke Yogyakarta dan Semarang

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)