Berwisata Di Musim Hujan, Barang Apa Saja Yang Wajib Dibawa?

Uli Febriarni
Minggu 13 November 2022, 00:10 WIB
berteduh saat hujan / freepik

berteduh saat hujan / freepik

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan bahwa, musim hujan masih akan berlangsung hingga Januari 2023. Namun demikian, mendekati akhir tahun akan banyak dimanfaatkan oleh kita untuk melancong ke beberapa destinasi wisata impian.

Bukan hanya kunjungan bersama perusahaan tempat bekerja, melainkan juga berwisata solo maupun bersama teman-teman nongkrong akan menjadi pilihan dalam menghabiskan tahun. 

Apalagi, bagi yang sudah punya rencana merayakan pergantian tahun di domisili saat ini, maka berwisata sebelum tahun berganti rasanya harus tetap dilakukan. Walaupun masih berlangsung musim hujan!

Musim hujan yang identik dengan kondisi basah dan merepotkan, tidak akan mengganggu keseruan wisata ke objek favorit dan impian. Asalkan kita membawa beberapa benda ini.

Payung Lipat

Jangan pernah melupakan fungsi payung lipat. Milikilah payung lipat yang ringan dan berukuran kecil hingga muat masuk ke dalam tas. Payung berguna saat hujan atau gerimis turun di lokasi wisata, sedangkan posisi kita masih jauh dari area berteduh maupun lahan parkir. Ketika matahari terlalu cerah di lokasi wisata, payung juga tetap berfungsi melindungi kita dari silau dan mengurangi panasnya cahaya matahari yang menyengat

Plastik

Bawalah plastik berukuran kecil, sedang dan besar dalam jumlah cukup. Beserta cadangannya, bila plastik sewaktu-waktu rusak atau ada teman yang meminta. Plastik berguna untuk membungkus benda-benda penting yang berpotensi mudah rusak, bila terkena air hujan. Atau bisa juga menjadi pembungkus pakaian yang kotor terkena percikan air di jalan. 

Suplemen 

Tetap minum suplemen di saat berwisata, utamanya setelah makan atau sebelum tidur. Tujuannya, untuk menjaga stamina selama berada di luar kota. Karena aktivitas saat berwisata, tentunya akan lebih padat ketimbang aktivitas harian kita. Belum lagi, asupan makanan juga akan berbeda ketimbang apa yang kita konsumsi biasanya. Tidak akan seru bukan? jalan-jalan dengan kondisi tubuh tidak fit

Sepatu Atau Sandal Karet

Gunakan sepatu atau sandal berbahan anti air. Bila tak keberatan, gunakan alas kaki berbahan karet. Tujuannya agar kita tidak repot mengganti alas kaki, saat terjadi hujan atau melewati lokasi wisata yang ternyata ada banyak genangan air. Selain bisa merusak alas kaki kesayangan, tampilan alas kaki yang basah dan kotor akan mengurangi keasikan kita berwisata. Sementara itu, bila basah dan kotor terjadi pada alas kaki karet, akan lebih mudah dibersihkan dan dikeringkan

Kaus Kaki

Tidurlah di penginapan atau hotel dengan kaki yang terbungkus kaus kaki. Kaki yang hangat akan menjaga tubuh dalam kehangatan yang juga stabil. Dengan begitu, kita tidak mudah sakit dan selalu fit saat berwisata. Meskipun sedang musim hujan

Obat

Sama pentingnya dengan multivitamin dan suplemen. Bawalah obat yang biasa kita minum bila gejala tertentu muncul. Udara dingin dan lembab selama musim hujan, terkadang menyebutkan sejumlah penyakit muncul tiba-tiba. Tak terkecuali saat berwisata. Bila di tengah jadwal wisata tubuh terasa tidak nyaman, kita bisa segera mengatasinya dengan minum obat dan mengambil sejenak waktu beristirahat. Berwisata tidak akan terganggu lagi, karena obat sudah membantu kita pulih dari sakit.

Oh iya, jangan lupa juga untuk memasang aplikasi yang memberitahu kita mengenai kesiapsiagaan bencana ya. Selain itu, simak berita lokal daerah tempat kita berwisata. Hal itu menjadikan kita lebih waspada dengan kondisi wilayah, serta bisa dengan mudah memikirkan alternatif lokasi wisata. Sekira ada bencana terjadi di destinasi tujuan utama.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)