4 Tips Cegah DBD Saat Musim Pancaroba: Lakukan Vaksin

Rahmat Jiwandono
Rabu 09 November 2022, 11:41 WIB
Ilustrasi nyamuk/freepik

Ilustrasi nyamuk/freepik

Techverse.asia - Musim pancaroba yang menjadi masa peralihan dari musim penghujan ke kemarau dan sebaliknya. Ini ditandai dengan cuaca tidak stabil dan cenderung ekstrim.

Kondisi tersebut membuat kelembapan suhu udara sangat tinggi, sehingga menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus Dengue yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Baca Juga: Mau Tahu Cara Jaga Imunitas? Tahan Diri Sewaktu Konsumsi 5 Makanan Ini

Nyamuk yang memiliki kebiasaan berbeda dibandingkan nyamuk lainnya ini lebih aktif pada pagi hingga sore hari dan bersarang di pohon, tanaman, dan air bersih. Dengan penyakit yang ditimbulkan oleh pergantian musim itu, masyarakat diminta mewaspadai penyakit demam berdarah. Pasalnya, DBD sangat berbahaya bagi manusia apabila tidak segera dilakukan perawatan.

Karena itu, sebelum terkena penyakit DBD, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Pencegahan dapat dilakukan dengan 3M Plus, selain mencegah DBD 3M Plus juga dapat mencegah pengembangbiakan nyamuk.

Berikut tips serta langkah yang harus dilakukan untuk mencegah DBD di musim pancaroba

1. Menerapkan Program 3M

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menerapkan program 3M, yaitu menguras, menutup, serta mendaur ulang. Genangan air merupakan tempat bagi nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

Nyamuk betina pertama-tama akan bertelur pada dinding bak yang terisi air, larva nyamuk yang menetas dari telur kemudian akan mendapat makanan dari mikroorganisme di sekitarnya. Seiring waktu, larva nyamuk akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Keseluruhan siklus ini berlangsung selama 8 sampai 10 hari dalam suhu ruang.

Maka dari itu, menguras, menutup dan mendaur ulang wadah-wadah yang sudah usang dan tidak terpakai agar tidak jadi tempat genangan air setidaknya dua kali seminggu menjadi langkah pencegahan demam berdarah di rumah. Dengan begitu, kebiasaan ini dapat membasmi nyamuk Aedes Aegypti serta memutus rantai penularan demam berdarah.

2. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Baca Juga: Musim Hujan Seperti Sekarang, Begini Cara Rawat Kamera Supaya Aman Dari Jamur

Langkah terpenting lainnya yang perlu dilakukan sebagai pencegahan DBD adalah meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, risiko Anda terkena penyakit pun dapat dikurangi. Anda dapat melindungi daya tahan tubuh dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat.

Mencegah demam berdarah dengan cara banyak mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat dapat meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Aturlah menu makanan yang kaya akan vitamin dan mineral seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta daging. Berolahraga juga cara terbaik menjaga kesehatan tubuh guna
mencegah demam berdarah. 

3. Pasang Kasa dan Kelambu Nyamuk

Memasang kasa pada setiap lubang ventilasi dan jendela di rumah juga bisa menjadi langkah pencegahan lainnya agar nyamuk DBD tidak masuk ke dalam rumah. Pencegahan demam berdarah juga perlu dilakukan dengan memasang kelambu di kamar tidur. 

4. Lakukan Vaksin DBD

Memperoleh vaksin dengue setelah berkonsultasi dengan dokter di klinik atau rumah sakit terdekat menjadi langkah lainnya yang bisa dilakukan. Vaksin dengue yang sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI diberikan sebanyak tiga kali dengan jarak antar pemberian dosis per 6 bulan.

Seperti diketahui, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan vaksin dengue sebagai cara pencegahan demam berdarah sudah dapat diberikan pada orang-orang yang berusia 9 sampai 45 tahun. Berdasarkan penelitian, vaksin dengue akan paling manjur jika mulai diberikan pada anak berusia 9 sampai 16 tahun.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik Kalcer Stylish Pilihan Anak Muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era Baru Audio Open-Ear dengan Pengurangan Kebisingan.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud Nirkabel Hybrid NC Premium untuk Pengalaman Sehari-hari yang Lebih Baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)