Techverse.asia - Rumor mengenai Apple akan membuat ponsel lipat yang dinamai iPhone Fold pada tahun ini sepertinya akan menjadi realita. Sebab, pada Selasa (7/4/2026) kemarin, beredar cetakan atau mold yang diduga adalah iPhone Fold bersamaan dengan iPhone 18 Pro serta Pro Max.
Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G Dijual Mulai dari Rp7 Jutaan di Indonesia
Gambar-gambar tersebut sesuai dengan rumor tentang desain ketiga perangkat itu. Unit dummy iPhone dimaksudkan untuk menggantikan perangkat asli untuk tujuan pengujian, khususnya bagi produsen aksesori, yang berupaya memproduksi massal barang-barang seperti casing sebelum pengumuman perangkat baru, yang membutuhkan tingkat akurasi yang relatif tinggi.
Pertama, iPhone lipat tampaknya tidak memiliki desain unibody seperti model iPhone 18 Pro, tanpa jendela untuk sisipan kaca guna memfasilitasi pengisian daya nirkabel. Tanpa pemisahan antara bagian belakang dan bagian atas kamera, ini menunjukkan bahwa seluruh bagian belakang perangkat mungkin terbuat dari kaca seperti iPhone Air.
Kedua, bagian atas kameranya tidak membentang selebar perangkat seperti iPhone Air, berhenti sekitar tiga perempat bagian belakang perangkat.
Baca Juga: Apple Hadirkan iPhone 17e yang Ditenagai A19, Kini Didukung MagSafe
Ponsel lipat ini diperkirakan akan memiliki layar dalam 7,8 inci dengan rasio aspek 4:3 ala iPad, layar luar 5,5 inci, bingkai titanium ultra-thin 4,5 milimeter (mm), layar kelas atas dengan lipatan yang lebih sedikit, Touch ID, dan harga mulai sekitar US$2.000.
Selain itu, menurut pembocor informasi di Weibo, Instant Digital, Apple akan menawarkan kapasitas penyimpanan iPhone Fold dalam tiga tingkatan berikut: 256GB seharga US$2.320, 512GB seharga US$2.610, dan 1TB seharga US$2.900.
Sebagai perbandingan, saat ini Apple menawarkan iPhone 17 Pro dalam tiga pilihan penyimpanan yang sama – 256GB, 512GB, dan 1TB – dengan iPhone 17 Pro Max ditawarkan dalam pilihan penyimpanan keempat 2TB seharga US$2.000.
Lebih jauh lagi, ponsel lipat yang akan diluncurkan oleh Apple September ini akan beroperasi seperti perpaduan antara iPhone dan iPad, menurut laporan Bloomberg. Saat perangkat dibuka, antarmuka pengguna (UI) akan memiliki tata letak seperti iPad yang mendukung multitasking dengan dua aplikasi berdampingan.
Baca Juga: Apple Business: Platform All-in-One Baru untuk Bisnis dari Semua Ukuran
Hingga saat ini, belum ada iPhone yang mendukung menjalankan beberapa aplikasi di layar secara bersamaan, selain fitur mode picture-in-picture sederhana. Banyak aplikasi akan menampilkan sidebar di sebelah kiri layar, dan pengembang akan diberikan alat untuk mengadaptasi aplikasi yang sudah ada untuk antarmuka baru.
Antarmuka iPad masuk akal karena iPhone Fold merupakan semacam hibrida iPhone dan iPad. Saat tertutup, akan menyerupai iPhone bergaya slab tradisional, tetapi saat terbuka, ukurannya akan lebih mendekati iPad mini.
Alih-alih desain yang tinggi, Apple menggunakan desain yang lebih lebar daripada para pesaingnya, dan diperkirakan memiliki rasio aspek 4:3. Layar yang lebih lebar akan membuat iPhone Fold lebih berguna untuk aplikasi berdampingan, menonton video, dan tugas serupa yang biasa dilakukan orang dengan iPad. Saat iPhone Fold ditutup, layar luar akan terlihat seperti iPhone standar.
Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Google Pixel Fold: Gunakan Chip Tensor G2
Layar tersebut akan menampilkan aplikasi dan memiliki kamera depan berlubang untuk swafoto, tetapi tidak ada dukungan Face ID. Sebagai gantinya, Apple menggunakan sensor sidik jari yang terintegrasi di tombol daya. Area kamera tetap akan mendukung fitur Dynamic Island untuk Live Activity dan notifikasi yang relevan meskipun tidak ada sistem TrueDepth.
Apple memang menguji kamera yang berada di bawah layar bagian dalam, tetapi menghasilkan gambar yang buruk dibandingkan dengan versi berlubang, jadi Apple memilih kamera yang terlihat. Area belakang akan memiliki kamera ganda, tetapi tidak ada sistem kamera tiga lensa karena keterbatasan ruang.