Digital Edge Mau Bangun Pusat Data Terbesar di Bekasi

Rahmat Jiwandono
Selasa 07 April 2026, 18:45 WIB
Rencana pembangunan Digital Edge AI-Ready CGK Campus di Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: istimewa)

Rencana pembangunan Digital Edge AI-Ready CGK Campus di Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Digital Edge telah mengumumkan keberhasilan penutupan pinjaman hijau senilai US$665 juta atau setara dengan Rp11,346 triliun. Pinjaman ini rencananya akan mendukung pengembangan fase pertama Kampus CGK 500MW di kawasan industri GIIC di Bekasi – sebuah investasi multi-fase senilai US$4,5 miliar atau sekitar Rp76,78 triliun dan salah satu kampus pusat data hyperscale siap AI terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Climate Tech Hijau Raih Pendanaan dari ClimeCapital, Lewat SEACEF II

Terstruktur di bawah kerangka pembiayaan hijau Digital Edge, transaksi ini menandai pinjaman hijau terbesar yang pernah diperoleh untuk proyek pusat data di Indonesia dan secara langsung mendukung ambisi perusahaan untuk mencapai netralitas karbon pada 2030, memperkuat kepemimpinannya dalam menghadirkan infrastruktur digital berkelanjutan, generasi berikutnya yang berpusat pada AI dan hyperscale di kawasan Asia Pasifik.

Dirancang khusus untuk mendukung beban kerja kecerdasan buatan (AI) dan data intensif dengan kinerja yang tangguh dan hemat energi, kampus CGK yang diklaim telah dirancang secara berkelanjutan untuk menargetkan PUE (efektivitas penggunaan daya) tahunan terdepan di pasar sebesar 1,25, mencapai sertifikasi LEED, menggabungkan sistem air daur ulang, dan mengintegrasikan energi terbarukan untuk mengurangi intensitas karbon secara keseluruhan.

Pembiayaan pinjaman hijau ini dipimpin oleh BNP Paribas, Clifford Capital, Crédit Agricole CIB, DBS, Mizuho, ​​OCBC, PT Bank Central Asia Tbk, dan SMBC sebagai Mandated Lead Arrangers, dengan masing-masing lembaga berkomitmen untuk memajukan investasi infrastruktur yang bertanggung jawab sejalan dengan ambisi dekarbonisasi Indonesia yang lebih luas. Crédit Agricole CIB, DBS, dan PT Bank Central Asia Tbk juga bertindak sebagai Koordinator Fasilitas Hijau.

Baca Juga: Scolla Education x Kemenag DIY Dorong Transformasi Digital di Tingkat Madrasah

“Mulai dari memberdayakan bisnis dengan infrastruktur digital berkinerja tinggi dan siap AI hingga memajukan solusi inovatif yang mengurangi dampak lingkungan, pembiayaan ini menggarisbawahi kepemimpinan Digital Edge dalam infrastruktur digital berkelanjutan.”

“Hal ini telah dicapai dengan dukungan kuat dari mitra pemberi pinjaman yang sudah ada dan yang baru yang berbagi komitmen kami terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab,” kata Jonathan Walbridge selaku Chief Financial Officer Digital Edge.

Di mana kinerja bertemu dengan keberlanjutan, Digital Edge mendorong transformasi digital Asia Pasifik dengan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan. Berkantor pusat di Singapura dan didukung oleh Stonepeak, perusahaan ini menyediakan solusi pusat data dan fiber berkinerja tinggi untuk perusahaan hyperscaler dan perusahaan besar di sembilan negara di Asia Pasifik.

Baca Juga: Supermom Dapat Pendanaan Seri B, Bakal Investasi di AI dan Ekspansi Internasional

Dengan daya IT terjamin sebesar 1,8 GW, Digital Edge memberdayakan bisnis untuk berkembang pesat dan bertanggung jawab di masa depan yang terhubung dan hemat energi.

Digital Edge adalah platform infrastruktur data center terkemuka di Asia Pasifik yang didirikan pada 2020 oleh Samuel Lee (CEO) dan mantan eksekutif dari Equinix. Perusahaan rintisan ini berfokus pada pembangunan dan pengoperasian data center yang hemat energi dan canggih untuk melayani kebutuhan cloud, AI, dan perusahaan besar di seluruh wilayah.

Sampai awal tahun 2025, Digital Edge telah mengumpulkan modal yang lumayan besar guna mendukung upaya ekspansi agresifnya. Adapun jumlah dana yang telah dikumpulkan saat itu mencapai US$3,2 miliar. Pada Januari 2025, mereka telah mengumumkan penggalangan dana senilai US$1,6 miliar lewat kombinasi ekuitas serta pembiayaan utang.

Hingga kini Digital Edge beroperasi di pasar-pasar utama yaitu Jepang, Filipina, Indonesia, India, Malaysia dan Korea Selatan. Layanan inti yang mereka jual adalah Colocation, konektivitas Cross Link dan Cross Connect, hingga solusi pusat yang didukung oleh kecerdasan buatan.

Baca Juga: Startup Cleantech SUN Energy, Raih Pendanaan Hijau Rp500 Miliar dari PermataBank

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel24 Juli 2026, 20:45 WIB

Hobi Jajan? Coba Kunjungi Enam Destinasi Kuliner Unik di Asia Tenggara

Di destinasi-destinasi tersebut kamu bisa merasakan kuliner tradisional.
Daerah Udon Thani, Tailan. (Sumber: Shutterstock)
Techno24 Juli 2026, 14:32 WIB

Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite

Galaxy Watch 9: Kesehatan Sehari-hari dengan Kenyamanan Sepanjang Hari dan Baterai Tahan Lama.
Samsung Galaxy Watch 9. (Sumber: null)
Automotive24 Juli 2026, 14:29 WIB

KIA Niro 2027 akan Mengandalkan Sistem Hybrid dengan Teknologi Anyar

Mobil bertenaga hibrida ini tersedia dalam tiga varian.
KIA Niro. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 13:11 WIB

Spotify Tambahkan Fitur Chatbot di Aplikasinya, Cuma Bisa Diakses Pelanggan Premium

Fitur Talk to Spotify memungkinkan pengguna membuat daftar putar dan mempelajari lagu dengan perintah suara.
Fitur Talk to Spotify. (Sumber: Spotify)
Lifestyle24 Juli 2026, 12:05 WIB

Perempuan Perlu Atur Stres Supaya Terhindar dari Autoimun

Tantangan dalam penanganan autoimun terdapat pada proses pengobatan dan pemahaman pasien terhadap penyakitnya.
ilustrasi autoimun. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 11:38 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Punya Kamera Ultrawide yang Lebih Tajam dan Baterai Jumbo

Ultra kini menjadi model unggulan dalam jajaran Z Fold yang terdiri dari dua model baru.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. (Sumber: Samsung)
Startup24 Juli 2026, 09:57 WIB

Ekspansi 1.300 Gerai, Kopi Kenangan Gandeng Privy untuk Digital Trust

Digital trust kini menjadi infrastruktur penting bagi industri ritel dan F&B, bukan sekadar alat tanda tangan elektronik.
Kopi Kenangan x Privy. (Sumber: ist)
Techno24 Juli 2026, 09:55 WIB

Polytron Audivo PHS 5B Hadirkan Audio Kelas Studio di Atas Meja Kerja

Menghidupkan suasana hiburan dan sesi kerja panjang sepanjang hari.
Polytron Audivo PHS 5B. (Sumber: Polytron)
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung membawa ekosistem Galaxy ke kacamata sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)