Techverse.asia - Dalam rangka memperingati 100 tahun Leica, perusahaan ini bermitra dengan Xiaomi untuk menghadirkan warisan dan filosofi desain ikoniknya ke perangkat seluler mutakhir. Kolaborasi pertama di industri ini menempatkan pendekatan pengambilan gambar klasik Leica sebagai inti perangkat, menggabungkan keahlian selama satu abad dengan teknologi modern.
Leica Leitzphone yang didukung oleh Xiaomi memiliki bodi paduan aluminium yang tahan lama dengan lapisan nikel anodisasi, mencerminkan warisan Leica dalam setiap detailnya.
Baca Juga: Tablet iPad Air Diperbarui dengan Cip M4, Segini Harganya
Yang menarik, Leica Leitzphone yang didukung oleh Xiaomi memiliki fitur Leica Camera Ring yang inovatif, sebuah tombol fisik dengan lapisan bertekstur yang membuatnya terasa seperti kamera zoom sungguhan di tangan. Smartphone ini juga memperkenalkan mode Leica Essential, yang menciptakan kembali kualitas gambar dan gaya fotografi kamera Leica ikonik, termasuk Leica M9 dan Leica M3 (dengan film Monopan 50).
Leica Leitzphone yang didukung oleh Xiaomi hadir dalam warna hitam dan penyimpanan internal sebesar 1TB. Harga ritel yang disarankan mulai dari 2000 Euro atau setara dengan Rp39,5 juta.
Dari segi desain, Leica kembali menggunakan warna bodi satu nada, yang terlihat lebih "Leica" sebagai kamera. Ia memiliki sensor kamera satu inci, seperti Leitzphone pertama Xiaomi. Ia juga memiliki tombol putar mekanis fisik di sekitar unit kamera untuk mengontrol pengaturan seperti zoom, eksposur, dan kecepatan rana.
Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra Hadir di China, Begini Spek Lengkap dan Harganya
Antarmuka kameranya juga dirancang oleh Leica. Dirancang supaya seintuitif mungkin, dengan mode Esensial di aplikasi kamera yang menghilangkan semua mode dan label, menampilkan apa pun yang ingin dipotret. Pun dapat beralih antara mode pemotretan monokrom dan filter Leica yang lebih familiar, tajam, dan kontras.

Selain itu, tidak ada perubahan antarmuka atau user interface (UI) yang menonjol. Hanya saja, UI pada Leitzphone ini telah disesuaikan dengan Leica menawarkan pencitraan yang berfokus pada kinerja dan artistik yang intuitif dan menyenangkan bagi fotografer amatir maupun profesional berpengalaman.
Sebelumnya pada akhir tahun kemarin, jenama teknologi asal Tiongkok tersebut juga telah meluncurkan Xiaomi 17 Ultra by Leica, namun hanya tersedia untuk pasar domestik saja. Ia merupakan perwujudan dari model kolaborasi strategis, yang menyatukan konsep, desain, dan teknologi melalui kolaborasi mendalam dari ujung ke ujung.
Baca Juga: Leica Q3 Monochrom: Kamera Hitam Putih Terbaru Seharga Rp130 Jutaan
Xiaomi 17 Ultra by Leica dirancang dengan keterlibatan langsung dari tim Leica asli, dan terinspirasi oleh kamera seri M Leica klasik. Panel belakangnya menampilkan desain dua warna, di mana kulit bertekstur melengkapi lapisan matte.
Bingkai tengah yang diukir dengan teliti, bertuliskan "Leica Camera Germany," memberikan cengkeraman anti-selip yang luar biasa. Untuk pertama kalinya, lencana titik merah Leica yang bergengsi menghiasi bodi, mewujudkan desain pencitraan paling ikonik serta menegaskan kehebatan pencitraannya.
Ring kamera Leica eksklusif mewarisi logika operasional klasik kamera dan menghadirkan kembali bentuk baru untuk smartphone, dengan 20 bantalan bola berkekuatan tinggi yang tertanam di dalamnya, menambahkan sentuhan taktil yang sangat halus.
Semua ini mendorong interaksi yang mendalam dan intuitif pada fokus, memungkinkan pengambilan setiap momen luar biasa dalam keadaan aliran kreatif. Sensor perpindahan optik internal mendeteksi pergerakan sekecil 0,03 milimeter (mm), memungkinkan penyesuaian fokus yang tepat dengan ring.
Baca Juga: Xiaomi 17 Resmi Dirilis, Ditenagai Prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5