Techverse.asia - Samsung baru-baru ini mengumumkan peluncuran global Samsung Color E-Paper 13 inci (model EM13DX), memperluas jajaran Color E-Paper-nya dengan layar pertama di dunia yang dirancang dengan casing bio-resin yang berasal dari fitoplankton.
Layar setipis kertas ini menggunakan teknologi tinta digital canggih dan konsumsi daya ultra-low untuk menawarkan alternatif praktis bagi bisnis dibandingkan papan reklame cetak tradisional.
Sebagai model terkecil dalam jajaran produknya, Samsung Color E-Paper 13 inci yang baru menawarkan opsi layar ringkas untuk rak, meja, dan pintu di mana papan reklame kertas tradisional masih banyak digunakan. Mirip dengan ukuran kertas A4, layar ini menghadirkan resolusi 1.600 x 1.200 dalam rasio aspek 4:3.
Baca Juga: Spek Lengkap dan Harga Redmi Note 15 Pro Plus 5G di Indonesia
Dengan baterai isi ulang terintegrasi, dukungan USB Type-C, dan opsi pemasangan yang fleksibel, layar ini dapat digunakan tanpa kabel daya permanen. Desainnya yang sangat tipis dengan ketebalan 17,9 milimeter (mm) hanya berbobot 0,9 kilogram (kg) dengan baterai, sehingga mudah dipasang dan diposisikan ulang di berbagai tempat seiring perubahan kampanye.
Algoritma pencitraan warna canggih Samsung meningkatkan akurasi warna dan keterbacaan untuk menghasilkan tampilan dan nuansa seperti kertas. Dengan menghaluskan gradasi dan menyempurnakan kontur, algoritma ini menghasilkan visual yang hidup yang menyerupai poster tradisional dan tampilan titik penjualan, membantu bisnis beralih secara alami dari materi cetak ke signage digital.
Samsung Color E-Paper 13 inci tersebut sudah mendukung kontrol konten sederhana untuk pengoperasian lokal dan jarak jauh. Aplikasi Samsung E-Paper, yang tersedia di Android dan iOS, memungkinkan staf untuk memperbarui dan mengelola konten lokal langsung dari perangkat pribadi, tanpa memerlukan remote control tambahan.
Baca Juga: Samsung Galaxy Book 6 Series Hadirkan 3 Laptop Sekaligus, Gimana Speknya?
Layar ini juga kompatibel dengan Samsung VXT, pelantar manajemen konten dan perangkat jarak jauh berbasis komputasi awan alias cloud yang memungkinkan tim untuk mengelola pengaturan perangkat keras dari jarak jauh, memecahkan masalah, serta membuat dan menyebarkan konten dengan pelatihan minimal.
Untuk Color E-Paper, Samsung VXT menyertakan fitur khusus untuk mengoptimalkan visibilitas konten, serta fungsi pratinjau yang memungkinkan tim untuk memeriksa akurasi warna sebelum penyebaran.
Color E-Paper 13 inci adalah layar komersial pertama di dunia yang menggunakan bio-resin yang berasal dari fitoplankton pada wadahnya. Casing layar telah diverifikasi secara independen oleh organisasi sertifikasi keselamatan dan keberlanjutan global UL, yang terdiri dari 45 persen plastik daur ulang dan 10 persen bio-resin berbasis fitoplankton.
Inovasi material ini dikembangkan sebagai alternatif untuk plastik berbasis minyak bumi konvensional, yang dapat mengurangi emisi karbon dalam proses manufaktur lebih dari 40 persen. Keberlanjutan dipertimbangkan dengan cermat di setiap bagian layar, mulai dari wadah hingga kemasannya.
Baca Juga: TCL Note A1 NXTPAPER: E-Note Bertenaga AI dengan Layar Mirip Kertas
Seluruh kemasan, termasuk kotak, bantalan, dan kotak aksesori, terbuat dari 100 persen kertas. Pengoperasian sehari-hari dirancang agar sama efisiennya. Layar mempertahankan gambar statis pada daya nol watt, mengurangi penggunaan energi yang tidak perlu tanpa mengorbankan keandalan.
Saat konten diperbarui, penggunaan energi secara keseluruhan tetap jauh lebih rendah daripada papan reklame digital konvensional, yang membantu menurunkan biaya operasional dari waktu ke waktu.
Bersamaan dengan layar 13 inci yang baru, Samsung akan meluncurkan model 20 inci untuk pertama kalinya di ISE 2026, pameran teknologi audiovisual dan integrasi sistem yang terkenal di dunia yang diadakan di Barcelona dari tanggal 3-6 Februari.
Dengan perluasan lini Color E-Paper di luar penawaran model 32 inci yang ada, portofolio Color E-Paper semakin dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis.
Baca Juga: Samsung Galaxy Tab A11 Plus Meluncur di Indonesia, Ini Harga dan Speknya