Garmin Approach R50: Portable Launch Monitor dan Simulator Golf Premium

Rahmat Jiwandono
Kamis 27 Februari 2025, 19:49 WIB
Garmin Approach R50. (Sumber: Garmin)

Garmin Approach R50. (Sumber: Garmin)

Techverse.asia - Garmin Indonesia pada bulan kemarin merilis portable launch monitor serta simulator golf premium, Approach R50. Produk ini memungkinkan para pegolf untuk merasakan kemewahan di lapangan, di rumah, atau bahkan di driving range mana saja. Approach R50 punya layar sentuh berwarna selebar 10 inci, masa pakai baterai sampai empat jam, dan porta USB-C serta HDMI.

Dengan memakai tiga kamera yang berbeda, launch monitor tersebut mampu melacak lebih dari 15 metrik bola dan club, mencakup laju putaran serta sumbu putaran yang terukur. Approach R50 juga mampu memberi analisis yang presisi untuk setiap stik golf - mulai dari driver hingga putter - sekaligus memberikan video rekaman benturan bola dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Garmin Indonesia Meluncurkan Most Valuable Portable Golf Launch Monitor, Garmin Approach R10

"Sehingga para golfer dapat melihat dari jarak dekat setiap pukulan mereka," ungkap Regional Director of Garmin Southeast Asia Sky Chen.

Dengan menggunakan teknologi Garmin, ujarnya, dan sistem tiga kamera berkecepatan tinggi, Approach R50 dapat menyediakan metrik serta analitik terkini bagi para pegolf dari segala handicap. Baik saat memantau metrik pukulan yang spesifik, melihat bagaimana dan di mana bola terarah dari stik golf milikmu, atau cuma sekadar ingin bermain satu putaran di rumah kala hujan.

Saat turun hujan, kerap membuat jadwal tee mundur, tapi dengan Garmin Approach R50 ini dan pengaturan dalam ruangan, pegolf enggak perlu lagi libur bermain meski cuaca di luar sedang buruk. Mainkan satu round penuh secara virtual - mulai dari drive sampai putt - di lebih dari 43 ribu lapangan di seluruh dunia.

"Lewat simulator Home Tee Hero yang sudah disempurnakan, pegolf dapat memainkan ronde virtual hingga empat pemain serta berpartisipasi dalam turnamen mingguan dengan skor yang bisa diunggah di papan peringkat global, semuanya bisa terlihat di Approach R50," katanya.

Baca Juga: Garmin Descent G2: Smartwatch Khusus Para Penyelam

Guna mendapat pengalaman simulator yang optimal, alat ini bisa dengan mudah dihubungkan ke monitor eksternal atau proyektor via kabel HDMI, jadi penggunanya dapat mengubah ruangan di rumah menjadi lapangan virtual favorit.

Dengan konektivitas Wifi, pegolf juga bisa menggunakan simulator pihak ketiga di mana pun selama koneksi tersedia. Selain itu, mereka juga dapat bermain di simulator pihak ketiga seperti GSPro, E6 Connect serta Awesome Golf, yang semuanya kompatibel dengan Approach G50.

Pemainnya pun bisa merasakan pengalaman virtual round dengan Home Tee Hero dan memilih untuk melihat data monitor peluncuran atau video impact di Approach R50. Atau buat pemain golf yang mau menyederhanakan pengaturan mereka, produk tersebut bisa berguna sebagai simulator dengan sendirinya.

Baca Juga: Adidas Adizero ZG: Sepatu Khusus Pegolf yang Sangat Ringan Dipakai

Pegolf yang ingin meningkatkan kemampuannya di sela-sela ronde atau selama off season bisa memanfaatkan fitur mode latihan pada Approach R50, yang merekam sesi latihan dan menyimpan statistik untuk setiap club, sehingga pemain bisa melihat dan memahami peningkatannya dari waktu ke waktu.

Video benturan bola berkecepatan tinggi memberikan feedback dalam bentuk visual langsung pada setiap pukulan, sehingga siapa pun, mulai dari tingkat pemula hingga profesional, dapat menganalisis ayunan dan memperbaiki kelemahan dalam permainan mereka.

Approach R50 ditawarkan Garmin di Indonesia seharga Rp88,999 juta dan sudah bisa untuk dibeli di beberapa Garmin Brand Store Offline yang terletak di Pondok Indah Mall, Grand Indonesia, Kota Kasablanka, hingga Topgolf Premier SCBD Jakarta.

Baca Juga: Eero Mengumumkan 2 Router Mesh Wi-Fi 7 Barunya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)