Lagi, Microsoft Memberhentikan 650 Karyawan Xbox

Rahmat Jiwandono
Jumat 13 September 2024, 16:08 WIB
Ilustrasi karyawan yang terdampak PHK (Sumber: freepik)

Ilustrasi karyawan yang terdampak PHK (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Microsoft memberhentikan sekitar 650 karyawan di divisi gimnya hari ini. Pemangkasan terbaru ini terjadi beberapa bulan setelah Microsoft memberhentikan 1.900 karyawan Activision Blizzard dan Xbox, dan setelah penutupan beberapa studio gim termasuk pengembang Redfall Arkane Austin dan Tango Gameworks.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Itel A80 yang Rilis di Indonesia, Dilengkapi Ring Light

Kepala Xbox Phil Spencer mengumumkan bahwa Pemutusan Hubungan Karyawan (PHK) kepada karyawan dalam memo internal pagi ini. PHK tersebut terkait dengan kesepakatan Activision Blizzard, dan Spencer menjelaskan dalam emailnya bahwa tidak ada gim, perangkat, atau pengalaman yang dibatalkan dan tidak ada studio yang ditutup sebagai bagian dari PHK tersebut.

"Sebagai bagian dari penyelarasan struktur tim pascaakuisisi dan pengelolaan bisnis kami, kami telah membuat keputusan untuk menghilangkan sekitar 650 peran di Microsoft Gaming - sebagian besar fungsi korporat dan pendukung - untuk mengatur bisnis kami demi kesuksesan jangka panjang," katanya dalam keterangan resminya dilihat Techverse.asia, Jumat (13/9/2024).

Sebelumnya pada awal tahun ini, setelah menyelesaikan akuisisi perusahaan pembuat dan pengembang gim Activision Blizzard senilai US$68,7 miliar atau setara dengan Rp1 kuadriliun, Microsoft resmi memberhentikan sebanyak 1.900 karyawan di divisi gimnya.

Baca Juga: Microsoft Tinggalkan Kursi Pengawas di Jajaran Direksi OpenAI

Meskipun Microsoft sebagian besar memberlakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Activision Blizzard, beberapa karyawan Xbox dan ZeniMax juga akan terkena dampak pemotongan tersebut.

PHK di Activision Blizzard tersebut mencakup sekitar delapan persen dari keseluruhan divisi Microsoft Gaming yang memiliki total sekitar 22 ribu karyawan. Selain itu, Presiden Activision Blizzard Mike Ybarra pun telah memutuskan untuk keluar dari perusahaan.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang terkena dampak (PHK) ini atas kontribusi berarti mereka terhadap tim mereka, Blizzard, dan kehidupan para pemain. Ini adalah hari yang sangat berat dan energi serta dukungan saya akan terfokus pada semua individu luar biasa yang terkena dampaknya - ini sama sekali bukan cerminan atas kerja luar biasa Anda,” kata Ybarra.

Baca Juga: Samsung Electronics Berencana Memecat 30% Karyawan dari Berbagai Divisi

Menurut memo internal dari CEO Microsoft Gaming Phil Spencer, PHK tersebut merupakan bagian dari rencana eksekusi dengan struktur biaya berkelanjutan yang mengidentifikasi area yang tumpang tindih setelah akuisisi Activision Blizzard.

“Kami akan memberikan dukungan penuh kepada mereka yang terkena dampak PHK selama masa transisi, termasuk tunjangan pesangon yang diinformasikan oleh UU ketenagakerjaan setempat,” bunyi memo Spencer.

“Mereka yang perannya akan terkena dampak akan diberitahu, dan kami meminta mereka untuk memperlakukan kolega Anda yang akan berangkat dengan rasa hormat dan kasih sayang yang sejalan dengan nilai-nilai kami,” lanjut bunyi memo tersebut.

Baca Juga: Uni Eropa Izinkan Microsoft Membeli Perusahaan Activision Blizzard, Nilai Transaksi Mencapai Seribu Triliun Rupiah

Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini juga berencana untuk menunjuk Presiden Activision Blizzard yang baru pada minggu ini. Sementara itu, Allen Adham selaku Chief Design Officer (CDO) Activision Blizzard, juga memutuskan meninggalkan perusahaan.

Seperti diketahui, Microsoft menyelesaikan akuisisi Activision Blizzard, pembuat video gim populer seperti Call of Duty dan World of Warcraft, setelah pengawasan ketat dari regulator di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

PHK ini dilakukan di tengah serangkaian pemangkasan jumlah karyawan lainnya di industri gim dan teknologi. Hanya dalam beberapa minggu, pada awal tahun ini telah terbukti brutal bagi industri gim.

Baca Juga: Gelombang PHK Melanda Indonesia, Pakar: Produk Impor Ilegal dan Daya Beli Menurun

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)