Instagram Memperluas Fitur Anti-Perundungan dan Pelecehan untuk Pengguna

Rahmat Jiwandono
Jumat 31 Mei 2024, 16:25 WIB
Fungsi Restrict memberi kontrol lebih besar terhadap siapa yang boleh berbicara. (Sumber: Instagram)

Fungsi Restrict memberi kontrol lebih besar terhadap siapa yang boleh berbicara. (Sumber: Instagram)

Techverse.asia - Instagram memperluas fitur Limits atau batas, kontrol keamanan yang dapat digunakan pengguna untuk menyembunyikan Direct Message (DM) dan komentar dari akun yang mungkin melakukan pelecehan atau perundungan. Ini adalah alat yang sejatinya diutamakan buat remaja yang memungkinkan mereka membatasi interaksi yang tak diinginkan dengan orang lain.

Begitu fitur ini diaktifkan, maka pengguna hanya dapat melihat komentar, pesan, balasan cerita, tag, dan sebutan dari grup Close Friends mereka, dan interaksi dari akun lain akan dibungkam.

Meskipun Instagram pertama kali menerapkan batasan untuk membantu pembuat konten menangani tindak pelecehan, namun kini siapa saja dapat menggunakan fitur Limits kalau mereka menghadapi pesan dan komentar yang tidak diinginkan dari para penindas dan pelaku kejahatan lainnya di media sosial.

Baca Juga: Tidak Perlu 2 Kali Posting, Meta Mulai Menguji Cross-Posting dari Instagram ke Threads

Hal itu dapat memberikan cara untuk meredam kebisingan yang masuk tanpa memutuskan hubungan orang-orang dengan komunitas yang mendukungnya.

Saat membatasi interaksi dari semua orang kecuali Close Friends, pengguna hanya akan melihat DM, tag, dan sebutan (mention) dari orang-orang di daftar mereka. Pengguna yang tidak ada dalam daftar Close Friends masih dapat berinteraksi dengan postinganmu, tetapi kamu tidak akan melihat pembaruan ini.

Akun-akun ini juga tidak akan mengetahui bahwa kamu telah menyembunyikan kontennya. Kamu juga dapat memilih untuk melihat atau mengabaikan komentar dan DM terbatas. Alternatifnya, pengguna dapat membatasi interaksi dengan pengikut terkini – akun yang mulai mengikuti mereka dalam seminggu terakhir atau akun yang tidak mereka ikuti.

Baca Juga: Meta Menghadirkan Saluran Siaran Instagram ke Facebook dan Messenger

Pengguna pun dapat mengaktifkan Limits dengan mengetuk profil mereka, kemudian memilih menu hamburger di sudut kanan atas layar, dan memilih interaksi terbatas. Dari sana, pengguna dapat mengaktifkan batasan untuk akun yang tidak mengikuti mereka, pengikut terbaru, atau semua orang kecuali daftar Close Friends.

Perusahaan milik Meta ini sebelumnya memperkenalkan pembatasan komentar sebagai fitur anti-intimidasi yang berfokus pada kreator pada 2021 dengan tujuan mencegah banjir pelecehan mendadak yang dialami oleh beberapa pemain sepak bola Inggris. Para pemain tersebut termasuk Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho yang dilecehkan secara online menyusul kekalahan tim nasional Inggris dari Italia di final Euro 2020.

Apabila ada orang yang berurusan dengan pelaku intimidasi tertentu, maka Instagram membuat perubahan serupa pada fitur Restrict. Pengguna juga akan dapat mencegah individu yang dibatasi untuk menandai atau menyebut mereka. Komentar dari orang-orang yang ada dalam daftar terlarang juga akan secara otomatis disembunyikan dari orang lain.

Baca Juga: Instagram Memperluas Pasar Kreatornya ke 10 Negara Baru, Ada Indonesia

Pembaruan ini dilakukan saat Meta menghadapi pengawasan ketat atas penanganannya terhadap keselamatan remaja dan masalah lainnya. Instagram sebelumnya pernah digugat oleh puluhan negara bagian di Amerika Serikat (AS) pada tahun lalu karena diduga gagal melindungi pengguna termuda dari aspek berbahaya dalam layanannya.

Awal tahun ini, Meta telah meluncurkan pembatasan baru yang mencegah siapa pun yang berusia di atas 18 tahun mengirim pesan kepada remaja yang tidak mengikuti mereka. Pada April 2024, Instagram memperkenalkan fitur yang akan mengaburkan ketelanjangan di DM Instagram untuk remaja.

Sedankan pada awal Juni ini, Uni Eropa (UE) juga memulai melakukan penyelidikan terhadap Facebook dan Instagram atas desain adiktif dan dampak negatifnya terhadap kesehatan mental anak di bawah umur. Dengan pembaruan dua fitur tersebut, maka itu adalah langkah itikad yang baik dari Meta, yang telah menghadapi pengawasan ketat atas keselamatan remaja di berbagai negara.

Baca Juga: Instagram Rombak Algoritmanya, Tampilkan Lebih Banyak Konten dari Kreator Kecil

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup18 Juni 2026, 18:40 WIB

Privy Rilis Fitur Digital Identity, Hapus Proses Pendaftaran Berulang

Privy Hub dan Continue with Privy sederhanakan onboarding, meningkatkan konversi, dan memperkuat digital trust lintas industri.
Fitur digital identity di Privy. (Sumber: ist)
Techno18 Juni 2026, 16:55 WIB

Harga Resmi Garmin Forerunner 70 dan Forerunner 170 di Indonesia

Bantu Pelari Berlatih Lebih Terarah dengan Data dan Coaching.
Garmin Forerunner 70.
Culture18 Juni 2026, 16:26 WIB

ArtScience Museum x OceanX Ajak Pengunjung Eksplorasi Kekayaan Alam Bawah Laut

Into the Ocean: Journey Beneath mengajak pengunjung menyelami misteri laut dalam melalui perpaduan karya seni interaktif dan sains mutakhir.
Pameran seni Into the Ocean: Journey Beneath di ArtScience Museum Singapura. (Sumber: istimewa)
Techno18 Juni 2026, 16:06 WIB

Xreal Aura akan Segera Dipasarkan di 5 Negara

Produk ini dirancang untuk pengalaman Android XR generasi berikutnya.
Xreal Aura. (Sumber: dok. xreal)
Lifestyle18 Juni 2026, 14:49 WIB

New York Knicks Jadi Juara NBA 2026, New Era Rilis Topi Edisi Spesial

Para penggemar New York Knicks dapat memperingati perayaan juara dengan memiliki sepotong sejarah franchise kini.
New Era x New York Knicks. (Sumber: null)
Techno18 Juni 2026, 14:24 WIB

Tecno Spark 50 Pro Meluncur Global, Tersedia 2 Pilihan Kapasitas Baterai

Ponsel ini dirancang untuk memberikan performa menyeluruh yang tahan lama untuk hiburan, kreativitas, dan kehidupan sehari-hari.
Tecno Spark 50 Pro. (Sumber: dok. tecno)
Automotive18 Juni 2026, 13:57 WIB

Omoway Omo X Punya 2 Model, Pengiriman Perdana Global Dimulai

Indonesia menjadi negara pertama yang menyambut Omo X pertama di dunia.
Omoway Omo X.
Techno18 Juni 2026, 13:25 WIB

Sharp Menghadirkan Aquos R11, Kameranya Ditingkatkan dengan AI

Perangkat tersebut dilengkapi dengan Akarium, sebuah fitur yang menciptakan suasana nyaman melalui cahaya dan suara.
Sharp Aquos R11. (Sumber: Sharp)
Techno18 Juni 2026, 13:06 WIB

Suunto Spark: Earbud Telinga Terbuka dengan Teknologi Konduksi Udara

Ringan, nyaman, dan dilengkapi dengan fitur kesehatan dan pelatihan terintegrasi.
Suunto Spark. (Sumber: Suunto)
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)