Samsung Indonesia Buka Pre-order Galaxy S24 Series, Ini Harga Resminya

Rahmat Jiwandono
Minggu 21 Januari 2024, 14:32 WIB
Samsung Galaxy S24 Series. (Sumber: Samsung)

Samsung Galaxy S24 Series. (Sumber: Samsung)

Techverse.asia - Samsung Galaxy S24 Series telah resmi diluncurkan secara global pada pekan ini. Oleh karena itu, Samsung Indonesia membuka pre-order Galaxy S24 Ultra, S24 Plus, dan S24 standard untuk seluruh konsumen di Tanah Air. Pre-order dibuka sejak Kamis (18/1/2024) pukul 01.00 WIB sampai 6 Februari 2024.

Dengan melakukan pre-order, konsumen bisa mendapatkan cicilan mulai dari Rp583 ribuan per bulan dan memperoleh penawaran free double storage dengan nilai mencapai Rp4 juta dan gratis paket data provider tertentu.

Pun juga ada keuntungan cashback saat melakukan pembelian melalui mekanisme trade-in dari seri flagship sebelumnya dengan nilai mencapai Rp2,5 juta, serta cashback lain senilai Rp1,5 juta melalui bank rekanan.

Apabila konsumen sebelumnya sudah melakukan pendaftaran Galaxy Unpacked, Samsung memberikan perlindungan dua tahun lewat Samsung Care Plus secara cuma-cuma. Namun demikian, jika melewatkan momentumnya, dengan mengikuti pre-order ini pengguna bisa memperoleh diskon sebesar 50 persen untuk perlindungan dua tahun Samsung Care Plus.

Baca Juga: Samsung Indonesia Buka Pre-Order Galaxy AI, Dapat Layanan Care Plus

Adapun untuk harga S24 Ultra dipatok di harga Rp21,999 juta (12/256GB), Rp23,999 juta (12/512GB), dan Rp27,999 juta (12/1TB). Lalu, S24 Plus dijual seharga Rp16,999 juta (12/256GB) dan Rp18,999 juta (12/512GB). Dan terakhir Galaxy S24 standard di harga Rp13,999 juta (8/256B) dan Rp15,999 juta (8/512GB).

Ihwal Samsung Care Plus akan memberikan perlindungan ekstra guna menghindari kerugian akibat kejadian-kejadian yang tidak terduga yang bisa dialami pada smartphone.

Solusi yang ditawarkan oleh Samsung Care Plus mencakup perbaikan atau penggantian perangkat akibat kerusakan fisik yang tak disengaja, kerusakan akibat cairan, hingga perpanjangan garansi setelah garansi resmi Samsung berakhir.

Sejak 2019 pertama kali layanan ini diperkenalkan, Samsung Care Plus diterima baik oleh konsumen karena saat ponselnya rusak di luar garansi, mereka bisa menggunakan layanan Samsung Care Plus guna mendapatkan penggantian komponen.

Baca Juga: Acer Meluncurkan Laptop Aspire 3D 15 Spatial Labs Edition, Nikmati Konten 3 Dimensi

Soal spesifikasi, S24 Ultra hadir dengan layar 6,8 inci yang memiliki resolusi 1440 piksel, sama seperti Galaxy S23 Ultra. Layar ini juga sedikit lebih terang dengan puncak 2.600 nits berkat Vision Booster dan refresh rate dari rentang 1-120Hz yang dapat meningkatkan efisiensi kinerja perangkat.

Selain itu, masih ada slot penyimpanan untuk S Pen Ultra dengan sistem lampiran magnetik yang kenyal dan fungsi intinya tidak berubah, sehingga dapat mengharapkan input stylus responsif yang sama.

Di dalamnya, Galaxy S24 Ultra dilengkapi chip Snapdragon 8 Gen 3 bersama dengan RAM 12GB dan penyimpanan hingga 1TB. Chip tersebut memberikan peningkatan terhadap NPU untuk pemrosesan Artificial Intelligence (AI) yang efisien.

Untuk bermain gim, perangkat ini membawa sistem pengendalian suhu yang optimal dengan vapor chamber yang 1,9 kali lebih besar sehingga S24 Ultra mampu bekerja secara maksimal sembari mengontrol suhu permukaannya.

Sedangkan, Samsung Galaxy S24 dan S24 Plus sebagian besar merupakan kelanjutan dari apa yang terlihat pada perangkat Galaxy S23 tahun lalu, tetapi masih ada beberapa peningkatan perangkat keras (hardware) yang dapat ditemukan. Layarnya, misalnya, menjadi lebih besar dan cerah pada tahun ini.

Baca Juga: Samsung Akhirnya Memperkenalkan Galaxy Ring di Galaxy Unpacked 2024

Mereka sekarang berukuran masing-masing 6,2 dan 6,7 inci (peningkatan 0,1 inci pada keduanya), dengan kecerahan puncak 2,600 nits (naik dari 1,750). Dan Galaxy S24 Plus kini juga menawarkan resolusi 1440 piksel, naik dari 1080 piksel.

Selain itu, S24 Plus kini sudah mendukung tingkat Quad High Definition Plus (QHD+) yang sama dengan Galaxy S24 Ultra.

Ihwal performanya, kedua gawai di Amerika Utara ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 untuk Galaxy seperti pada Galaxy S24 Ultra, sedangkan di Eropa, mereka menggunakan chip Exynos 2400 untuk Galaxy milik Samsung.

Namun, konsumen Samsung Galaxy S24 Ultra di Eropa mendapatkan Snapdragon 8 Gen 3. Samsung mengatakan bahwa akhiran “untuk Galaxy” menunjukkan bahwa prosesor di ponsel ini memiliki kinerja yang sedikit lebih tinggi dibandingkan chip standar yang tersedia, mirip dengan apa yang publik lihat pada 2023 lalu.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive02 Maret 2024, 21:08 WIB

GWM Mulai Jual Tank 500 dan Haval H6 di Indonesia

GWM Mulai Jual Tank 500 dan Haval H6 di Indonesia
GWM Tank 500 HEV (Sumber: GWM via Carsales AU)
Techno02 Maret 2024, 19:19 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Belum Tentu Bersatu dalam Pernikahan

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Belum Tentu Bersatu dalam Pernikahan
Timothy Astandu dan Eileen K, CEO & Co Founder Populix, kala menjadi narasumber diskusi di Yogyakarta (Sumber: Techverse.Asia | Foto: Uli Febriarni)
Startup02 Maret 2024, 18:17 WIB

Ini 3 Startup Asia Tenggara yang Berhasil Lampaui Target Bisnisnya

3 startup Asia Tenggara yang melampaui target pertumbuhan, dan mencapai profitabilitas pada 2023
tiga pemimpin startup di Asia Tenggara, dengan profitabilitas tinggi, dan mampu melampaui targetnya pada 2023 (Sumber: AC Ventures)
Startup02 Maret 2024, 15:37 WIB

Binar Academy Lakukan Reorganisasi Demi Tingkatkan Profit dan Ekspansi

Binar Academy Lakukan Reorganisasi Demi Profit dan Ekspansi
gedung Binar (Sumber: BINAR)
Automotive02 Maret 2024, 14:41 WIB

Orang Indonesia Beli Mobil Listrik Karena FOMO

Orang Indonesia Beli Mobil Listrik Karena FOMO
Honda HR-V (Sumber: HONDA)
Lifestyle02 Maret 2024, 13:48 WIB

Presiden RI Meminta Kasus Perundungan jangan Ditutupi

Presiden RI Meminta Kasus Perundungan jangan Ditutupi
(ilustrasi) korban perundungan (Sumber: freepik)
Techno01 Maret 2024, 19:59 WIB

Harga Bitcoin Hampir Sentuh Rp1 Miliar, Saatnya Diversifikasi ke Aset Kripto

Bitcoin sebagai salah satu aset kripto terpopuler mencetak rekor terbaru.
ilustrasi bitcoin (Sumber: freepik)
Techno01 Maret 2024, 19:38 WIB

Berselisih dengan Universal Music Group, TikTok Kehilangan Lebih Banyak Lagu

TikTok menonaktifkan semua lagu yang berhubungan dengan UMG.
Universal Music Group akan menghentikan lisensi musiknya ke TikTok (Sumber: Universal Music Group)
Techno01 Maret 2024, 19:09 WIB

Spek IT Active Watch Curve WR01, Harganya Enggak Sampai Sejuta

IT Active Watch Curve WR01 punya fitur lengkap untuk pemantau kebugaran.
Immersive Tech (IT) melansir smartwatch Active Watch Curve 01. (Sumber: istimewa)
Startup01 Maret 2024, 18:48 WIB

Startup Edtech ErudiFi Mengakuisisi Platform Doyobi

Startup Edutech ErudiFi Akuisisi Doyobi
Danacita, layanan pinjaman pendidikan untuk warga Indonesia yang diinisiasi oleh ErudiFi (Sumber: ErudiFi)