Spesifikasi Redmi Watch 4, Waktu Pakai Bisa Mencapai 30 Hari

Rahmat Jiwandono
Rabu 17 Januari 2024, 13:06 WIB
Redmi Watch 4. (Sumber: Xiaomi)

Redmi Watch 4. (Sumber: Xiaomi)

Techverse.asia - Selain merilis lima smartphone Redmi Note 13 Series dan dua True Wireless Stereo (TWS) terbarunya, Xiaomi juga meluncurkan jam tangan pintar terbarunya yakni Redmi Watch 4 yang hadir dengan sejumlah pembaruan.

Redmi Watch 4 baru dilengkapi dengan layar AMOLED persegi ultra besar berukuran 1,97 inci untuk pengalaman jam tangan pintar yang lebih memuaskan. Layar tersebut punya resolusi 390x450 piksel dengan kecepatan refresh rate 60 Hz.

Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Apple Mengungguli Samsung untuk Jumlah Pengiriman Smartphone

Selain itu, Watch 4 hadir dengan fitur Always on Display (AoD) yang memungkinkan penggunanya untuk melihat informasi penting maupun tanggal tanpa harus membuka kunci layar (lock screen) di jam tangan pintar ini.

Xiaomi menyebutkan tingkat kecerahan Redmi Watch 4 mencapai 600 nits, sehingga tetap bisa terlihat dengan jelas meski sedang berada di bawah sinar matahari.

Edisi terbaru ini juga merupakan jam tangan pintar Redmi dengan faktor bentuk persegi terbesar, yang menghadirkan pengalaman menonton yang lebih komprehensif hanya dengan sekali pandang.

Desain Redmi Watch 4 menggunakan rangka tengah paduan aluminium, dan merupakan jam tangan pintar Redmi pertama dengan kenop putar OTS baja tahan karat yang mudah dioperasikan. Secara dimensi, jam tangan pintar ini ukurannya 47,58 milimeter (mm) x 41,12 mm x 10,5 mm dengan bobot 31,5 gram.

Baca Juga: Hari Ini Galaxy AI Meluncur, Simak Yuk Sejarah Inovasi Ponsel Samsung dari Masa ke Masa

Untuk kenyamanan lebih, Watch 4 dilengkapi dengan mekanisme pelepasan cepat baru untuk mengganti tali pengikat.

Fitur-fitur canggihnya mencakup panggilan Bluetooth yang memungkinkan pengguna menjawab panggilan dengan mengangkat tangan dan mengetuk.

Mengenai sistem operasinya, Watch 4 berjalan di HyperOS yang mana ini adalah perangkat wearable kedua perusahaan teknologi asal China ini setelah smartwatch Xiaomi Watch 3. HyperOS sendiri dibentuk oleh Linux beserta sistem Xiaomi yang dikembangkan oleh perusahaan.

Sistem operasi ini disebut Xiaomi memiliki kinerja yang lebih stabil dalam pemakaian yang berat, serta penambahan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dapat mempelajari kebutuhan penggunanya serta menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Spek dan Harga Xiaomi Watch S3, Baterai Bisa Bertahan Selama 1 Minggu

Tersedia dalam bezel Silver Grey atau Obsidian Black plus strap yang serasi, atau pilihan strap berwarna Pastel Purple, Dark Cyan, atau Mint Green.

Redmi Watch 4 hadir dalam warna Silver Grey dan Obsidian Black dengan strap yang serasi. Jam tangan pintar ini dijual mulai dari US$107 atau setara dengan Rp1,67 jutaan.

Berbicara mengenai fitur lainnya, Redmi Watch 4 dilengkapi juga dengan sensor PPG 4 kanal yang ditingkatkan untuk meningkatkan akurasi pemantauan detak jantung dan oksigen darah. Pengguna mempunyai pilihan lebih dari 150 mode olahraga, termasuk enam aktivitas yang dikenali secara otomatis.

Baca Juga: Harga Xiaomi Watch Pro 2 dan Smart Band 8 di Indonesia, Cek Spek Lengkapnya

Redmi Watch 4 dapat memantau detak jantung dan oksigen darah karena memiliki sensor Photoplethysmography (PPG) yang memanfaatkan cahaya inframerah guna mengukur variasi volume dalam sirkulasi darah, sebagai indikator kesehatan sistem kardiovaskular.

Sebab, sirkulasi darah yang jelek dapat menyebabkan penyakti jantung, ginjal, dan otak.

Fitur lainnya mencakup NFC, GPS, dan sertifikasi daya tahan air 50 ATM. Soal daya tahannya, Redmi Watch 4 ditanamkan baterai berkapasitas 470 mAh yang mendukung pemakaian selama 20 hari secara normal, 30 hari jika memakai mode baterai, dan 10 hari dalam mode AoD. Baterai dapat terisi penuh memerlukan waktu sekitar 85 menit.

Baca Juga: Hindari Larangan Impor, Apple Bakal Hapus Fitur Blood Oxygen di 2 Jam Tangan Pintarnya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive16 Juni 2026, 17:14 WIB

All New Lexus ES Segera Meluncur di Indonesia pada Juli 2026

Selain tersedia dalam tipe BEV, mobil ini juga akan tersedia dalam model HEV.
Lexus ES. (Sumber: Lexus)
Hobby16 Juni 2026, 16:18 WIB

Cerita Alumni UMY Chairul Mukmin Jadi Pemenang Pertama SUCI 12

Menapaki jalan yang panjang dan enggak mudah di dunia komedi.
Chairul Mukmin juara pertama SUCI 12. (Sumber: UMY)
Lifestyle16 Juni 2026, 16:03 WIB

ASICS x Isa Boulder Hadirkan Siluet Hypersync dengan Sentuhan Khas Bali

Sepatu ini bisa kamu beli secara online atau datang ke Potato Head Bali.
ASICS x Isa Boulder. (Sumber: ist)
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.
Travel16 Juni 2026, 14:58 WIB

Kerontjong Pesisir 2026 Digelar di Pantai Cangkring Bantul, Ini Daftar Musisinya

Acara ini menggaungkan senandung muda-mudi dan menggeliatkan perekonomian sekitar.
Kerontjong pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno15 Juni 2026, 18:02 WIB

Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur ini dapat menghasilkan ide konten berdasarkan tren viral terkini.
Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)
Automotive15 Juni 2026, 17:20 WIB

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hadir di Indonesia

MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.
Yamaha MX King 150 Prima Pramac. (Sumber: yamaha)
Techno15 Juni 2026, 16:52 WIB

Sony WH-1000XM6 Sandstone Dipasarkan Rp7,5 Juta

Warna Sandstone sebagai tambahan terbaru pada jajaran WH-1000XM6.
Sony WH-1000XM6 Sandstone. (Sumber: null)
Hobby15 Juni 2026, 16:43 WIB

Review Backrooms: Manifestasi Pikiran Manusia dalam Lorong Tak Berujung

Film ini dibuat oleh seorang Youtuber yang usianya baru 20 tahun.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno15 Juni 2026, 15:51 WIB

Rasio Klik-Tayang Anjlok, Google Meluncurkan Fitur Profil Pencarian

Hal ini disebabkan oleh ringkasan AI yang berdampak terhadap penurunan tajam dalam lalu lintas dan rujukan.
Google Search Profiles. (Sumber: ist)