Analis Bilang Kalau iPhone Buatan India Akan Menduduki 20 Persen Distribusi Global

Rahmat Jiwandono
Senin 20 November 2023, 16:48 WIB
CEO Apple Tim Cook (pakai kaos polo biru) saat meresmikan toko Apple di India pada 18 April 2023.

CEO Apple Tim Cook (pakai kaos polo biru) saat meresmikan toko Apple di India pada 18 April 2023.

Techverse.asia - Apple akan merakit ponsel iPhone di India dan diperkirakan menyumbang 12-14 persen dari pengiriman iPhone global Apple pada 2023, menurut seorang analis terkemuka, yang selanjutnya mengantisipasi bahwa pentingnya pasar Asia Selatan bagi Apple akan meningkat di tahun mendatang.

Ming-Chi Kuo dari TF International Securities mengatakan bahwa Apple bergantung pada kondisi yang menguntungkan, akan meningkatkan pengiriman iPhone buatan India menjadi 20-25 persen dari total global pada tahun depan.

Proyeksi Kuo itu sejalan dengan perkiraan sebelumnya dari JPMorgan pada tahun lalu, yang menyatakan bahwa Apple mungkin mengalihkan 25 persen dari total produksi iPhone ke India pada 2025.

Foxconn saat ini “memiliki” antara 75-80 persen kapasitas produksi iPhone di India, kata Kuo, yang telah mendapatkan reputasi karena pemahamannya yang mendalam tentang rantai pasokan Apple dan karena mengungkapkan banyak detail yang belum dipublikasikan.

Baca Juga: Imbas Lockdown Covid-19 di China, Apple Pertimbangkan Rakit iPad di India

Dinamika ini diperkirakan akan berubah seiring dengan dimulainya produksi iPhone oleh konglomerat India Tata Group di lini produksi Wistron yang diakuisisi di negara tersebut.

“Dengan menjadikan Tata India sebagai perakit iPhone (sudah mengakuisisi lini produksi iPhone Wistron di India), Apple dapat memperkuat hubungannya dengan pemerintah India. Langkah ini akan menguntungkan penjualan iPhone dan produk lainnya di India di masa depan dan sangat penting bagi pertumbuhan Apple selama dekade berikutnya,” katanya.

India semakin menjadi pasar utama bagi Apple. Apalagi pada tahun ini Apple telah membuka dua toko ritel resmi pertamanya di India dan berencana memperluas portofolio layanannya di negara tersebut. Mereka telah terlibat dengan pemberi pinjaman HDFC Bank untuk menjajaki peluncuran Apple Pay di India.

Apple, yang mulai merakit iPhone di India sekitar lima tahun lalu, juga mulai menarik lebih banyak orang India untuk membeli ponselnya.

Baca Juga: Google Berencana Memproduksi Google Pixel di India

Antara bulan Juli-September 2023, perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat (AS) tersebut telah mengirimkan lebih dari 2,5 juta unit iPhone di India, ujar perusahaan riset Counterpoint, menyebutnya sebagai kuartal terbaik Apple di pasar Asia Selatan.

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi semakin merayu perusahaan-perusahaan besar untuk memperluas bisnis mereka di India. Google mengatakan bulan lalu bahwa mereka akan segera mulai memproduksi jajaran ponsel pintar Google Pixel di India.

Kota New Delhi secara aktif menawarkan insentif keuangan senilai miliaran dolar guna menarik perusahaan global agar mendirikan operasi manufaktur di India. Insentif ini datang pada saat banyak perusahaan - termasuk Apple - berupaya mengurangi ketergantungan mereka pada China dalam memproduksi perangkat mereka, yang oleh para analis sering disebut sebagai strategi “China Plus 1”.

Baca Juga: Kurangi Ketergantungan dengan China, Foxconn Bakal Investasi Ratusan Juta Dolar di India

“Manufaktur seluler hampir tidak ada artinya (di India sembilan tahun yang lalu). Visi Perdana Menteri kami mengenai Make-in-India dan Digital India, semuanya telah diterjemahkan ke dalam tindakan nyata di lapangan, dan saat ini kami memiliki hampir US$44 miliar dalam bidang manufaktur seluler dan ekspor ponsel bernilai US$11 miliar. Hal ini menciptakan lapangan kerja yang besar,” papar Menteri Teknologi dan Informasi India Ashwini Vaishnaw.

Kuo juga memperkirakan Apple akan memulai produksi perkenalan untuk iPhone 17 standar, yang diperkirakan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2025, di India pada paruh kedua tahun depan.

Menurut Kuo, ini akan menandai pertama kalinya Apple memulai pengembangan model iPhone baru di luar China. Iphone standar dipilih karena pengembangan desainnya yang tidak terlalu rumit, sehingga meminimalkan risiko desain.

Kuo pun memperkirakan pada tahun depan, kapasitas produksi Foxconn di Zhengzhou dan Taiyuan di China, akan turun masing-masing sebesar 35-45 persen dan 75-85 persen.

“Selain perluasan produksi di India, peningkatan pesat alokasi pesanan iPhone dari Luxshare dan peningkatan otomatisasi lini produksi juga menjadi alasan utama pengurangan skala produksi,” katanya.

Baca Juga: Motif Apple Buka Toko Ritel Pertamanya dan Pindahkan Produksi ke India

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil listrik yang memadukan artistik, inovatif, ramah, dan aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)