Youtube Ubah Persyaratan Kelayakan Bagi Pembuat Konten untuk Menghasilkan Uang

Rahmat Jiwandono
Rabu 14 Juni 2023, 18:05 WIB
Ilustrasi Youtube. (Sumber : Unsplash)

Ilustrasi Youtube. (Sumber : Unsplash)

Techverse.asia – Youtube akan memungkinkan lebih banyak kreator untuk memonetisasi kehadiran mereka di platform, termasuk kreator dengan jumlah pengikut yang lebih sedikit. Dengan demikian, Youtube telah menurunkan persyaratan bagi kreator untuk mendapatkan akses ke alat monetisasi di bawah Program Mitra Youtube atau Youtube Partner Program (YPP).

Youtube hari ini mengumumkan bahwa mereka menurunkan persyaratan kelayakan untuk YPP dan membuka beberapa metode monetisasi untuk pembuat konten yang lebih kecil, termasuk obrolan berbayar, tip, keanggotaan saluran, dan fitur belanja.

Perusahaan milik Google itu mengatakan bahwa syarat baru untuk bisa mengikuti program kemitraan adalah setidaknya memiliki 500 subscribers, tiga video yang diunggah untuk publik dalam 90 hari terakhir, dan 3.000 jam tonton dalam setahun terakhir atau tiga juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir.

Sementara sebelumnya, syaratnya adalah memiliki minimal punya 1.000 subscriber dan 4.000 jam waktu tonton dalam satu tahun terakhir atau 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir. Persyaratan yang lebih rendah awalnya akan diluncurkan di Amerika Serikat (AS), Inggris, Kanada, Taiwan, dan Korea Selatan.

Jika kreator memenuhi ambang batas baru tersebut, maka mereka dapat mendaftar untuk menjadi bagian dari YPP dan mendapatkan akses ke alat tip seperti Super Thanks, Super Chat, dan Super Stickers, alat langganan seperti keanggotaan channel, dan kemampuan untuk mempromosikan merchandise mereka sendiri dengan Youtube Shopping.

Baca Juga: 'Bangkitkan' John Lennon, Paul McCartney Gunakan AI untuk Membuat Lagu Terakhir The Beatles

Tiga unggahan video per kriteria 90 hari menarik karena selama pembuat video mungkin tidak memiliki materi untuk menghasilkan banyak video selama periode waktu meskipun mengumpulkan jutaan penayangan.

Perusahaan streaming video ini juga memperluas uji coba afiliasi Shopping-nya ke lebih banyak kreator di AS. Kreator yang sudah tergabung dalam YPP dan memiliki lebih dari 20.000 subscriber akan memenuhi syarat untuk memberi tag produk di video dan video Shorts serta mendapatkan komisi. Youtube memperkenalkan fitur terkait belanja untuk Shorts kepada beberapa kreator yang berbasis di AS pada November 2022.

Youtube dijadwalkan untuk membahas dan memberikan rincian lebih lanjut tentang program barunya di konferensi VidCon pada minggu depan.

Pada Maret 2023, Youtube harus mengubah aturannya untuk tidak menggunakan kata-kata kotor di awal video. Perusahaan memperkenalkan kebijakan pada November 2022 untuk mendiskualifikasi video apa pun yang menggunakan kata-kata kotor dalam 15 detik pertama meskipun video tersebut adalah unggahan lama. Alhasil, Youtube membuat batas waktu menjadi tujuh detik di bawah kebijakan baru dan mengizinkan kata-kata kotor dalam musik.

Perusahaan milik Google ini berfokus untuk memperkenalkan alat monetisasi baru bagi pembuat video Shorts. Pada Februari 2023, Youtube juga mulai berbagi pendapatan iklan di Shorts dengan para pembuat konten.

Baca Juga: Acer Swift Go 14 OLED, Laptop Ringan dan Tipis

Selama laporan pendapatan kuartal keempat (Q4) tahun 2022, perusahaan mengatakan bahwa Shorts melewati 50 miliar tampilan harian. Sedangkan pada Oktober tahun lalu, Meta mengatakan bahwa Reels memiliki 140 miliar view harian di Instagram dan Facebook.

Tahun lalu, Youtube mengumumkan Creator Music, sebuah alat bagi artis untuk mendapatkan uang sebagai imbalan atas penggunaan musik mereka dalam video. Pada Maret tahun ini, perusahaan meluncurkan metrik baru untuk melacak jangkauan artis di berbagai format, termasuk video Shorts.

Tidak hanya Youtube saja, platform lain seperti TikTok juga telah menurunkan standar akses ke fitur monetisasi kreator. Awal bulan ini, perusahaan mengumumkan bahwa fitur video paywall, Series, akan tersedia untuk pembuat konten dengan lebih dari 10.000 pengikut.

Namun bagi pengguna dengan 1.000 pengikut yang memenuhi persyaratan lain juga dapat mendaftar untuk berpartisipasi dalam program ini. Fitur Series memberi kreator opsi untuk membagikan konten premium yang dapat diakses oleh penggemar dengan membayarnya.

Dalam kedua kasus tersebut, pembuat konten yang lebih kecil mendapatkan kesempatan untuk menghasilkan uang dari penggemar dan pengikut yang membayar konten tambahan, interaksi, atau mendukung pembuat konten secara finansial. Fitur monetisasi seperti tipping atau paywalls tersedia di seluruh platform kreator lain dan, dalam setiap kasus, membutuhkan penonton yang mau mengeluarkan uang.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)