Google Kurangi Enam Persen Jumlah Pekerjanya, Akibat Ekonomi yang Tidak Stabil

Rahmat Jiwandono
Minggu 22 Januari 2023, 14:17 WIB
Ilustrasi Google (Sumber : Unsplash)

Ilustrasi Google (Sumber : Unsplash)

Techverse.asia - Alphabet, perusahaan induk Google, akan memberhentikan kurang lebih 12 ribu karyawannya. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tersebut disampaikan oleh CEO Google Sundar Pichai dalam sebuah posting blog pada Jumat (19/1/2023). PHK akan mengurangi tenaga kerja global perusahaan sebesar enam persen.

CEO Sundar Pichai mengatakan bahwa dia "sangat menyesal" kepada pekerja yang akan diberhentikan dan bahwa itu adalah keputusan yang sulit untuk mempersiapkan kami untuk masa depan. PHK akan dirasakan secara global dan di seluruh perusahaan, dan dia menyatakan bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa Google sampai keputusan ini. 

“Kami telah melakukan tinjauan ketat di seluruh area produk dan fungsi untuk memastikan bahwa orang dan peran kami selaras dengan prioritas tertinggi kami sebagai sebuah perusahaan,” tulis Pichai, menambahkan bahwa PHK akan berdampak pada unit di seluruh Alphabet, bukan hanya Google, dan bahwa semua wilayah dan area produk akan terpengaruh dikutip Techverse.asia pada Minggu (22/1/2023). 

Baca Juga: Microsoft Pastikan Akan Lakukan PHK Massal, Jumlahnya Sekitar 10 Ribu Karyawan

Sebelumnya Alphabet melakukan perekrutan besar-besaran selama beberapa tahun terakhir selama periode pertumbuhan dramatis, tetapi Pichai mengatakan bahwa Google mempekerjakan untuk realitas ekonomi yang berbeda dari yang dihadapi saat ini. Selama beberapa minggu terakhir Microsoft, Amazon, Meta, dan lainnya melakukan pemutusan hubungan kerja yang sama dan dramatis karena kondisi ekonomi.

Google adalah yang terakhir menerapkan PHK, sebagian berkat divisi iklan dan cloud-computing yang kuat. Namun, perusahaan mengalami penurunan laba hingga 27 persen pada kuartal terakhir dibandingkan tahun sebelumnya, dan Pichai mengatakan Alphabet perlu mengurangi biaya dan perekrutan. Namun, para aktivis dan analis menyerukan pemotongan yang lebih agresif, mencatat bahwa jumlah karyawan perusahaan telah naik 20 persen sejak 2017. 

Lebih lanjut, untuk pekerja Google yang bekerja di Amerika Serikat (AS), Alphabet akan membayar karyawan selama periode pemberitahuan penuh selama minimal 60 hari dan juga akan menawarkan paket pesangon mulai dari gaji 16 minggu ditambah dua minggu untuk setiap tahun tambahan di Google dan akan membayar bonus tahun 2022 dan sisa waktu liburan. Karyawan yang diberhentikan juga akan ditawarkan perawatan kesehatan selama enam bulan, layanan penempatan kerja, dan dukungan imigrasi bagi mereka yang terkena dampak. Sedangkan karyawan Google yang terkena PHK tapi berada di luar AS, Pichai hanya mengatakan bahwa perusahaan akan mendukung karyawan sesuai dengan praktik lokal.

Baca Juga: PHK Belasan Ribu Karyawan, Amazon Mulai Pecat Pekerjanya

Terlepas dari pemutusan hubungan kerja, Pichai ingin memberikan kesan positif pada berbagai peristiwa, dengan mengatakan bahwa hal-hal baik dapat muncul dari masa-masa sulit. “Sebagai perusahaan yang berusia hampir 25 tahun, kami pasti akan melalui siklus ekonomi yang sulit. Ini adalah momen penting untuk mempertajam fokus kami, merekayasa ulang basis biaya kami, dan mengarahkan bakat dan modal kami ke prioritas tertinggi kami,” tulisnya.

PHK yang dilakukan oleh Google ini berarti bahwa empat dari lima yang disebut perusahaan "teknologi besar" kini telah mengumumkan redudansi yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, dengan Apple satu-satunya dari lima raksasa teknologi AS yang belum mengumumkan PHK. Selama dua minggu terakhir, perusahaan seperti Microsoft, Amazon, dan Meta masing-masing telah memberhentikan sekitar 10.000, 18.000, dan 11.000 karyawannya.

Selain melakukan PHK, Google juga telah memotong pengeluaran lain akhir-akhir ini, seperti mematikan Stadia, membatalkan laptop Pixelbook generasi berikutnya, dan masih banyak lagi. Google akan berencana untuk lebih fokus pada kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Google mengatakan bersiap untuk berbagi beberapa pengalaman yang sama sekali baru untuk pengguna, pengembang, dan bisnis.

Perlu dicatat bahwa Alphabet belum kebal terhadap perampingan sebelumnya. Cabang perangkat lunak robotnya, Intrinsic, mengumumkan telah memberhentikan 40 pekerjanya minggu lalu, setara dengan 20 persen dari jumlah karyawannya, sementara anak perusahaan ilmu science yakni Verily mengurangi sebesar 15 persen atau mewakili sekitar 240 orang pegawai.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)