Teknologi Metaverse Untuk Terapi Usai Amputasi? Kenapa Tidak?

Uli Febriarni
Selasa 03 Januari 2023, 17:37 WIB
Visualisasi proses terapi rehabilitasi pasien pascaamputasi berteknologi metaverse / ITS

Visualisasi proses terapi rehabilitasi pasien pascaamputasi berteknologi metaverse / ITS

Perkembangan teknologi telah banyak membantu bidang kesehatan, khususnya terapi rehabilitasi untuk pasien pasca-amputasi, tak terkecuali teknologi metaverse.

Teknologi metaverse, menggabungkan antara realitas virtual dengan augmented reality. Teknologi unik ini, meskipun masih terus dipertanyakan penerapannya di Indonesia, sudah terus dioptimalkan manfaatnya oleh kaum akademisi.

Pasalnya, diketahui ada keuntungan dalam penerapan teknologi metaverse ini. Setiap orang bisa melakukan banyak hal, tanpa harus berada di satu tempat tertentu bersama-sama, melainkan menjalankan keperluan itu di mana saja. Asalkan saling terhubung lewat teknologi ini.

Misalnya saja seperti yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berikut. Mereka berinovasi menciptakan metode terapi rehabilitasi yang diintegrasikan dengan teknologi metaverse, untuk pasien pasca-amputasi.

Baca Juga: VRIPE-Health: Inovasi Pembelajaran Ilmu Kedokteran Melalui Teknologi Metaverse

Inovasi bernama 'Metatherapy' ini, digagas oleh tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Video Gagasan Konstruktif (VGK) ITS. Tim ini terdiri dari Epindonta Ginting, Galih Sukma Adjie, Rizqullah Irwanto, Izzah Awwalin, dan Akila Kumalasari.

Ketua tim ini, Epindonta Ginting, mengatakan bahwa, terapi rehabilitasi merupakan metode pengobatan pasien untuk mengembalikan fungsi tubuh yang mengalami cedera atau sudah teramputasi. Terapi tersebut dilakukan secara rutin selama enam bulan.

"Namun, terapi ini dinilai masih kurang efektif. Karena mengharuskan pasien datang ke rumah sakit sehingga membuat pasien jenuh," ungkapnya, seperti dilansir dari laman ITS, Selasa (3/1/2023).

Baca Juga: Walau Logonya Kepala Hewan, Ternyata Ini Asal-usul Toyota Kijang Dinamakan 'Kijang'

Mengetahui tantangan dalam proses terapi yang demikian, Epin, -demikian ia biasa disapa-, bersama timnya berinovasi menciptakan metode terapi rehabilitasi yang diintegrasikan dengan teknologi metaverse.

Dengan menggunakan teknologi metaverse itu, para pasien akan menjalani terapi rehabilitasi dengan dokter secara virtual. Dengan begitu, para pasien tidak perlu harus datang ke rumah sakit menjalani rehabilitasi.

"Dalam inovasi kami, rehabilitasi dikhususkan untuk pasien pasca-amputasi tubuh bagian atas," ujar mahasiswa Departemen Teknik Mesin ITS ini.

Epin menjelaskan, untuk awalnya pasien akan bertemu dengan dokter secara virtual pada metaverse menggunakan kacamata virtual reality (VR).

Dilanjutkan, pasien akan menggerakkan lengan atau anggota tubuh yang tidak diamputasi untuk mengukur sinyal saraf dan respon gerakan otot. Pengukuran dilakukan dengan bantuan alat Electromyography (EMG). Nantinya, sinyal saraf dan gerakan otot tersebut akan divisualisasikan secara virtual dengan alat Motion Tracking.

Baca Juga: Mulai Maret 2023, Apple Bakal Naikkan Ongkos Ganti Baterai

Menurut tim mereka, terapi rehabilitasi dengan metode virtual ini dinilai memiliki efektivitas lebih tinggi dibandingkan metode yang lama.

"Terapi ini mampu memvisualisasikan gerakan otot lengan serta gerakan lain secara akurat, sehingga mampu mempercepat rehabilitasi pasien," tutur Epin.

Selain itu, dalam teknologi ini terdapat fitur seperti audio dan getaran untuk menunjang pemulihan fungsi motorik tangan dan psikis pasien. 

Ada alasan yang mendasari Epin dan rekan setimnya untuk menggunakan metaverse dalam inovasi tersebut.

Epin menjelaskan lebih lanjut, dalam dunia virtual metaverse, para pasien bisa mendapatkan sensasi menggunakan tangan sungguhan agar mampu mempercepat proses pemulihan.

Dengan teknologi ini, para pasien dan dokter bisa saling berinteraksi dan aktif bergerak. Shingga diyakini dapat meningkatkan efektivitas terapi rehabilitasi.

Melalui ide solutif tersebut, tim ini juga telah berhasil meraih medali perak dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2022 lalu.

Epin berharap inovasi timnya tersebut dapat terealisasikan, agar nantinya mampu memberikan kemudahan rehabilitasi bagi pasien pasca-amputasi.

Baca Juga: Belum Diketahui Penyebabnya, 1899 Tak Akan Tayang Lagi di Netflix

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)