DJI Lito X1 dan Lito 1 Rilis Global: Drone yang Dibuat untuk Pemula

Rahmat Jiwandono
Senin 27 April 2026, 13:15 WIB
DJI Lito 1 Series. (Sumber: DJI)

DJI Lito 1 Series. (Sumber: DJI)

Techverse.asia - DJI pada minggu lalu baru saja meluncurkan drone seri terbarunya, Lito. Dirancang untuk para kreator pemula yang baru pertama kali menjelajahi fotografi udara, jajaran drone kamera udara tingkat pemula ini membuat fotografi udara di ketinggian mudah diakses dan ramah bagi pemula sejak hari pertama.

Baca Juga: Antigravity Meluncurkan A1: Drone 8K 360 Derajat Pertama di Dunia

Dengan harga yang terjangkau dan fitur yang lengkap, DJI Lito X1 dan Lito 1 disebut mencapai keseimbangan sempurna antara kinerja tinggi dan nilai. Ini adalah drone kamera yang ideal untuk para pemula muda di bidang fotografi udara yang ingin mengabadikan kehidupan kampus, petualangan di luar ruangan, dan momen kreatif tanpa kompromi.

Sebagai andalan seri ini adalah DJI Lito X1 premium, memiliki sensor CMOS 1/1.3 inci dengan piksel efektif 48 megapiksel (MP) untuk pengambilan detail yang realistis. Dilengkapi dengan sensor penghalang omnidirectional 5-lux canggih serta LiDAR menghadap ke depan untuk presisi yang lebih baik - memastikan penerbangan yang lebih aman di lingkungan yang kompleks.

DJI juga menyematkan beberapa alat perekaman cerdas, seperti ActiveTrack, QuickShots, MasterShots, Hyperlapse, dan Panorama, menurunkan kurva pembelajaran dan memastikan hasil profesional sejak penerbangan pertama seorang kreator.

Baca Juga: Holy Stone HS790: Era Baru Drone dengan GPS Lipat Berkinerja Tinggi

Sementara itu, DJI Lito 1 menawarkan sensor CMOS 48MP 1/2 inci dan pendeteksi rintangan omnidirectional 5-lux yang komprehensif, menghadirkan kemampuan keselamatan dan pelacakan dalam paket yang lebih terjangkau.

DJI Lito X1.

Seri Lito terbaru ini juga memungkinkan pengambilan visual yang menakjubkan – dari detail siang hari yang kaya hingga pemandangan malam yang bersih dan minim noise. DJI Lito 1 yang dilengkapi dengan sensor CMOS 1/2 inci dan aperture atau bukaan f/1.8 untuk mengambil foto hingga resolusi 8K dan video hingga resolusi 4K, mempertahankan detail yang tajam bahkan saat diperbesar atau dipotong.

Sedangkan, DJI Lito X1 premium meningkatkan kemampuan kamera dengan sensor CMOS 1/1.3 inci dan bukaan f/1.7, yang dapat mendukung perekaman video HDR dengan rentang dinamis hingga 14-stop dan D-Log M 10-Bit.

Baca Juga: DJI Luncurkan Avata 360: Dibekali Teknologi O4 Plus Video Transmission System

Seri Lito tersebut menghadirkan pelacakan subjek yang stabil melalui ActiveTrack, bahkan pada kecepatan hingga 12 m/s. Dipadukan dengan mode QuickShots, MasterShots, Hyperlapse, dan Panorama, pemula dapat secara otomatis melakukan gerakan kamera yang kompleks dan merekam footage berkualitas tinggi dengan mudah.

Kedua drone ini menawarkan waktu terbang hingga 36 menit dengan baterai penerbangan cerdas standar. Seri ini juga memiliki ketahanan angin hingga 10,7 m/s, yang memungkinkan drone kamera untuk melayang dan terbang stabil dalam kondisi berangin.

DJI Lito 1.

Seri Lito juga memiliki sistem keselamatan berlapis yang dirancang untuk pemula. Sistem penglihatan omnidirectional bawaan secara aktif menghindari rintangan seperti tebing dan dinding, memungkinkan para kreator untuk fokus pada kesenangan terbang dari lepas landas hingga mendarat.

Baca Juga: Impact.com x Youtube: Bantu Dongkrak Pendapatan bagi Kreator dan Merek

Lito X1 premium melangkah lebih jauh, ditingkatkan dengan LiDAR menghadap ke depan untuk persepsi yang sangat presisi di lingkungan yang kompleks. Selain itu, dengan QuickTransfer, file dapat ditransfer hingga 50MB per detik melalui Wi-Fi 6. Ditambah lagi, Lito X1 premium menyertakan penyimpanan internal sebesar 42GB.

Mengenai ketersediaannya, DJI Lito 1 dijual seharga 339 Euro atau sekitar Rp6,8 jutaan dan untuk paket Lito 1 Fly More Combo (DJI RC-N3) dijual seharga 479 Euro atau setara dengan Rp9,6 jutaan. Kemudian untuk DJI Lito X1 dijual seharga 419 Euro atau sekitar Rp8,4 jutaan, sedangkan paket Lito X1 Fly More Combo (DJI RC 2) dijual seharga 579 Euro atau setara dengan Rp11,6 jutaan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)