Techverse.asia - Apple dilaporkan akan menjual produk kacamata pintar pertamanya mulai tahun depan, dengan kemungkinan peluncurannya di akhir tahun ini. Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple juga dikabarkan dapat meluncurkan beberapa atau semua dari empat tipe yang saat ini sedang diuji untuk kacamata pintarnya.
Itu termasuk dengan penggunaan asetat untuk desainnya, bukan plastik, yang akan memberikan tampilan yang lebih mewah.
Baca Juga: Oppo Find X9 Ultra Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Begini Spek Lengkapnya
Gurman melaporkan bahwa raksasa teknologi tersebut kini sedang menguji desain berbentuk bingkai persegi panjang besar yang sebanding dengan model Ray-Ban Wayfarer, desain persegi panjang yang lebih ramping seperti kacamata yang dikenakan oleh CEO Apple Tim Cook, bingkai oval atau melingkar yang lebih besar.
Selain itu, pilihan tipe bentuk oval atau melingkar yang lebih halus juga dikabarkan saat ini sedang dikembangkan oleh tim Apple, tapi dalam paket keseluruhan yang ukurannya lebih kecil. Kameranya pun dikabarkan akan berbeda dari kacamata pintar versi Meta, terdiri dari lensa oval yang berorientasi vertikal, menurut laporan tersebut.
Untuk pilihan warnanya sendiri, Apple dilaporkan juga sedang mengerjakan berbagai warna, termasuk hitam, biru laut, dan cokelat muda, menurut Bloomberg. Proyek tersebut untuk sementara diberi kode nama internal N50, kacamata pintar baru ini sebenarnya terdengar lebih mirip dengan kacamata Ray-Ban milik Meta.
Baca Juga: Kacamata Rayban-Meta Punya Lebih Banyak Pilihan Bingkai dan Warna Lensa
Tujuan utama dari uji coba desain maupun pilihan warna-warna itu adalah agar desainnya langsung dikenali sebagai Apple Glass, seperti halnya kita mengenali desain dari AirPods atau Apple Watch. Ini yang secara internal disebut oleh Apple sebagai menciptakan "ikon."
Lebih jauh, kacamata pintar ini nantinya tidak akan memiliki layar, tetapi akan memungkinkan pengguna untuk dapat mengambil foto dan video, menjawab panggilan telepon, asisten suara, berbagi, memutar musik, mengedit, notifikasi, dan berinteraksi dengan peningkatan Siri yang telah lama dijanjikan oleh perusahaa .
Namun demikian, semua itu baru hanya akan benar-benar berguna sebagai bagian dari Siri yang ditingkatkan di sistem operasi iOS 27.
Baca Juga: Apple akan Membayar Lebih dari Rp1 Triliun kepada Orang-orang yang Dimata-matai oleh Siri
Pendekatan kecerdasan buatan yang besar
Apple Glass juga dikabarkan tidak akan menjadi produk yang berdiri sendiri, selain hubungannya dengan iPhone. Hal Ini benar-benar bagian dari upaya Apple untuk memanfaatkan kekuatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan penglihatan komputer.
Ini akan mencakup dua produk lain dalam kategori yang sama. Sebelumnya dikabarkan AirPods dengan kamera dan klaim terbaru tentang liontin.
AirPods Pro terbaru mendatang diduga akan memiliki kamera inframerah di setiap earbud, merekam dunia dengan cara yang mirip dengan kacamata pintar, tanpa memerlukan bingkai.
Baca Juga: Rayneo Air 4 Pro Batman Edition Rilis Global, Ada Pelindung Cahaya Khusus
Sementara itu, produm liontin yang dapat dikenakan juga telah dibahas sebagai pin AI yang dapat dikenakan, yang akan menggabungkan beberapa mikrofon, speaker, dan sepasang kamera di bagian depan. Ini adalah sesuatu yang mungkin hadir setelah Apple Glass, paling cepat sekitar tahun depan.
Idenya adalah Apple ingin menggunakan semua perangkat keras atau hardware ini untuk memberikan pandangan tentang lingkungan pengguna ke dalam Apple Intelligence. Data ini kemudian dapat digunakan untuk menciptakan kesadaran kontekstual, seperti Siri yang merespons berdasarkan apa yang dapat "dilihatnya" di dunia.
Baca Juga: Infinix Rilis 2 Kacamata Pintar Baru Bertenaga Kecerdasan Buatan













