Apple Mengakuisisi Perusahaan Software Pengeditan Video MotionVFX

Rahmat Jiwandono
Jumat 20 Maret 2026, 12:55 WIB
MotionVFX.

MotionVFX.

Techverse.asia - Apple telah resmi mengakuisisi MotionVFX, yang dikenal menyediakan plugin, template, efek visual, dan banyak lagi untuk aplikasi editor video Final Cut Pro. Meski demikian, rincian keuangan terkait dengan kesepakatan tersebut tak diungkap kepada publik.

MotionVFX mengumumkan akuisisi tersebut di situs webnya, dengan mengatakan bahwa mereka bergabung dengan tim Apple untuk terus memberdayakan para kreator dan editor untuk melakukan pekerjaan terbaik mereka.

"Kami sangat senang untuk berbagi bahwa MotionVFX bergabung dengan tim Apple untuk terus memberdayakan para kreator dan editor untuk melakukan pekerjaan terbaik mereka," kata MotionVFX dalam sebuah pesan di situs webnya kami kutip, Jumat (20/3/2026).

Baca Juga: Polytron Siap Hadirkan Dua Speaker Baru yang Compact dan Portable

"Selama lebih dari 15 tahun, kami telah menjalankan misi untuk menciptakan konten dan efek visual yang menginspirasi dan berkelas dunia untuk editor video. Sejak awal, kami selalu mengutamakan kualitas, kemudahan penggunaan, dan desain yang hebat. Ini juga merupakan nilai-nilai yang paling kami kagumi dalam produk Apple, dan kami sangat senang dapat merangkulnya bersama." lanjut bunyi postingan itu.

MotionVFX telah lama menjadi salah satu pengembang pihak ketiga terkemuka dalam ekosistem Final Cut Pro. Plugin-plugin-nya banyak digunakan oleh para Youtuber, pembuat film, dan editor siaran yang ingin menambahkan grafis gerak kelas atas dan efek visual bergaya tanpa harus membuatnya dari awal.

Di antara alat-alatnya yang paling populer adalah mFilmLook, yang menyediakan efek pewarnaan sinematik dan emulasi film, dan mO2, plugin canggih yang memungkinkan penggunaan model tiga dimensi (3D) langsung di dalam Final Cut Pro dan Apple Motion.

Lebih jauh, MotionVFX juga menawarkan Design Studio, ekstensi panel yang memungkinkan pengguna untuk menelusuri dan menginstal efek dan templat langsung di dalam Final Cut Pro.

Baca Juga: Apple Meluncurkan Aplikasi Final Cut Pro dan Logic Pro di iPad, Ini Tanggal Rilisnya

Keahlian MotionVFX dalam templat, transisi, dan alur kerja 3D dapat membantu Apple meningkatkan alat grafis bawaan Final Cut Pro, yang berpotensi mengurangi ketergantungan pada plugin pihak ketiga.

Akuisisi ini kemungkinan akan memperkuat dorongan terbaru Apple ke dalam produksi video profesional, terutama karena perusahaan terus memperkuat layanan berlangganan Apple Creator Studio yang baru.

Dengan akuisisi tersebut, sebanyak 70 karyawan MotionVFX pun telah bergabung dengan Apple. Perusahaan ini sejatinya juga telah menjadi mitra global raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu. Tapi, MotionVFX tidak mengindikasikan apakah produk-produk yang ada akan terus dijual secara independen setelah akuisisi.

Untuk saat ini, katalog plugin perusahaan tetap tersedia melalui situs webnya dan pasar MotionVFX. Sekadar informasi, perusahaan ini didirikan sekitar tahun 2009 oleh Szymon Masiak dan berkantor pusat di Warsawa, Polandia.

Baca Juga: Aplikasi Firefly Besutan dari Adobe Resmi Hadir di Platform iOS dan Android

Perusahaan ini menawarkan paket berlangganan mulai dari US$29 atau sekitar Rp490 ribuan per bulan untuk akses ke alat pengeditan video, grafik, dan templat kelas profesionalnya.

Akuisisi perusahaan oleh Apple kemungkinan akan mengintegrasikan alat-alat MotionVFX ke dalam layanan raksasa teknologi tersebut. Selain itu, langkah ini dapat membantu Apple bersaing lebih baik dengan Adobe Premiere Pro, dan seluruh rangkaian Adobe Creative Cloud.

Pada Januari 2026, Apple juga telah menghadirkan layanan Creator Studio, yakni sebuah paket berlangganan yang menawarkan akses ke enam aplikasi kreatif serta konten premium di aplikasi iWork.

Paket itu berharga US$13 atau sekitar Rp220 ribuan per bulan atau US$129 atau setara dengan Rp2 jutaan per tahun dan mencakup akses ke Final Cut Pro, Logic Pro, dan Pixelmator Pro di Mac dan iPad, serta Motion, Compressor, dan MainStage di Mac. Paket ini juga mencakup konten premium untuk Keynote, Pages, dan Numbers.

Baca Juga: Apple AirPods Max 2 Baru Dilengkapi Fitur Canggih dan Cip H2

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno15 April 2026, 14:17 WIB

Instagram Kini Memungkinkan Pengguna Mengedit Komentar Hingga 15 Menit

Inilah kesempatan kamu untuk menarik kembali apa yang baru saja diposting.
Komentar di Instagram sekarang bisa disunting. (Sumber: Meta)
Techno15 April 2026, 13:54 WIB

GoPro Hadirkan Seri Kamera Mission 1 Terbaru, Punya 3 Model

Dilengkapi dengan sensor 1 inci yang menjanjikan kualitas video lebih baik dalam kondisi cahaya rendah.
GoPro Mission 1 Series. (Sumber: GoPro)
Travel14 April 2026, 17:43 WIB

Kenali Proses Pembuatan Camilan Tradisional Tape Singkong Khas Watugedug Bantul

Cara memasaknya sangat jauh dari peralatan modern dan menggunakan alat sederhana dan tradisional.
Proses pembuatan dan pengolahan tape singkong di Watugedug, Pajangan, Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 17:23 WIB

ChatGPT Menawarkan Paket Pro Baru Seharga Rp1,7 Juta per Bulan

Tingkat paket baru ini menawarkan penggunaan fitur Codex yang lebih banyak dibandingkan paket ChatGPT Plus.
ChatGPT Pro. (Sumber: OpenAI)
Automotive14 April 2026, 16:56 WIB

Suzuki Burgman Street Meluncur di India, Ini Ubahan Barunya

Motor ini dijual mulai dari Rp18 jutaan di India.
Suzuki Burgman Street. (Sumber: Suzuki)
Techno14 April 2026, 16:33 WIB

Huawei Pura X Max Bakal Debut di China pada 20 April 2026, Desain dan Warnanya Terungkap

Pura X Max akan diluncurkan dengan rasio aspek 'paspor' yang mirip dengan iPhone lipat yang dikabarkan.
Bocoran tampilan Huawei Pura X Max.
Startup14 April 2026, 15:19 WIB

BSA Logistics Indonesia: Emiten Waresix yang Sukses Melantai di Bursa Saham

Langkah ini tergolong langka bagi startup di sektor logistik yang mampu mencatatkan saham di BEI.
Waresix. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 14:34 WIB

Alibaba Wan2.7 Bantu Tingkatkan Kapabilitas AI dari Gambar hingga Produksi Video

Dari pembuatan gambar yang presisi hingga produksi video setara sutradara, Wan2.7 menghadirkan alur kerja kreatif end-to-end.
Wan2.7 Video. (Sumber: alibaba)
Lifestyle14 April 2026, 14:25 WIB

Fifty Fifty Mengkaver Lagu Wish You Were Here Karya Pink Floyd

Untuk pertama kalinya ada grup K-pop perempuan yang membawakan lagu barat.
Fifty Fifty.
Techno14 April 2026, 14:04 WIB

Vivo Y31d Pro Hadir dengan Baterai Jumbo dan Daya Tahan Ekstrem

Simak lebih mendalam mengenai spesifikasi dan harga ponsel kelas menengah ini.
Vivo Y31d Pro. (Sumber: Vivo)