Techverse.asia - Samsung hari ini resmi menghadirkan smartphone flagship barunya yakni Galaxy S26 Ultra dalam event Galaxy Unpacked yang digelar di San Fransisco, California, Amerika Serikat (AS), Kamis (26/2/2026) dini hari waktu Indonesia. Gawai ini dijual mulai dari US$1300 atau sekitar Rp21,7 juta, tersedia dalam kelir Cobalt Violet, White, Black, dan Sky Blue, ada juga Pink Gold dan Silver Shadow, eksklusif untuk pembelian daring (online).
Baca Juga: Amazfit T-Rex Ultra 2: Smartwatch GPS Titanium yang Dirancang untuk Kondisi Ekstrem
Samsung Galaxy S26 Ultra memperkenalkan privasi hingga ke tingkat piksel dengan Privacy Display bawaan pertama di industri seluler. Dengan mengontrol bagaimana piksel menyebarkan cahaya, layar menjaga konten tetap jernih, cerah, dan nyaman untuk pengguna dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus membatasi apa yang bisa dilihat oleh orang lain.
"Pengguna bisa menyesuaikan kapan fitur ini aktif - seperti ketika memasukkan PIN dan kata sandi atau membuka aplikasi tertentu - dan menyesuaikan tingkat privasi tergantung situasi," ujar TM Roh selaku President sekaligus Head of Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics.
Dia menjelaskan, Partial Screen Display secara cerdas membatasi visibilitas pop-up notifications, sedangkan Maximum Privacy Protection lebih lanjut berfungsi mengaburkan tampilan samping guna kehati-hatian ekstra. Itu semua dengan dampak yang minim pada daya maupun kegunaaan.

Perangkat ini dibekali prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy - generasi kedua dari prosesor khusus untuk Samsung - menjanjikan performa terbaik di kelasnya dengan peningkatan signifikan pada CPU, GPU, dan NPU untuk mendukung pengalaman yang lebih cepat, mulus dan responsif sepanjang hari. Dan RAM 12 atau 16GB.
Baca Juga: Xiaomi 17 Resmi Dirilis, Ditenagai Prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5
Dari segi penyimpanan, Galaxy S26 Ultra tersedia dengan pilihan memori 256GB, 512GB, atau 1TB. Kapasitas baterainya sebesar 5000mAh yang didukung Super-Fast Charging 3.0 yang mampu mengisi daya sampai 75 persen dalam waktu sekitar 30 menit, sehingga lebih menghemat waktu.
Selain itu, handset ini memperkenalkan pula Vapor Chamber yang telah didesain ulang dengan material antarmuka termal di sepanjang sisi prosesor, sehingga panas akan menyebar secara lebih efisien di area permukaan yang lebih luas. Desain ini meningkatkan pembuangan panas untuk menjaga perangkat tetap stabil dan dingin.
"Bahkan selama aktivitas berat seperti main gim, merekam video, dan multitasking," paparnya.

Sekilas, Samsung Galaxy S26 Ultra tidak jauh berbeda dari Galaxy S25 Ultra. Samsung masih menggunakan layar AMOLED Quad High Definition Plus (QHD+) selebar 6,9 inci, dengan refresh rate 120Hz dan dukungan untuk stylus S Pen. Perangkat ini juga memiliki sisi yang rata, sama sekali tidak memiliki magnet yang kompatibel dengan Qi2, dan tonjolan kamera yang menonjol.
Baca Juga: Spek Samsung Galaxy S24 Ultra: Bingkai Titanium dan Panel Corning Gorilla Armor
Terlepas dari kesamaan tersebut, smartphone flagship baru ini memiliki beberapa perbedaan yaitu sedikit lebih tipis yaitu 0,31 inci dibandingkan S25 Ultra yang memiliki ketebalan 0,32 inci. Pun ia hadir dengan bingkai aluminium, bukan bingkai titanium seperti generasi sebelumnya. Bagi penggemar stylus, S Pen baru memiliki bagian atas yang melengkung sehingga lebih sesuai dengan lekukan S26 Ultra.
Samsung Galaxy S26 Ultra memiliki empat kamera: kamera wide 200 megapiksel (MP), kamera ultrawide 50MP, kamera telefoto 10MP 3x, kamera telefoto 50MP 5x, dan kamera selfie 12MP f/2.2 di bagian depan. Jika Anda hanya melihat jumlah megapiksel ponsel ini, semuanya identik dengan model tahun lalu.
Lebih lanjut, peningkatan kinerja foto dan video kamera Galaxy S26 Ultra sebagian didorong oleh penyesuaian perangkat lunak. Bukaan kamera pada Galaxy S26 Ultra lebih lebar untuk membantu sensor menangkap lebih banyak cahaya. Dengan begitu, hasil foto menjadi lebih jernih dan detail dalam kondisi low light sekalipun, bahkan saat zoom in.
Baca Juga: Samsung Galaxy Buds Series akan Diperkuat dengan Galaxy AI












