Pebble Hadirkan Index 01: Cincin Pintar untuk Merekam Pikiran

Rahmat Jiwandono
Kamis 11 Desember 2025, 18:15 WIB
Pebble Index 01. (Sumber: Pebble)

Pebble Index 01. (Sumber: Pebble)

Techverse.asia - Pebble hari ini menghadirkan Index 01, cincin pintar untuk merekam pikiran. Ini adalah cincin pintar berukuran kecil dengan tombol dan mikrofon. Tekan tombolnya, bisikkan pikiranmu, dan itu akan dikirim ke smartphone pengguna.

'Pikiran' tersebut dapat ditambahkan ke catatan pengguna, diatur sebagai pengingat, atau disimpan untuk ditinjau nanti. Pebble Index 01 sekarang sudah dapat dipesan di muka hari dengan harga US$75 atau sekitar Rp1,25 juta. Pengiriman ke seluruh dunia dimulai pada Maret 2026, setelah itu harganya akan naik menjadi US$99 atau sekitar Rp1,65 juta.

Baca Juga: Samsung Galaxy Ring Akhirnya Resmi Meluncur, Bobot Maksimalnya Hanya 3 Gram

Begini cara kerja Index 01, kamu mendapat ide saat berjalan di jalan, kemudian membisikkannya dengan tenang ke dalam cincin pintar ini. Kemudian perangkat baru tersebut akan mengirimkan ide itu ke aplikasi catatan atau menyimpannya untuk ditinjau nanti.

Pebble Index 01.

Produk ini tidak didukung kecerdasan buatan (AI), hanya berperan melalui model open source. Desainnya bersifat pribadi (tidak ada perekaman sampai pengguna menekan tombol) dan tidak memerlukan koneksi internet atau langganan. Beratnya cuma 4,7 gram, tersedia size 10, ketebalannya 2,95 milimeter (mm) dan lebar 6,6 mm.

Pebble Index 01 sekecil cincin kawin dan tersedia dalam tiga warna. Terbuat dari baja tahan karat yang tahan lama dan tahan air. Seperti semua produk Pebble, cincin pintar ini dapat disesuaikan dan dibangun dengan perangkat lunak sumber terbuka. Baterainya juga diklaim tahan selama 'bertahun-tahun' dan tidak perlu diisi ulang.

Baca Juga: Spotify Meluncurkan Video Musik di AS dan Kanada, Khusus Pelanggan Premium

Pengguna Index 01 dapat mengenakan cincin baja tahan karat ini saat mandi, mencuci tangan, mencuci piring, atau saat hujan, tetapi harus dilepas untuk aktivitas yang berhubungan dengan air lainnya, seperti berenang. Saat diluncurkan, cincin ini tahan air hingga kedalaman satu meter.

Smart ring tersebut juga bukan alat pelacak kebugaran atau monitor tidur, jadi tidak merekam detail tentang detak jantung atau kesehatan pengguna. “Saya tidak mencoba membangun semacam alat untuk melakukam hal itu,” ujar CEO Pebble Eric Migicovsky.

Pebble Index 01.

Eric hanya membangun hal-hal yang memecahkan satu masalah utama, dan hal itu memecahkannya dengan sangat baik. “Saya menganggap (cincin pintar Index 01) ini sebagai memori eksternal untuk otak saya, itulah intinya. Cincin pintar ini selalu bersama kamu,” ujarnya.

Dijelaskannya, Index 01 mampu merekam sekitar 12 sampai 14 jam. Rata-rata, waktu pemakaian cincin pintar ini sebanyak 10 hingga 20 kali per hari untuk merekam pikiran selama tiga hingga enam detik. Dengan kecepatan itu, dia akan mendapatkan sekitar dua tahun penggunaan.

Baca Juga: Cincin Pintar 'Evie': Mengamati Siklus Menstruasi, Biometrik dan Kualitas Tidur dengan Gaya

Ketika baterai cincin Index 01 habis, maka kamu dapat mengirimkannya kembali ke perusahaan untuk didaur ulang. Selain itu, saat menggunakan Index 01, kamu juga dapat merekam hingga lima menit audio, yang dapat disimpan ke cincin dan disinkronkan ke smartphone nanti.

Pebble Index 01.

Index 01 juga mendukung lebih dari 100 bahasa dan memiliki sedikit memori internal untuk saat-saat ketika pengguna tidak berada dalam jangkauan Bluetooth perangkat nya, di mana rekaman tersebut akhirnya disimpan dan ditranskripsikan.

Kalau kamu memiliki jam tangan pintar Pebble atau merek lain, pikiran yang direkam bahkan dapat muncul di layar jam tangan sehingga dapat memverifikasi kebenarannya.

Perangkat ini bekerja dengan aplikasi seluler Pebble, yang menawarkan catatan dan pengingat tetapi secara opsional dapat terintegrasi dengan sistem kalender ponsel pintar pengguna, atau aplikasi lain, seperti Notion.

Baca Juga: 2 Jam Tangan Pintar Baru dari Pebble Segera Diluncurkan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)