Techverse.asia - SK Innovation E&S, anak usaha di bidang energi di bawah manajemen SK Group dari Korea Selatan, kembali menyelenggarakan program MAJU:ON guna mendukung ekosistem usaha rintisan atau startup pemuda di sektor lingkungan hidup serta energi di Indonesia.
Baca Juga: Google Cloud x Komdigi Memperkuat Ekosistem Startup Indonesia Berhadiah Rp6,2 Miliar
Dalam MAJU:ON Final Demo Day yang telah diadakan pada 21 Mei lalu di Jakarta, mereka berkolaborasi dengan UD Impact, menampilkan sedikitnya sepuluh startup guna mempresentasikan model bisnis mereka. Ini terdiri dari Aigra, Aruponic, Catalyssum, Gisact, GoTani, Jelajah Rattan, Life Guards, Manacaina, Mecara Tech, dan Weara Tech.
Selain itu, juga digelar kegiatan kuliah khusus dari para pakar tentang transisi energi dan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta sesi konsultasi investasi 1-on-1 bersama para perusahaan modal ventura.
"Selama ini kami terus menemukan dan mendukung talenta muda potensial di Indonesia secara konsisten, dan saat ini semua proses pembinaan tersebut terbukti menghasilkan pencapaian bisnis yang riil melalui Final Demo Day tersebut," ungkap Head of LNG Business Division SK Innovation E&S Jong Mun Lee lewat keterangan tertulisnya kami kutip, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: Connext Powered by PLN Jaring 10 Startup di Sektor Energi, Dorong Solusi Inovatif
Dikatakannya bahwa startup Indonesia punya potensi masif guna berkembang di pasar internasional, khususnya yang bergerak di sektor lingkungan hidup dan keberlanjutan.
"Kami akan terus menjadi mitra global bagi perusahaan rintisan muda Indonesia supaya teknologi dan inovasi yang dikembangkan bisa memberikan kontribusi kepada ekosistem lingkungan hidup dan energi di sini," ujar dia.
Gisact (salah satu peserta), sukses menarik perhatian dengan mempresentasikan pelantar wawasan informasi spasial yang mendukung pengambilan keputusan secara optimal berdasarkan analisis data geografis, yang meliputi beragam bidang seperti pertanian hingga penanggulangan bencana.
Baca Juga: Startup Swap Energi Raih Pendanaan Seri A dari 3 Investor Besar China
Para juri pun memberikan nilai tinggi kepada Gisact atas kemampuan teknologinya yang unik serta daya saingnya yang beragam dari solusi-solusi yang sudah ada sebelumnya. Startup ini menduduki peringkat pertama dan menerima uang hadiah sebesar US$4000 atau setara dengan Rp71,3 jutaan.
"Progam MAJU:ON memungkinkan kami untuk mengubah ide menjadi bisnis yang nyata. Harapan saya pengalaman ini menjadi titik balik yang akan membawa bisnis kami ke level berikutnya," kata CEO Gisact Anjar Dimara Sakti.
Lebih lanjut, di posisi kedua ada startup Aigra yang mempresentasikan mengenai sistem berbasis AI guna mencegah pembusukan produk pertanian. Dan di posisi ketiga ada Life Guards, memperkenalkan teknologi guna memperpanjang kesegaran sayur dan buah.
Masing-masing menerima hadiah uang tunai US$2.500 (Rp44,5 jutaa) dan US$1500 (Rp26,7 jutaan). Sementara itu, dua tim peraih penghargaan khusus yaitu Aruponic dan WearaTech, bersama dengan para pemenang lainnya, berpeluang guna terlibat dalam jaringan global bersama startup Negeri Ginseng di konferensi bersama Korea-Indonesia yang diproyeksikan berlangsung pada September 2026.
Baca Juga: Masa Depan Infrastruktur Mobilitas Ramah Lingkungan Menurut Soul Parking
Usai melalui tinjauan kelayakan, para startup itu akan memperoleh pinjaman bebas bunga lewat joint fund yang didirikan oleh UD Impact dan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) yang merupakan jaringan angel investor terbesar di Tanah Air.
Selama sepuluh bulan terakhir, perusahaan membina sebanyak 130 tim dan lebih dari 460 wirausahawan muda di kedua sektor itu lewat program MAJU:ON. Program ini pertama kali bergulir pada 2025.
Kepala Biro Perencanaan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Hariyanto mengapresiasi kontribusi besar dari SK Innovation E&S dalam mencetak pemimpin masa depan di sektor energi Indonesia.
"Harapan kami adalah akan ada lebih banyak lagi kesempatan yang terciptan untuk para wirausahawan muda yang menggerakkan inovasi di sektor energi, dan tentunya kami akan terus memberikan dukungan," ujarnya.
Baca Juga: Merah Putih Fund: Dukung Akselerasi Startup Lokal Menjadi Unicorn