Masa Depan Infrastruktur Mobilitas Ramah Lingkungan Menurut Soul Parking

Uli Febriarni
Selasa 23 Januari 2024, 14:18 WIB
(ilustrasi) Soul Parking ungkap masa depan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia (Sumber: Soul Parking)

(ilustrasi) Soul Parking ungkap masa depan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia (Sumber: Soul Parking)

Sektor transportasi bertanggung jawab atas 15% emisi gas rumah kaca di Indonesia. Setengahnya disebabkan oleh angkutan penumpang jalan raya, mobil dan sepeda motor.

Tercatat, terdapat lebih dari 120 juta sepeda motor di jalanan di Indonesia saat ini. Itu sebagian besar disebabkan oleh pesatnya laju urbanisasi di seluruh Indonesia, yang akan meningkat seiring dengan kemajuan negara.

Ada Keseriusan Menuju Transisi Energi

CEO Soul Parking, Kenneth Darmansjah, menjelaskan sasaran transisi energi yang ambisius telah ditetapkan oleh Indonesia, untuk mentransformasi negara dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara.

Para pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta menyadari tantangan lingkungan hidup yang dihadapi negara ini.

Dekarbonisasi industri selanjutnya merupakan faktor penting dalam mendorong Indonesia menuju tujuan net-zero pada 2060.

Baca Juga: Untukmu.AI: Platform Kecerdasan Buatan yang Bantu Temukan Rekomendasi Hadiah untuk Momen Istimewa

"Fondasi yang kuat untuk mendorong transisi ke kendaraan listrik (EV) sudah berjalan. Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan insentif bagi konsumen dan dunia usaha, serta bentuk dukungan peraturan lainnya, untuk mendorong kemajuan," ungkapnya, dilansir dari kanal AC Ventures, Selasa (23/1/2024).

Menjelaskan lebih jauh, Kenneth menyebut pemerintah Indonesia berencana mengalokasikan Rp7 triliun (US$459 juta), untuk mendukung penjualan 800.000 sepeda motor listrik baru, dan konversi 200.000 sepeda motor bermesin pembakaran pada 2024.

Dari sisi bisnis, Indonesia memperpanjang batas waktu bagi produsen mobil, untuk memenuhi syarat mendapatkan insentif kendaraan listrik selama dua tahun ke depan.

Aturan investasi yang longgar ini, mengharuskan produsen mobil untuk memproduksi setidaknya 40% komponen kendaraan listrik di dalam negeri, agar dapat menikmati sejumlah insentif pajak.

Baca Juga: WhatsApp Kembangkan Fitur Mirip AirDrop

Rantai Mobilitas Ramah Lingkungan (Green Mobility) Bukan Hanya EV

Kenneth mendapati, tingkat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia sebesar 0,2% atau sama dengan sepuluh tahun yang lalu di China.

Hal itu menunjukkan adanya potensi pertumbuhan yang sangat besar, seiring dengan transisi energi ramah lingkungan yang kita lakukan.

Meskipun demikian, kata Kenneth, elektrifikasi armada dan manufaktur kendaraan listrik untuk konsumen hanya mewakili sebagian dari rantai nilai mobilitas ramah lingkungan.

"Bagian lain yang sama pentingnya adalah infrastruktur yang dibangun untuk menopang penggunaan kendaraan listrik di jalan raya. Berikutnya, meningkatnya ketersediaan jaringan infrastruktur pengisian daya yang kuat memainkan peran penting dalam hal ini," kata dia.

Saat ini, terdapat 439 stasiun pengisian umum dan 961 stasiun penukaran baterai yang tersedia untuk kendaraan listrik di Indonesia. Namun angka-angka ini diperkirakan akan meningkat, seiring dengan berlanjutnya peralihan kendaraan listrik secara nasional.

Seiring dengan adopsi kendaraan listrik, Perusahaan Listrik Negara telah menetapkan target, yakni membangun 6.316 stasiun pengisian umum dan 14.000 stasiun penukaran baterai pada 2025.

"Target yang ditetapkan oleh PLN, menggambarkan bahwa negara ini bertekad mempercepat adopsi dan pertumbuhan kendaraan listrik," imbuhnya.

Ditambah lagi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan bakal mengubah 150.000 sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik, tahun ini. Maka, Indonesia diperkirakan akan memiliki 13 juta kendaraan roda dua listrik yang beredar di jalanan, setidaknya sampai akhir dekade ini.

Baca Juga: Prediksi Fasset Mengenai Tren Blockchain dan Aset Digital pada 2024

"Kami melihat ini sebagai peluang untuk menggandakan misi kami dalam mengurangi kemacetan di pinggir jalan, namun dengan sentuhan kendaraan listrik (EV). Beberapa bulan yang lalu, kami mulai memasang stasiun pengisian kendaraan listrik dan fasilitas penyimpanan kendaraan listrik roda dua dan empat, di tempat parkir yang kami layani," tuturnya.

Pasar kendaraan penumpang akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kota-kota besar di Indonesia. Sehingga tantangan dalam menemukan tempat parkir dan infrastruktur pengisian daya tetap ada.

"Wajar saja jika kami beralih ke penyediaan stasiun pengisian daya di fasilitas parkir kami," imbuh Kenneth.

Soul Parking juga memutuskan untuk menerapkan mesin tiket otomatis bertenaga surya di tempat parkir. Karena mereka memahami penting dan relevansi pemanfaatan bentuk energi terbarukan lainnya.

Baca Juga: Memeriahkan Imlek Tahun Ini, Pemerintah China Adakan Festival Belanja Online

Optimalkan Transportasi Umum

Mengoptimalkan transportasi umum juga merupakan upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemacetan lalu-lintas dan emisi karbon.

Laporan Asian Development Bank baru-baru ini mengungkap, mobilitas rendah karbon dan energi ramah lingkungan berpotensi memberikan kontribusi pendapatan baru sebesar US$90 miliar hingga US$100 miliar di Asia Tenggara, pada 2030.

Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan ini, tentu saja akan memperoleh manfaat, terutama ketika krisis ini terjadi.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup02 Februari 2026, 19:13 WIB

Dash Electric Umumkan Seed Round dari Sagana, Perkuat Operasionalnya

Sagana masuk dalam daftar pemberi modal anyar untuk startup ini.
Pendiri Dash Electric Aditya Brahmana (kiri) dan Robert Mulianto. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 18:52 WIB

Indonesia Resmi Cabut Larangan Grok, tetapi dengan Beberapa Syarat

Langkah ini mengikuti Filipina dan Malaysia yang baru-baru ini juga mencabut pelarangan akses ke Grok.
Ilustrasi Grok.
Hobby02 Februari 2026, 17:43 WIB

ENC 2026 Dilaksanakan 2-29 November di Arab Saudi, Total Hadiahnya Fantastis

ENC hadir untuk mendorong kemajuan esports global melalui pembentukan ekosistem nasional yang terstruktur, mendukung pemain, klub, dan tim nasional.
Jadwal penyelenggaraan ENC 2026. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 16:54 WIB

LG StanbyME 2: TV Portabel yang Layarnya Bisa Dicopot, Harga Hampir Rp20 Juta

Produk ini menawarkan fleksbilitas untuk menonton.
LG StanbyME 2. (Sumber: LG)
Lifestyle02 Februari 2026, 15:10 WIB

Papion dan Dept Rilis Lagu Chocolate: Makna Cinta yang Lebih Kompleks

Kolaborasi antara girlband baru asal Indonesia dengan penyanyi solo asal Negeri Ginseng.
Dept (pria di tengah) bersama girlband Papion. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 14:18 WIB

Samsung Hadirkan E-Paper Berwarna 13 Inci, Layarnya Terbuat dari Bio-Resin Fitoplankton

Layar ini menghadirkan kinerja daya ultra-low dengan manajemen lokal dan jarak jauh melalui Aplikasi Samsung E-Paper dan VXT.
Samsung Color E-Paper 13 inci. (Sumber: Samsung)
Automotive02 Februari 2026, 14:07 WIB

Ford Resmi Buka Dealer Baru di PIK 2 Tangerang Banten

Ford PIK 2 Resmi Dibuka, Tonggak Baru Ekspansi Jaringan Ford di Indonesia.
Peresmian diler Ford di Pantai Indah Kapuk 2. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 13:56 WIB

Spek Lengkap dan Harga Redmi Note 15 Pro Plus 5G di Indonesia

Sebagai varian unggulan, perangkat tersebut memiliki fitur ketahanan paling lengkap di lini ini.
Redmi Note 15 Pro Plus 5G. (Sumber: Xiaomi)
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)