AC Ventures dan Bain & Company Rilis Indonesia Venture Capital Report 2023

Rahmat Jiwandono
Kamis 16 November 2023, 13:42 WIB
AC Ventures

AC Ventures

Techverse.asia - AC Ventures bersama Bain & Company merilis laporan tentang lanskap modal ventura atau Venture Capital (VC) di Indonesia yang berjudul 'Indonesia Venture Capital Report 2023' guna memberikan gambar yang menyeluruh soal tren, tantangan, dan outlook ke depan dari industri ini. Sektor VC di Tanah Air telah mengalami transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Dalam 12 bulan terakhir, terjadi penyesuaian pasar yang sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro global. Walaupun volume transaksi melejit dua tahun yang lalu, tetapi ketidakpastian makroekonomi yang meningkat mendorong kehati-hatian dalam berinvestasi, dan dampak dari pengaruh kedua tahun lalu mengakibatkan penurunan jumlah serta besaran transaksi. 

Meskipun tetap ada optimisme yang dibarengi kewaspadaan saat itu, proyeksi untuk tahun ini sekarang menjadi lebih realistis dengan antisipasi penurunan nilai transaksi sekitar 70-80 persen dibandingkan tahun kedua sebelumnya. Tingkat pendanaan pada 2023 terbilang rendah hingga kuartal ketiga, hanya mencapai 0,3 kali dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun 2022. 

Walau tahun ini menantang untuk sektor VC, prospek pertumbuhan secara keseluruhan tetap positif, mengingat lanskap VC yang dipicu oleh pulihnya kepercayaan dari investor selama 2020-2021, investor saat ini lebih bijak dan rasional dalam pendekatan mereka. 

Baca Juga: AC Ventures Convenes Elite Private Sector Powerhouses for ESG and Gender Lens Investing Summit

Laporan tersebut menyoroti perubahan penting dalam hal apa yang diutamakan oleh para investor, lebih fokus pada perusahaan startup yang mempunyai bisnis yang dinilai menguntungkan, penilaian kerja yang lebih baik, dan rencana yang jelas untuk mencapai keuntungan. Ini terlihat dari menurunnya tingkat peralihan dari pendanaan awal (seed) ke putaran A/B. 

Salah satu poin yang ditekankan dalam laporan Indonesia Venture Capital Report 2023 ialah ketangguhan Indonesia terhadap tren global. Meskipun nilai transaksi modal ventura global mengalami penurunan sekitar 20 hingga 40 persen, Indonesia berhasil menjaga nilai transaksi modal ventura yang stabil pada 2022 secara year-over-year (YoY) sebesar US$3,6 miliar. Selain itu, tercatat juga peningkatan volume transaksi sebesar 20 persen YoY di tahun yang sama. 

Fundamental makroekonomi yang menarik menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi titik terang di kawasan Asia Tenggara, dan akan memberikan iklim yang menguntungkan untuk startup di negara ini. Dengan populasi usia yang mendominasi, dan jumlah masyarakat kelas menengah yang terus berkembang, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia tumbuh besar mencapai 4,6 persen pada 2022. 

Konsumsi rumah tangga yang mendorong perekonomian cukup signifikan, tercatat menyumbang 55,6 persen terhadap PDB. Perekonomian digital berada di jalur yang juga meningkat, mencapai US$77 miliar pada tahun lalu. Supaya Indonesia tetap berada di jalur pertumbuhannya, Indonesia perlu mengatasi hambatan makro, seperti ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang sedang berlangsung, pemilu 2024, dan meningkatnya tekanan terhadap pemain teknologi besar guna mencapai profibilitas, serta lanskap peraturan yang terus berkembang.

Baca Juga: AC Ventures and BCG Release Report on Decarbonization and Indonesia’s Green Growth Potential

Laporan ini juga memberikan penjelasan mendalam mengenai tema-tema investasi utama. Meskipun bisnis berbasis platform di sektor-sektor seperti e-commerce dan mobilitas mendominasi sebelum tahun 2020, terdapat pergeseran yang nyata ke arah subsektor fintech dan model ritel baru seperti direct-to-consumer (D2C) selama tahun 2020-2022, terutama didorong oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi.

Peningkatan adopsi digital selama pandemi Covid-19. Tema investasi yang muncul pada tahun 2023 dan seterusnya mengarah pada peningkatan fokus pada ESG, teknologi iklim, kendaraan listrik, teknologi kesehatan, dan merek D2C.

Dalam prospek exit perusahaan, preferensi tradisional terhadap trade sales mulai bergeser ke arah peningkatan tren penawaran saham perdana (IPO). Namun, adanya tekanan pasar dan kondisi pendanaan setelah tahun 2022 berpotensi mengurangi minat atau antusiasme terkait penawaran saham besar (mega-IPO). 

Baca Juga: Startup Mulai Kurangi Bakar Uang, Akan Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Digital di Indonesia?

Laporan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam industri modal ventura di Indonesia. Kesepakatan pada tahap awal (early-stage deals), terutama di sektor-sektor yang sedang berkembang seperti mobilitas listrik dan layanan kesehatan, diperkirakan akan mendominasi aktivitas VC dalam waktu
dekat. Startup pada tahap akhir kemungkinan besar akan memperbarui strategi mereka dan mengutamakan profitabilitas di atas segalanya.

Dengan proyeksi ekonomi digital yang mencapai US$360 miliar pada tahun 2030, dan inisiatif seperti peluncuran IDXCarbon yang menandakan
komitmen Indonesia terhadap masa depan net-zero, investor global mempunyai alasan untuk optimis terhadap Indonesia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)