Green Rebel Foods Umumkan Pendanaan Senilai Rp209 Miliar

Rahmat Jiwandono
Rabu 11 Februari 2026, 18:46 WIB
Green Rebel Foods. (Sumber: istimewa)

Green Rebel Foods. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Usaha rintisan alias startup teknologi pangan asal Indonesia yang fokus pada pengembangan alternatif daging dan keju nabati (plant-based), Green Rebel Foods resmi memperoleh putaran pendanaan senilai US$12,5 juta atau setara dengan Rp209 miliar.

Dengan pendanaan ini, membawa nilai valuasi Green Rebel Foods mendekati US$18 juta atau sekitar Rp302 miliar. Empat tahun lalu, mereka juga telah mengumpulkan pendanaan pra seri-A sebesar US$7 juta.

Baca Juga: East Ventures Gelar Program My First $1000: Dorong Pemuda Singapura Jadi Wirausaha

Sekadar informasi, Green Rebel Foods berdiri sejak September 2020, oleh dua orang di balik restoran Burgreens yakni Max Mandias menjabat sebagai Chef sekaligus Chief Operating Officer (COO) dan Helga Angelina Tjahjadi sebagai Chief Executive Officer (CEO).

Keduanya bertujuan mendemokratisasi makanan sehat dan ramah lingkungan supaya lebih mudah diakses dan terjangkau. Sejauh ini, area operasi Green Rebel Foods tak hanya di dalam negeri, melainkan juga di Filipina, Singapura, Malaysia, hingga Vietnam.

Startup ini memakai bahan-bahan alami tanpa MSG, pengawet maupun gula rafinasi. Produk mereka dibuat khusus untuk metode memasakan di kelembapan tinggi khas Asia seperti menumis dan merebus. Misal, makanan kategori daging nabati seperti steak, sate atau rendang, terbuat dari jamur Shiitake dan kedelai non-GMO.

Di Singapura, startup ini menyajikan menu tanpa daging di restoran seperti Dragon Chamber, Empress, Love Handle, Prive, dan Queen of Wok mulai Februari ini.

Baca Juga: Pawprints Raih Pendanaan Rp27 Miliar, Tahun Depan Launching Produk Makanan Anjing Insect-Based

Teknologi yang mereka pakai adalah Rebel Max - formulasi emulsi minyak kelapa dan air - guna meniru tekstur serat dan juiciness daging asli tanpa menggunakan lemak hewani.

Adapun investor yang terlibat dalam putaran pendanaan tersebut ialah Agfunder Alternative Protein Fund 1, Teja Ventures, dan Unovis NCAP Fund II. Kendati demikian, sampai saat ini, Green Rebel Foods belum mengungkapkan kinerja pendapatannya untuk tahun 2024. Mereka mengklaim sedang fokus membangun kemitraan dengan merek-merek layanan besar.

"Pendanaan ini akan kami gunakan untuk memperluas pengembangan produk plant-based yang disesuaikan dengan selera konsumen di Asia serta memperkuat posisi Green Rebel Foods di sektor teknologi pangan (food tech) Asia Tenggara yang terus berkembang," papar Helga.

Baca Juga: Chickin Memperoleh Pendanaan Seri A+ Sebesar Rp315 Miliar

Dia menyatakan, dengan pendanaan terbaru ini akan memperkuat posisi Green Rebel Foods sebagai salah satu pemain utama daging nabati di Tanah Air sekaligus menjadi bagian dari ekosistem teknologi pangan di Asia Tenggara yang terus bertumbuh.

Menurut data Mordor Intelligence, startup ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa merek internasional, seperti Fore Coffee, IKEA, Starbucks, Kimukatsu, Domino, Abuba Steak, hingga Pepper Lunch. Enggak cuma itu saja, Green Rebel Foods juga berkolaborasi dengan lebih dari 100 retailer nasional.

Di sisi lain, tren konsumsi makanan berbasis nabati di kawasan Asia Tenggara menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, seiring dengan meningkatnya minat konsumen terhadap alternatif pangan yang tetap mempertahankan cita rasa lokal.

Baca Juga: DailyCo Akuisisi Wadah Kuliner: Sasar Pangsa Katering B2B di Indonesia

Produk berbasis nangka sebagai pengganti daging babi dan pangan tradisional yang berbasis kedelai seperti tempe menjadi contoh pendekatan yang menggabungkan antara inovasi dan budaya kuliner setempat. Akan tetapi, industri plant-based di kawasan itu masih menghadapi persaingan ketat dari perusahaan multinasional seperti Danone atau Nestle.

Selain itu, persaingan juga datang dari usaha rintisan lokal yang menawarkan inovasi serupa. Tantangan utama di sektor tersebut adalah ketergantungan terhadap impor kedelai sebagai bahan baku utamanya, sehingga membuat industri ini rentan akan fluktuasi harga dan gangguan pasokan global.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno03 April 2026, 17:48 WIB

LG TV QNED Evo AI Dijual di Indonesia, Ada 3 Pilihan Ukuran Layar

LG sendiri berkontribusi sekitar 20 persen penetrasi Smart TV di Indonesia.
LG QNED Evo AI. (Sumber: LG)
Startup03 April 2026, 17:15 WIB

Intervyou Hadirkan Pelantar Karir Bertenaga AI Generatif

Di Intervyou, mereka tidak hanya berlatih, tapi bertransformasi menjadi kandidat yang paling dilirik oleh rekruter.
Platform Intervyou. (Sumber: istimewa)
Techno03 April 2026, 16:44 WIB

Meta Lagi Jajal Berlangganan Instagram Plus dengan Fitur Eksklusif

Instagram sedang menguji coba fitur yang memungkinkan pengguna membayar untuk melihat Stories secara anonim.
Instagram.
Travel03 April 2026, 15:38 WIB

Rayakan Paskah, House of Tugu Jakarta Hadirkan Springtime Easter Feast

Kemewahan Perayaan Paskah di House of Tugu Jakarta.
Menu sajian Springtime Easter Feast di House of Tugu Jakarta. (Sumber: istimewa)
Techno03 April 2026, 15:29 WIB

ASUS UGen300 USB AI Accelerator: USB Pertama di Dunia untuk AI

Fitur-fiturnya meliputi konektivitas USB Type-C bawaan, prosesor AI, dan memori LPDDR4 8GB.
UGen300 USB AI Accelerator. (Sumber: ASUS)
Lifestyle03 April 2026, 14:49 WIB

Belanja Kebutuhan Esensial di Blibli Double Day 4.4, Diskon Sebesar Rp700 Ribu

Program ini menghadirkan kurasi produk esensial, mulai dari kebutuhan rumah tangga, kesehatan dan self-care, gadget, hingga perlengkapan rumah dan olahraga.
Program Blibli Double Day 4.4. (Sumber: blibli)
Techno03 April 2026, 14:27 WIB

Youtube Memperluas Teknologi Pendeteksi Deepfake yang Dihasilkan AI

Upaya ini bertujuan untuk mencegah penyebaran konten hoaks dari orang ternama.
Youtube.
Automotive03 April 2026, 14:06 WIB

Honda Stylo 160 Tipe ABS dan CBS Punya Opsi Warna Anyar

Pembaruan ini semakin memperkuat karakter skutik bergaya modern klasik dengan sentuhan retro.
Honda Stylo 160 warna Royal Blue. (Sumber: Honda)
Techno02 April 2026, 18:43 WIB

JBL Rilis Speaker Xtreme 5 dan Go 5, Ini Spesifikasi dan Harganya

Model-model tersebut hadir dengan peningkatan kualitas suara, fitur pencahayaan baru, dan daya tahan yang lebih baik.
JBL Xtreme 5. (Sumber: JBL)
Techno02 April 2026, 17:41 WIB

Apple Resmi Setop Produksi Mac Pro, Ada Apa?

Desktop berbentuk seperti parutan keju itu sebenarnya tidak dirancang untuk dunia seri M baru perusahaan tersebut.
Mac Pro. (Sumber: Apple)