MoEngage Kantongi Pendanaan Tambahan Seri F Senilai Rp3 Triliun Lebih

Rahmat Jiwandono
Senin 22 Desember 2025, 16:33 WIB
MoEngage.

MoEngage.

Techverse.asia - MoEngage resmi mengumumkan telah mendapat putaran pendanaan tambahan Seri F senilai US$180 juta atau setara dengan Rp3 triliun lebih. Untuk diketahui, MoEngage merupakan pelantar keterlibatan pelanggan untuk merek konsumen.

Baca Juga: Grab Umumkan Tren Layanan Pesan-Antar dan Belanja Konsumen Sepanjang 2025

Tambahan dana itu diperoleh usai pendanaan US$100 juta atau sekitar Rp1,67 triliun pada bulan lalu, jadi total pendanaan Seri F mencapai US$280 juta. Investasi anyar ini dipimpin oleh Dragon Funds, ChrysCapital, Schroders Capital, dengan partisipasi kelanjutan dari investor lawas yaitu B Capital dan TR Capital.

Dana segar tersebut akan dipakai guna mengakselerasi inovasi rangakain Merlin AI, meningkatkan tim go-to-market di kawasan Amerika Utara dan Eropa, Timur Tengah, hingga Afrika, serta menjajaki akusisi strategis yang memperluas kemampuan pelantarnya.

MoEngage terus memperdalam kehadirannya di Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru. Di tiga wilayah ini, beragam merek perusahaan memodernisasi seluruh rangkaian teknologi guna berinteraksi dengan pelanggan dan menyatukan alur kerja pemasaran maupun produk.

Baca Juga: Noice Jalin Kerjasama dengan MoEngage yang Berbasis Wawasan

"Kami percaya bahwa kesuksesan kami merupakan hasil upaya bersama dan dibangun berdasarkan budaya kepemilikan serta inovasi. Sangat penting bagi MoEngage untuk memberikan pengakuan kepada semua orang yang telah membantu kami sampai ke tahap tersebut," ujar CEO dan salah satu pendiri MoEngage Raviteja Dodda disadur, Senin (22/12/2025).

Dia menyampaikan, program likuiditas itu mencerminkan komitmennya dengan memastikan bahwa para pendiri MoEngage, karyawannya, dan investor awal juga memetik manfaat langsung dari pencapaian krusial yang mereka raih bersama.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan dari ChrysCapital, Dragon Funds, Schroders Capital, B Capital, dan TR Capital selagi kami terus melebarkan sayap di seluruh dunia," tambahnya.

Menurutnya, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru merupakan pasar pertumbuhan bagi MoEngage lantaran perusahaan di Singapura, Indonesia, Filipina, Australia, dan Selandia Baru dengan cepat menggunakan pelantar keterlibatan yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) berbasis wawasan.

Baca Juga: Blibli Gandeng MoEngage Tingkatkan Konversi Tujuh Kali Lipat pada Kampanye Pengabaian Keranjang Belanja

MoEngage sendiri telah menjalin kemitraan dengan merek regional terkemuka seperti 13Cabs, Alfamart, Blibli, Canstar, Kredivo, Stan Entertainment, TFE Hotels, Trust Bank, XL Axiata, serta nama-nama mendunia seperti 7-Eleven, Coca Cola, Domino's, KFC, Nestle, Samsung, hingga Starbucks, guna menyatukan data pelanggan dan menghadirkan pengalaman omnichannel yang dipersonalisasi.

Berdasarkan kepemimpinannya sebagai pelantar keterlibatan pelanggan bagi pemasar, MoEngage pun memperkuat rangkaian produknya untuk tim produk dengan MoEngage Analytics dan MoEngage Inform. Sebab, keterlibatan pelanggan modern tak cuma didorong oleh pemasaran saja.

"Oleh karenanya, tim produk dan tim pemasaran harus bekerja berdasarkan data bersama guna memastikan pengalaman pelanggan yang terhubung, bukan terfrgamentasi," jelas dia.

Kemampuan analitik produk yang lebih baik di MoEngage Analytics menjembatani kesenjangan antaran tindakan dan wawasan. Lewat penyatuan data perilaku dengan keterlibatan langsung, startup ini membantu manajer produk untuk mengetahui 'alasan' perilaku pengguna dan memicu pengalaman seketika yang mendorong retensi dan LTV.

Baca Juga: Total Pendanaan Ekuitas Honest Tembus Rp1,66 Triliun, Terbitkan Kartu Kredit Co-branded

Sementara itu, MoEngage Inform mempermudah pengiriman pesan transaksi yang penting, misalnya OTP, pembaruan akun, dan pembaruan layanan, lewat API tunggal di seluruh saluran pengiriman pesan serta penyedia pengiriman, dengan memastikan keandalan yang berbeda dari kampanye pemasaran.

"Ketelibatan pelanggan tak pernah menjadi milik satu tim saja. Mereka melewati banyak momen, dan seluruh momen tersebut harus terasa terhubung dan saling mendukung. Saat produk, teknik dan pemasaran bekerja dari data serta alat yang sama, semuanya akan terlihat lebih alami bagi audiens. Pengalaman seperti itulah yang mau kami berikan di banyak perusahaan supaya mereka bisa mengembangkan brand-nya," katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel14 April 2026, 17:43 WIB

Kenali Proses Pembuatan Camilan Tradisional Tape Singkong Khas Watugedug Bantul

Cara memasaknya sangat jauh dari peralatan modern dan menggunakan alat sederhana dan tradisional.
Proses pembuatan dan pengolahan tape singkong di Watugedug, Pajangan, Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 17:23 WIB

ChatGPT Menawarkan Paket Pro Baru Seharga Rp1,7 Juta per Bulan

Tingkat paket baru ini menawarkan penggunaan fitur Codex yang lebih banyak dibandingkan paket ChatGPT Plus.
ChatGPT Pro. (Sumber: OpenAI)
Automotive14 April 2026, 16:56 WIB

Suzuki Burgman Street Meluncur di India, Ini Ubahan Barunya

Motor ini dijual mulai dari Rp18 jutaan di India.
Suzuki Burgman Street. (Sumber: Suzuki)
Techno14 April 2026, 16:33 WIB

Huawei Pura X Max Bakal Debut di China pada 20 April 2026, Desain dan Warnanya Terungkap

Pura X Max akan diluncurkan dengan rasio aspek 'paspor' yang mirip dengan iPhone lipat yang dikabarkan.
Bocoran tampilan Huawei Pura X Max.
Startup14 April 2026, 15:19 WIB

BSA Logistics Indonesia: Emiten Waresix yang Sukses Melantai di Bursa Saham

Langkah ini tergolong langka bagi startup di sektor logistik yang mampu mencatatkan saham di BEI.
Waresix. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 14:34 WIB

Alibaba Wan2.7 Bantu Tingkatkan Kapabilitas AI dari Gambar hingga Produksi Video

Dari pembuatan gambar yang presisi hingga produksi video setara sutradara, Wan2.7 menghadirkan alur kerja kreatif end-to-end.
Wan2.7 Video. (Sumber: alibaba)
Lifestyle14 April 2026, 14:25 WIB

Fifty Fifty Mengkaver Lagu Wish You Were Here Karya Pink Floyd

Untuk pertama kalinya ada grup K-pop perempuan yang membawakan lagu barat.
Fifty Fifty.
Techno14 April 2026, 14:04 WIB

Vivo Y31d Pro Hadir dengan Baterai Jumbo dan Daya Tahan Ekstrem

Simak lebih mendalam mengenai spesifikasi dan harga ponsel kelas menengah ini.
Vivo Y31d Pro. (Sumber: Vivo)
Travel13 April 2026, 18:17 WIB

Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Untuk satu porsi minuman kembang tahu dijual cuma Rp7.000 saja.
Ilustrasi wedang kembang tahu. (Sumber: istimewa)
Techno13 April 2026, 17:20 WIB

Uji Verifikasi Produksi iPhone Fold Terkendala, Baru Bisa Rilis Tahun Depan?

Perangkat yang telah lama ditunggu-tunggu ini bisa hadir pada September 2026 atau paling lambat awal 2027.
Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.