Hydroleap Dapat Investasi US$4,75 Juta, Mempercepat Perkembangan Teknologi Pengolahan Air

Rahmat Jiwandono
Jumat 01 Agustus 2025, 16:27 WIB
Hydroleap. (Sumber: istimewa)

Hydroleap. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Hydroleap, startup yang menyediakan teknologi pengolahan air atau water treament berkelanjutan, mengumumkan telah mendapat investasi senilai US$4,75 juta atau setara dengan Rp78,5 miliar lewat putaran pendanaan yang baru saja dilakukan.

Hydroleap memperoleh pendanaan dari sejumlah investor strategis, termasuk EDBI yang ada di bawah naungan SD Growth Capital - unit investasi milik Singapore Economic Development Board (EDB) serta Enterprise Singapore, Antares Ventures, dan Woh Up. Dengan begitu, pendanaan total yang telah dikumpulkan Hydroleap kini tembus mencapai US$12 juta atau sekitar Rp198,29 miliar.

Baca Juga: Alpha JWC Ventures Luncurkan Platform Whistleblowing: SpeakUp

Didukung pendanaan tersebut, Hydroleap akan menjangkau semakin banyak pusat data hyperscale di kawasan Asia Pasifik, dan membangun tim di pasar-pasar utama. Langkah ini guna mendukung pengembangan bisnis dan implementasi solusi pengolahan air mutakhir Hydroleap di industri-industri yang sedang bertumbuh pesat.

Di sejumlah industri tersebut, teknologi pengelolaan air berperan penting untuk efisiensi operasional dan menjaga dampak lingkungan.

Babak investasi tersebut menyatukan mitra-mitra strategis yang mengakui potensi ekonomi dan lingkungan hidup dari teknologi Hydroleap. EDBI, Antares Ventures, dan Woh Hup mendukung solusi elektrokimia Hydroleap yang membuat klien-klien industri terbebas dari pemakaian zat kimia, dapat mendaur ulang air limbah, serta menghemat konsumsi energi sebesar 10 persen.

Baca Juga: Startup Singapura Utang US$50 juta dari HSBC untuk Danai UMKM di Indonesia

"Babak pendanaan ini, utamanya dukungan dari para investor strategis dan institusi, menjadi bentuk pengakuan atas teknologi Hydroleap," ungkap Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Hydroleap Mohammad Sherafatmand dalam keterangan resminya kami kutip, Jumat (1/8/2025).

Ia menyampaikan, infrastruktur vital seperti pusat data, pabrik semikonduktor, dan pabrik obat-obatan sangat membutuhkan solusi pengelolaan air serta pengelolaan energi yang semakin cerdas dan berkelanjutan.

"Kami mampu menjawab kebutuhan tersebut lewat solusi-solusi yang mengoptimalkan efisiensi keuangan dan menjaga dampak lingkungan hidup," ujarnya.

Founder and Managing Partner Antares Ventures Michael Gryseels mengatakan, Hydroleap memenuhi kebutuhan industri-industri dengan pasar yang berkembang pesat di Asia: solusi pengolahan air yang efisien dan skalanya mudah diperluas, layak dari sisi ekonomi dan berkelanjutan.

Baca Juga: Perusahaan Fintech Singapura 'Payer Max' Dapat Lisensi dari Bank Indonesia

"Setelah tingkat permintaan melonjak di sektor-sektor seperti kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, dan sistem pertanian berkelanjutan, solusi Hydroleap membantu berbagai kota dan infrastruktur untuk menghemat penggunaan sumber daya tanpa mengorbankan kinerja," paparnya.

Menurutnya, kecerdasan buatan bukan hanya mengenai cip dan perangkat lunak. Namun, AI juga membutuhkan solusi pengelolaan energi dan sistem pendinginan air, dan Hydroleap mengantisipasi kebutuhan tersebut.

Didukung oleh konektivitas yang luas di Asia, Hydroleap mampu menjangkau industri-industri penting di Asia, serta mengubah inovasi menjadi hasil nyata. "Kami bangga mendukung Hydroleap sebagai mitra jangka panjang bersama investor-investor institusi terkemuka yang berkomitmen pada masa depan Asia yang lestari," ujarnya.

Baca Juga: Supermom Dapat Pendanaan Seri B, Bakal Investasi di AI dan Ekspansi Internasional

Director Woh Hup Austyn Yong menambahkan, investasi yang ditanamkan pada perusahaan yang mendorong pembangunan berkelanjutan tidak hanya menguntungkan bagi lingkungan hidup, serta menarik dari sisi finansial, namun juga sejalan dengan komitmen Woh Hup dalam mewujudkan solusi inovatif dalam bidang lingkungan binaan (built environment) sebagai lini usaha mereka.

"Hydroleap telah mencapai hasil potensial dalam meningkatkan efisiensi energi dan air untuk berbagai jenis aset - khususnya, pusat data - maka, kami bangga bisa mendukung ekspansi Hydroleap di Benua Asia," katanya.

Hydroleap adalah perusahaan rintisan yang berkantor pusat di Singapura, ia merupakan pionir solusi pengolahan air dan air limbah yang berkelanjutan melalui teknologi elektrokimia yang dikembangkan secara independen.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno10 Maret 2026, 15:40 WIB

Cip Snapdragon Wear Elite Dibuat untuk Smartwatch dan Perangkat AI

Snapdragon Wear Elite didukung oleh berbagai mitra, termasuk Google, Motorola, dan Samsung.
Snapdragon Wear Elite. (Sumber: Qualcomm)
Travel10 Maret 2026, 15:29 WIB

Pakar Bilang Mudik Gratis Efisien dalam Melindungi Kelompok Rentan

Dalam program mudik gratis yang menjadi salah satu sorotan utama adalah tingginya angka kecelakaan.
Ilustrasi mudik gratis.
Techno10 Maret 2026, 15:03 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Nothing Headphone (a), Tersedia 4 Kelir

Headphone over-ear terbaru dari Nothing's mampu memutar musik selama lima hari dengan sekali pengisian daya.
Nothing Headphone (a). (Sumber: Nothing)
Lifestyle10 Maret 2026, 14:51 WIB

ASICS Luncurkan Nagino Collection untuk Merayakan Hari Perempuan Internasional

Koleksi ini sekarang sudah tersedia di beberapa gerai ASICS tertentu di seluruh Indonesia.
ASICS Nagino Collection. (Sumber: istimewa)
Techno10 Maret 2026, 14:27 WIB

Xiaomi Rilis Redmi Buds 8 Pro dan UltraThin Magnetic Power Bank

Cek mengenai harga dan spesifikasi lengkap dua produk tersebut.
Redmi Buds 8 Pro. (Sumber: Xiaomi)
Automotive10 Maret 2026, 14:10 WIB

Ford Experience Center Hadir sebagai Multi-functional Hub Pertama di Indonesia

Pembukaan tempat baru tersebut berfungsi untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Peresmian Ford Experience Center oleh Ford RMA Indonesia. (Sumber: istimewa)
Techno10 Maret 2026, 13:58 WIB

Pertama dalam Sejarah Seri V, Vivo V70 FE Disematkan 200MP OIS Main Camera

Traveling Portrait Master, Bawa Kualitas Kamera Paling Jernih di Segmennya.
Vivo V70 FE. (Sumber: Vivo)
Startup09 Maret 2026, 20:16 WIB

Bagaimana Para Perempuan Pendiri Startup Mendorong Pertumbuhan yang Menguntungkan

Usaha rintisan di Asia Tenggara yang didirikan oleh perempuan yaitu Astro, Durianpay, Xendit, hingga Supermom.
Ilustrasi pemimpin startup perempuan. (Sumber: istimewa)
Techno09 Maret 2026, 19:53 WIB

Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Desain unibody logam baru menempatkan transparansi Nothing klasik hanya pada modul kamera.
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)
Automotive09 Maret 2026, 16:19 WIB

Polytron Sukses Jual Ratusan Unit Mobil Listrik Sepanjang 2025

Penjualan Mobil Listrik disebut Polytron sukses melampui Merek Jepang dan Korea Selatan.
Polytron G3 Plus. (Sumber: Polytron)