Provinsi DIY Dinobatkan Sebagai Daerah dengan Nilai IPML Tertinggi Tahun 2022

Rahmat Jiwandono
Senin 06 Maret 2023, 17:46 WIB
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X (keempat dari kiri) saat menerima penghargaan IPLM di Hotel Pullman, Senin (6/3/2023). (Sumber : Pemprov DIY.)

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X (keempat dari kiri) saat menerima penghargaan IPLM di Hotel Pullman, Senin (6/3/2023). (Sumber : Pemprov DIY.)

Techverse.asia - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinobatkan sebagai daerah dengan nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi untuk tahun 2022. Penghargaan ini diberikan oleh Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Muhammad Syarif Bando kepada Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X pada Senin (6/3/2023) bertempat di Pullman Hotel Jakarta Central Park.

Mewakili Gubernur DIY, Sri Paduka menerima penghargaan di bidang perpustakaan ini dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2023. Nilai IPLM DIY tahun 2022 mencapai 83,63, artinya tergolong skor tinggi untuk suatu daerah perihal tingkat literasi masyarakatnya.

“Atas nama Pemerintah Daerah DIY, saya mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI atas penghargaan yang telah diberikan kepada DIY sebagai provinsi dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat tertinggi di Indonesia. Semoga penghargaan ini menjadi pendorong bagi kami di DIY untuk lebih berupaya lagi meningkatkan tingkat literasi masyarakat,” ungkap Sri Paduka.

Baca Juga: Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat Setujui RUU untuk Melarang TikTok, Partai Demokrat Sebut Terlalu Buru-buru

Sri Paduka mengungkapkan, bagi DIY, aktivitas membaca sangatlah penting, karena jika kegemaran membaca sudah melekat, maka akan menimbulkan dampak positif. Menurut dia, dengan gemar membaca, maka akan menciptakan ketrampilan serta kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, bicara, hingga menghitung.

“Dengan gemar membaca, tercipta kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah. Semua itulah yang disebut sebagai literasi,” paparnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Monika Nur Lastiyani mengatakan, pada rakor bidang perpustakaan tahun ini, DIY mendapatkan tiga penghargaan, yakni nilai IPLM tertinggi nasional, tingkat kegemaran membaca terbaik nasional, dan DPAD DIY menjadi instansi yang melakukan akreditasi terbanyak se-nasional.

“Penghargaan-penghargaan ini tentu membuat Jogja semakin istimewa. Harapannya, program-program yang terkait dengan peningkatan literasi ataupun budaya baca yang ada di DIY ke depan bisa lebih ditunjang melalui dana keistimewaan. Sehingga prestasi-prestasi yang terukir ini bisa tetap kita pertahankan,” ujarnya. 

Dipaparkan Monika, beberapa langkah dilakukan DPAD DIY dalam upaya pencapaian penghargaan-penghargaan ini. Salah satunya adalah selalu mengupayakan dan mengoptimalkan untuk mendorong kinerja para pustakawan, khususnya terkait akreditasi.

Baca Juga: Lakukan Ekspansi, Layanan Twitter Blue Kini Sudah Tersedia di 20 Negara Eropa

“Sementara untuk peningkatan indeks literasi masyarakat, kami telah memiliki kerja sama kemitraan dengan DPRD DIY terkait program bedah buku. Program ini sudah mencapai pelosok-pelosok kelurahan, sehingga indeks literasi DIY menjadi meningkat dengan sangat pesat,” imbuhnya.

Dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi, Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando mengatakan bahwa setiap warga negara Indonesia dalam undang-undang ikut bertugas mencerdaskan anak bangsa. Dengan mencerdaskan anaak bangsa kesejahteraan dapat dicapai.

“Kalau masyarakat sudah sejahtera, mudah bagi pimpinan untuk membangun persatuan. Ujungnya adalah ikut menjaga perdamaian dunia. Dan literasi bukan hanya sekedar pandai baca tulis. Literasi adalah kedalaman pengetahuan seseorang terhadap sesuatu subjek ilmu pengetahuan tertentu yang dapat diimplementasikan dengan inovasi dan kreativitas untuk memproduksi barang dan jasa yang berkualitas tinggi dan dapat dipakai untuk memenangkan persaingan global,” ujarnya. 

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) meluncurkan hasil survei 'Indeks Literasi Digital Tahun 2022'. Survey literasi ini terbagi menjadi tiga segmen, yaitu pendidikan, pemerintahan (TNI dan Polri) dan masyarakat umum.

Jika dilihat dari survey, diketahui pada segmen Pendidikan poinnya 3,70. Sedangkan segmen pemerintahan 3,74, dan di segmen masyarakat umum 3,50. Diharapkan, lewat survey ini pemerintah bisa mengukur bagaimana tingkat literasi digital masyarakat dan selanjutnya dapat menyikapi bagaimana pendekatan literasi yang bisa diberikan kepada masyarakat.

Selain itu ia menyatakan, ada kenaikan dalam sejumlah aspek literasi digital masyarakat di Indonesia. Peningkatan tersebut sebesar 0,05 dalam poin angka. "Dari sebelumnya 3,49 sekarang sudah mencapai 3,54 angka agregat,"

Menurutnya, kenaikan ini lebih dominan dalam aspek budaya digital dan etika digital. Sedangkan untuk aspek keamanan digital, masih membutuhkan perhatian dan upaya bersama seluruh pemangku kepentingan.

Semuel menjelaskan, secara spesifik nampak peningkatan dari aspek budaya digital dan etika digital, yang saat ini berada di angka 3,48. Kemudian, untuk digital skill atau keterampilan digital masih berada di sekitar 3,52. Untuk etika digital diketahui mengalami peningkatan ke poin 3,68. 

Semual menambahkan, sejak 2020 Kementerian Kominfo RI telah melakukan tiga kali survei Indeks Literasi Digital Nasional. Survei itu ditujukan untuk mengetahui status literasi digital.

"Kalau kita lihat misalnya di Yogyakarta, literasi digital masyarakatnya 3,64. Begitu pula di Kalimantan Barat, jumlahnya sama. Ketiga adalah Kalimantan Timur dan keempat Papua Barat, masing-masing mendapat nilai 3,62. Selanjutnya, di urutan lima ada Jawa Tengah dengan tingkat literasi digital masyarakatnya sebesar 3,61,” jelasnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)